Doa Untuk Indonesia

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA YANG BERBAHAGIA…

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. di hari Selasa yang indah ini. Hari Sabtu, tanggal 13 Mei yang baru lalu, seperti biasanya kami berbelanja mingguan. Namun kali ini, kami tidak langsung pulang ke rumah, kami langsung ke Frankfurt untuk turut bergabung dengan sebahagian saudara orang Indonesia yang tinggal di Frankfurt dan sekitarnya. Untuk apa…???

Jujur Dj. bloon kalau soal politik, tapi dengan seringnya membaca di MedSos tentang berita yang terjadi di Tanah Air yang menyedihkan. Karena terasa juga keadilan di tanah air sementara ini banyak dipermainkan oleh orang-orang yang kurang bertanggung jawab.

Hanya ada di Indonesia, orang jujur yang membela hak rakyatnya divonis penjara selama 2 tahun. Terlepas pro dan kontra, semua itu terserah pendapat masing-masing dan Dj. minta maaf bila jalan pikiran Dj. tidak sejalan dengan
jalan pikiran anda.

Jakarta banyak mengalami perubahan setelah dia menjabat menjadi Gubernur, tapi ada juga para wakil rakyat yang tidak senang dengan cara dia bekerja yang melawan arus yang cukup tegas dan dirasakan keras untuk mereka yang terbiasa hidup santai di tempat yang basah.

Dia ingin menolong dan bahkan banyak rakyat kecil yang sudah dia tolong setiap harinya, namun hal ini semakin menjadikan hal yang dibenci oleh lawan politiknya. Banyak perbuatan baik yang sudah dia buktikan. Penghuni rumah kumuh di pinggiran sungai, telah dia relokasikan ke Rumah Susun dengan semua fasilitasnya dan dengan harga yang sangat murah (terjangkau dan tanpa DP)

Sungai menjadi bersih dan Jakarta menjadi rapi (tidak bau lagi). Tempat maksiat dia ubah menjadi taman hijau yang bisa untuk bermain anak-anak. Masjid dia bangun dan penjaga masjid juga kuburan diberangkatkan untuk bisa beribadah ke Tanah Suci.

Semua itu tidak ada satupun pujian dari pemerintah Indonesia. Tapi, satu kata yang sudah dipelintir di satu video, menjeratnya untuk 2 tahun di penjara. Hal ini hanya ada di Indonesia, biasanya rakyat berdemonstrasi untuk kesejahteraan mereka. Tapi di Indonesia, dimana rakyat disejahterakan, malah berdemonstrasi agar dia masuk penjara. Hanya karena dia keturunan China dan non Muslim. OPO TUMON…???

Nah ya, tidak hanya mereka yang berhasil merubuhkan dia, tapi para simpatisan juga berhasil mengharumkan namanya. Setelah itu bermunculan beribu-ribu karangan bunga, walau ada beberapa yang dibakar oleh para pembencinya. Kemudian muncul kiriman pohon di depan tempat kerjanya dan kemudian balon berwarna merah putih. Dan belum lama ini, di setiap kota besar, pendukungnya menyalakan beribu-ribu lilin. Dunia menjadi guncang…Bung Karno pernah berkata, beri saya 10 orang yang baik, maka saya akan guncangkan dunia. Lha ini, baru 1 orang, dunia sudah guncang, bagaimana kalau ada 10 A Hok…??? Hahahahahahahahahahahaha….!!!

Okay, pendek cerita, kamipun berkumpul bersama masyarakat Indonesia yang tinggal di Frankfurt dan sekitarnya.
Puji TUHAN…!!! Satu hal yang luar biasa terjadi, kami mendapat tempat parkir, tepat di depan mereka yang sudah berkumpul. Tidak bisa dibayangkan, di Frankfurt untuk mendapatkan tempat parkir mobil.HALELUYA…!!!

Satu hal yang sangat istimmewa, lain kalau kita hanya lihat di TV atau baca di MedSos, walau kadang bisa merinding juga. Tapi kalau kita langsung bergabung, bernyanyi bersama lagu kebangsaan, maka bulu kuduk langsung berdiri. Tak jarang ada yang meneteskan air mata, karena merasa haru.

Selain lagu-lagu kebangsaan, juga dipanjatkan doa dari empat agama. Pertama dari agama Budha, lalu Kristen Protestan, dari Hindu (orang Bali, yang Dj. kenal) dan kemudian dari Katholik. Suasana semakin syahdu dan para pimpinan memberikan kata-kata yang sejuk untuk tetap tenang dan tidak anarkis.

Satu saat Dj. lihat Susi berbincang dengan anak muda orang Jerman dan Dj. mendekatinya. Waaaaaaaw…ternyata dia memberi penjelasan ke anak wanita Jerman dan satu dari Philipina. Karena mereka mahasiswa politik dan ingin tahu apa yang sedang kami lakukan berkumpul di sini.

Puji TUHAN…!!! Dj. masih sempat mendengarkan bagaimana istri menjelaskan siapa A Hok yang sekarang ada di penjara dan untuk apa kami berkumpul di sini. Jelas Dj. sangat bangga, karena apa yang setiap hari Dj. baca di MedSos dan dia selalu bertanya, rupanya tidak sia-sia.

Sayang di Eropa walau sudah jam 20 tapi matahari masih bersinar terang, jadi nyala api lilin tidak bisa dilihat dengan jelas seperti kalau malam gelap.

Okay, itu tadi kebersamaan kami masarakat Indonesia di Frankfurt yang bersimpati untuk A Hok, agar keadilan ditegakkan di Indonesia. Apakah usaha ini akan menjadi berhasil atau sia-sia…??? Entahlah, hanya TUHAN yang tahu, kami sudah berusaha dan menunjukan rasa simpati kami.

Hari ini Dj. baca di FB entah benar atau tidak, satu berita yang cukup aneh, dimana MUI mengharamkan lilin. Seperti yang juga pernah Dj. baca katanya tiang listrik seperti salib atau sepeda motol juga seperti salib. Semoga berita ini hanya hoax…Tapi kalau berita ini benar adanya, maka kita akan kembali ke jaman purba, pakai obor…hahahahahahaha…!!!

Setelah dari tempat berkumpul, maka banyak juga yang akhirnya menuju ke Restaurant SELERA yang pernah Dj. ceritakan. Maka untuk makan malam, walau sedikit terlambat, kamipun menuju ke sana dan ternyata sudah ada banyak yang sampai di sana. Kali ini harus sabar menunggu pesanan, karena Restaurant memang penuh. Olehnya kami pikir tidak pesan yang rumit, tapi pesan yang sederhana saja. Pesan Wantan sup dan bakso cumi-cumi dan babi panggang.

Minum Jasmine tea dan kami tutup dengan buah, cukup.

Okay…Mohon maaaf bila banyak kata-kata yang tidak berkenan. Terimakasih kepada pengasuh Baltyra dan anda semua yang selalu memberi perhatian untuk oret-oretan Dj. Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kehidupan kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

24 Comments to "Doa Untuk Indonesia"

  1. Dj. 813  20 May, 2017 at 02:52

    Hallo James….
    Ooooo…. begitu ya….
    Jadi jln. Pengadilan ada di belakang Jln. Gajah Mada…
    Kalau di Jln. Gajah Mada nya ada bakmi Gajah Mada…

    Awal minggu ini juga masih hangat…
    Tapi hari ini hujan sehaeian…
    Jadi sejuk lagi…

    Kalau di Ausi mana ada winter beneean… ?
    Tidak pernah sampai minus kan….?

  2. James  18 May, 2017 at 11:12

    mas DJ, maksud bang Sugiarto Goh, jl Keadilan di Jakarta itu letaknya dibelakang jl Gajah Mada, memang itu asli Keadilan

    mas DJ, wah disana sudah 23C sih panas, disini siangnya saja hanya 20C dan paginya sudah sekitar 7C, bulan depan mulai Winter akan bertambah dingin terus sampai awal September

  3. Dj. 813  18 May, 2017 at 02:11

    Dimas Josh Chen . . .
    Wid . .
    Sierli . . .
    Dan anda yang tidak kelihatan namanya . . .
    Terimakasih untuk jempolnya . . .
    TUHAN MEMBERKATI . . . ! ! !

  4. Dj. 813  18 May, 2017 at 02:10

    James 17 May, 2017 at 13:11

    nyam…nyam…baso ikan dan cumi kuah dan ibab panggangnya pasti enak panas-panas menjelang winter gini bikin anget badan
    ——————————————————

    Hahahahahahahahahaha . . .
    Kok tahu kalau enak . . . ? ? ?

    Hahahahahahahaha . . . ! ! !

    Di Mainz, malah molai hangat James . . .
    Hari ini sudah mencapai 23° C

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *