Heboh Literasi

Dian Nugraheni

 

Di Indonesia, marak dengan wacana, dan telah banyak dilakukan hal-hal yang mendorong kegiatan literasi.

Bla…bla..bla…Suer, separagraf pun, aku tak paham, apa dan bagaimananya.

Ada beberapa teman posting tentang tetek bengek soal literasi, lalu aku komen, dan bahkan minta tanggapan. Hasilnya, enggak ditanggapin, di’like juga enggak, dilalui begitu saja, dan dia jawab-jawab komen yang lain.

Lain waktu, teman bikin status, “wong ga paham, kok komen…”

Hidih, susahnyaaa…haha…Cuma mau terlibat dalam “hal baik” aja, susahnya minta ampun.

Ya udah deh, gue ga ikut-ikutan komen atau nimbrung kalau beliaunya posting tentang literasi, whatever it is…

Aku ambil bagianku sendiri aja, sedikit yang bisa kulakukan, terus nyerocos lewat status, sapa tau berguna, sapa tau menghibur, sapa tau menginspirasi, sapa tau jadi ada penerbit yang minat nerbitin jadi buku…hui…huiii,

Mbak Di, sebisa mungkin menanggapi komen teman-teman, baik yang komen asal komen, atau komen yang kagak joko sembung, atau sekedar komen lewat aja….Semua mbak Dian terima dan hargai, dengan senang hati….Kecuali kalau yang ngehek banget, sara, dan yang semacamnya, ya terpaksa didelete…Yang kena delete pun, mbak Dian biasanya langsung inbox, bla..bla..bla…minta maaf intinya…

Noh, yang sok jago ngomongin literasi dan lain-lain, loe malah bikin orang tambah puyeng, isinya cuma kagak puas mlulu, cuma mengkritisi dengan nada sinis…

Kalau kegiatan dalam bidang literasi itu judulnya adalah mendorong budaya membaca buku, maka hanya satu yang perlu diberikan pada sasaran, yang mungkin dalam hal ini, adalah anak-anak usia sekolah ya..?

Ya, hanya satu: tumbuhkan keinginantahuannya…

Bagaimana menumbuhkan keingintahuan seseorang terhadap suatu hal..?

Ya dipancing, dikasih tease

Habis itu, minta orang/anak tersebut untuk mencari dan membaca lebih lanjut dari sumber-sumber yang ada (buku, online, dan seterusnya).

Lalu..? Berikan pertanyaan padanya, bagian manakah dari buku tersebut yang paling kamu suka, coba ceritakan padaku…Menceritakannya kembali, si anak ini, boleh dengan lisan, tertulis, bahasa gambar, dan lain-lain, apa pun yang dia suka…

Lalu, kasihlah reward, sedikit pujian, dan seterusnya…

Jangan dijudge, apa yang menjadi pendapatnya, hargai dengan terbuka…

Anda-anda yang berkecimpung dalam kegiatan literasi, pasti lebih tau…

Tolong koreksi kalau apa yang aku tulis ini, keliru…

Yuuk ahh, mengingatkan pihak lain dengan nada sinis, atau merendahkan pengetahuan orang, bukan solusi tepat untuk membangun kebersamaan…

Kebersamaan dalam melakukan hal baik, meski hanya sedikit yang kita mampu.., tetap lakukan, sumbangkan..!!

 

 

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

3 Comments to "Heboh Literasi"

  1. Handoko Widagdo  8 May, 2017 at 15:44

    Wadhuuuhhhh gawat amat ya literasi Indonesia nih.

  2. James  8 May, 2017 at 15:33

    ci Lani menurut sy lebih suka sambel Terasi dari pada Literasi sih, Literasi bikin puyeng tapi Terasi bikin nikmat lezat masakannya

  3. Lani  8 May, 2017 at 12:14

    Dian: nampaknya banyak hal2 yg perlu dihebohkan dan dibikin heboh……..bagaimana menurutmu James?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *