Analisa Politik Ngasal

Rusdian Malik

 

Pada jaman dahulu, alkisah tak sedikit yang meramalkan bahwa dipastikan Jokowi akan 2 periode jadi presiden, Ahok juga 2 periode jdi gubernur, bahkan abis jdi gubernur dia akan jadi mendagri, nanti berlanjut jadi wapres bahkan presiden. Entah itu sekadar rasa optimisme yang rasional, harapan, kepedean, atw sebuah kecongkakan saya nggak tau.

Yang jelas kini smua roda perpolitikan berbolak-balik berputar sulit dipret-diksi. Ahok kalah di pilkada, bukannya kasus dugaan penistaan agama jadi adem dimaapkan malah diteruskan sampai ke penjara. Kini, pendukung Jokowi dan pendukung Ahok yang biasa satu paket kesatuan malah pecah kongsi. Jokowi tak bisa berbuat banyak menyelamatkan Ahok seperti yang diinginkan pendukungnya.

Pecah lagi sebuah peristiwa ada orasi mendukung Ahok yang saking bapernya malah keceplosan berkata bahwa “rezim Jokowi ini lebih parah dari rezim esbeye”, hahaha anjayyy! Benar-benar keceplosan dari lubuk hati yang paling dalam.

Dan sialnya itu orasi malah ditanggapi agresif oleh Mendagri, ia nggak terima bahwa kasus Ahok dikait-kaitkan dengan Jokowi (bener juga sih). Maka dari itu ia mau melaporkannya ke polisi yang sebelumnya dia sebar-sebarkan inpormasi data pribadi orang yang berorasi tadi ke banyak orang.

Ya Aoloh Yooo Cahyo, kamu kenapa sih? Masa ada orang mengkritik atw memaki aja dilaporken ke polisi, disebarluaskan pula inpo biodata orang tsb, identitas, alamat rumah, hingga latar belakangnya sgala macam? Mentang-mentang lu ya! Sungguh berkwalitas skali mentra-mentri skrng ini. Jangan-jangan malah bener ini rezim lebih parah dari rezim sebelumnya. Takbir!

Nah sebuah ramalan juga ini, yakni pendukung Ahok militan yang jumlahnya puluhan juta umat tersebar dari Sabang smpai Maroko itu bukan lagi scara mutlak otomatis adalah pndkung Jokowi, artinya kalaw mereka ngambek beneran bisa kalah nanti Jokowi di 2019 kalau dia maju lagi.

Namun ya sabar dulu, kalaw nanti bukan Jokowi ya siapa lagi? Emang mau nanti presidennya Prabowo, Harry Tanoe, Tommy Soehartoe, Habib Rizique, Rhoma Iramaoe, atw Marissa Haqque hah? Bisa tambah stres gila lagi kalian, hahah.

Makanya, yang sabar aja dah. Silakan aja dah mau ngasih dukungan lewat bunga, balon, lilin dst. Gapapa, yang penting jangan anarkis, jangan berbuat kerusakan, apalagi sampai mau menyandera para pegawai Pengadilannya, jangan! Kita juga mendoakan smoga nanti kalau ada yang tersandung kasus hukum secara tak adil dapat banjir dukungan bunga balon lilin doa donasi advokasi juga meskipun dia bukan siapa-siapa, hanya rakyat wong cilik biasa.

Adapun yang mulia junjungan kita Jokowi terus aja deh bekerja. Jangan sampai kepentingan nasional dikorbankan demi kepentingan satu propinsi apalagi satu orang belaka. Makanya kita tetap salut pada Jokowi yang lebih memilih bertemu rakyatnya, ke Aceh, ke Kalimantan Selatan, dan kini beliyau lagi syuting pilem Kamen Rider di Papua sana. Mantap!

Kiranya sampai di sini dulu. Kalaw ada salah kata mohon dimaapkan. Jangan ada yang tersinggung atw marah ya. Gak usah komen serius panjang lebar, cukup tulis “taek” aja di kolom komentar.

 

Shalom alaichem

Ttd

Rusdian Malik

Pengamat politik kelas taek

 

 

About Rusdian Malik

Dia adalah Pesbuker asal Kalimantan Selatan kelahiran 1985. Pria penggemar acara stand up comedy ini adalah alumnus pesantren yang cukup terkenal di Kalimantan Selatan, yakni Pondok Pesantren Al-falah Banjarbaru.

My Facebook Arsip Artikel

6 Comments to "Analisa Politik Ngasal"

  1. Lani  17 May, 2017 at 12:40

    Al: betul klu negara ribut, rusuh, amburadul jd wegah malas pulang kandang………….

  2. Alvina VB  17 May, 2017 at 01:24

    Makanya, dengan kejadian ini banyak org Indonesia yg tinggal di LN, OGAH BANGET kl disuruh pulang, lah gak ada keadilan gitu kok, perpolitikan masih amburadul kek gitu, banyak para politikus yg berdiri di balik radikal islam kok, masa rakyat gak ngeh? Kl dibilang Indonesia negara demokratis dan Islam yg moderat, silahkan dinilai sendiri yo bro….Peace dah….

  3. Lani  16 May, 2017 at 13:38

    James: lho gimana malah mensupport utk mundur? mmgnya undur2 kkkkkk………

  4. James  16 May, 2017 at 10:36

    orang macam si Cahyo begini terlalu banyak dimiliki oleh Indonesia, maka semakin Amburadul, maju 1 langkah mundur 1000 langkah

    hayo para Kenthirs jalan mundur saja

  5. P@sP4mPr3s  16 May, 2017 at 08:47

    Taek


    Katanya d suruh nulis taek d kolom komentar…
    *edisi org yg baca setengah2 aja disuruh trus ngikut…

  6. JL  16 May, 2017 at 08:32

    Taek hahaha

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *