PeeWayOBee (PYOB)

Dian Nugraheni

 

Ini soal pergaulan. Apa yang jamak terjadi di Indonesia dulu, sedikit banyak ternyata berbeda, berubah, dan seterusnya ketika aku hidup dan bergaul dengan teman-teman di Amrik.

Dulu, kalau di Indonesia, kita ulang tahun, suka ajak teman-teman makan di restoran, ya… Menjelang ultah aja, temen-temen udah pada ngrangsek, “Jangan lupa makan-makan ya…, jangan lupa traktirannya…”

Makan-makan, traktiran, alias yang ultah harus sediakan bujet buat bayarin temen-temennya untuk acara makan-makan.

Nah, pas udah di Amrik, karena di sini budaya “yarwe,” bayar dewe-dewe, alias bayar sendiri-sendiri adalah amat sangat wajar, atau boleh dikatakan, ya emang harus gitu…., maka, ketika kami makan-makan dengan teman-teman, bila memang tanpa perjanjian di depan, maka bill harus displit, alias bayar sendiri-sendiri sesuai apa yang dipesan atau dimakan. Ini acara makan-makan secara umum, ya…

Perjanjian di depan itu, maksudnya, misal kita makan bareng-bareng, dan salah satu bilang, “kali ini aku yang bayarin, ya…” Nahh, itu lain story ya…

Ada lagi cerita dari teman, bahwa dia diundang acara makan-makan di sebuah restoran oleh seseorang. Teman ini, sepertinya belom pernah diundang acara makan-makan ultah dengan “cara” begini. Cara begini itu, maksudnya gini: diundang oleh yang ultah, datang ke sebuah resto, bersama teman-teman lain, pesan makanan sendiri-sendiri, dan ternyata, harus bayar sendiri-sendiri, alias PeewayOBee (PYOB, Pay Your Own Bill).

Pas temen nanya pendapatku tentang hal ini, aku jawab, “wah, kalau yang beginian, kayaknya aku belom bisa. Menurut aku, karena aku yang undang, maka aku yang harus sediakan makanan, dong…Ya kalau di resto, aku juga yang harus siap bayarin. Kalau emang ga ada duit, ya udah ga usah undang acara pesta ultah…, takutnya, ngrepotin yang diundang…, kalau kita ultah, didoakan aja sudah senang banget kok.., bersyukur…

Lain lagi juga, kalau misal temen-temen, ternyata mau kasih surprise untuk yang ultah, maka dalam hal ini, kalau temen-temen yang berinisiatif itu mau urunan bayarin makan-makan acara pesta ultah, dan yang ultah kebagian ditraktir, ya gapapa…bagus-bagus aja…Ini bagiku lebih masuk di akal…

Yaa…, itu kan pendapatku… Kalau teman-teman punya pendapat lain, boleh bangeet…Monggo, siapa yang mau nanggapin dan berpendapat, silakan share di komen yaa…makasih banyaak…

 

 

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

8 Comments to "PeeWayOBee (PYOB)"

  1. Swan Liong Be  26 May, 2017 at 17:16

    Dahulu kala sekitar tahun 50-60an ,jadi waktu itu aku masih fresh dijerman, aku masih ingat kalo ada pesta pernikahan , maka para tamu undangan juga memberi “uang makan” sebesar DM 25 kalo gak salah.Itu boleh dibilang suatu tradisi ,juga untuk meringankan ongkos pesta sang mempelai . Tapi kebiasaan ini sudah gak ada lagi ,at least dikota; mungkin kalo di-desa² dimana tradisi masih agak kuat masih ditemukan, aku gak tahu karena gak pernah merayakan pesta pernikahan didesa.

  2. Alvina VB  25 May, 2017 at 21:33

    Di negara Barat hal spt itu normal aja, bagi org Asia pasti gak biasa. Kl saya lebih suka bikin surprise party yg ditanggung sama seluruh yg datang (teman2 org yg ultah), biasanya spt pot luck party dan nanti ada aja yg bilang saya yg cover soft drinknya, kue ultahnya, dsb. Kl wine, kebanyakan pada bawa semua, kan di sini kl diundang makan ke rumah org pasti bawa wine. Ini lebih enak dan budget terjangkau oleh semua org yg hadir dan gak ada paksaan krn suka rela ja dan dibuatnya di salah satu rumah teman yg ultah. Yg uitah sich gak tahu kl dia bertandang bukan hanya utk sowanan/dinner, ttp surprise party buat dia. Yg repotnya stl pesta ya nolongin beres2 aza….ini juga suka rela aja, krn ada yg suka kabur duluan, he..he….

  3. sugiarto goh  24 May, 2017 at 16:56

    Agree, if you want to invite ….., you have to pay….
    GOD bless you and the whole family….

  4. Swan Liong Be  24 May, 2017 at 16:32

    Dijerman ,yang ultah yang mengundang teman², selama aku dijerman (dan itu sudah 53 tahun) aku gak pernah mengalami dimana yang ultah diundang teman² dan ditraktir.
    Kalo pergi makan sama teman² ya selalu bayar sendiri, dinegara barat normal, malah heran kalo ada yang bayar semuanya. Kellner resp. Ober kalo waktu mau bayar juga selalu tanya bayar sendiri² atau gabung. Aku sangat setuju dengan cara bayar sendiri², gak ada rasa sungkan, gak ada rasa utang budi etc.etc.

  5. James  24 May, 2017 at 16:09

    ci Lani, sepanjang umurku hanya Satu kali Ultah dipestain sewaktu masih bocah

  6. Lani  24 May, 2017 at 09:57

    James: itu komentarku diatas………..

  7. Lani  24 May, 2017 at 09:56

    Dian: aku mau share pengalamanku selama aku tinggal di America, baik di mainland dan di Hawaii.

    Yg berulang tahun diajak keluar ditraktir makan, biasanya malah ditawari mau/lagi ingin makan apa? malah kadang ditanya mau ke restoran mana?

    Ndak Cuma ditraktir makan msh dikasih kado lagi, jd pengalamanku selama aku ultah tdk pernah keluar duit sepeserpun!

    Malah dimanjakan hahaha…………

    Tapi ada juga diajak makan2 bersama group, bills nya dibagi sama rata kecuali yg ultah tdk bayar, jd semisal keluar nya bersama 10 orang, bills dibagi 9 orang saja krn yg 1 yg ultah jd gratis, biasanya diadakan tiap bulan muter, saling bergantian spt arisan saja.

    Beda klu keluar makan bersama, jd bill hrs dibayar sendiri2, kecuali klu dgn teman dekat aku biasanya bilang bayarnya gentian ya, kali ini aku yg bayar besok kamu yg bayar.

    Klu ultah di Indonesia wah yg ultah ampun2 bisa bangkrut krn dimintai mentraktir semua tamu undangan, makane aku selama di Indonesia tdk pernah mau ultah emoh diporotin hahaha………

  8. James  24 May, 2017 at 09:19

    1….ha ha ha memang kedengarannya janggal untuk ala Indonesia sih, tapi bukan hanya Pesta Ultah harus bayar masing-masing tapi ada juga teman bule yang pesta Nikah tapi tamunya bayar masing-masing

    kalau para Kenthirs pesta bayar sama-sama yah ? atau tunggu dibayarin oleh Baltyra ?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *