[Explore Xi’an] Jalan-jalan ke Xi’an

Hennie Triana Oberst

 

Baru saja selesai liburan Paskah, putriku sudah kembali ke sekolah, tapi hanya 2 minggu kegiatan sekolahnya. Libur hadir lagi, May Holiday selama seminggu. Public holiday di Cina (tahun ini) Sabtu-Minggu-Senin (Apr 29-30 sampai Mai 1). Mumpung ada libur yang belum terencana, kami putuskan ke Xi’an, salah satu kota tua di negeri ini. Penerbangan yang berkisar 2 jam dari Shanghai tentu tidak terlalu membuat capek. Selain itu memanfaatkan waktu menetap yang tinggal hitungan bulan saja. Hanya libur pendek seperti ini yang bisa dimanfaatkan melihat negeri yang sangat luas ini.

Kami menumpang salah satu penerbangan lokal yang relatif murah, Spring Airlines. Relatif bagus dan ramah pelayanannya. Tapi karena budget airlines, makanan dan minuman harus beli atau bawa bekal sendiri, begitu juga bagasi harus bayar ekstra.

Xi’an Xianyang International Airport

Kota Xi’an adalah ibukota Provinsi Shaanxi, kota tua yang sangat menarik dan cantik. Tidak membosankan dan banyak yang bisa dilihat. Walaupun banyak gedung tinggi menjulang, tetapi selalu ada perpaduan arsitektur setempat. Berada di sini betul-betul terasa sedang berada di negeri Cina Mungkin karena aku membandingkannya dengan kota Shanghai yang sangat modern.

Bell Tower

Hari sudah memasuki petang ketika pesawat mendarat di Xi’an Xianyang International Airport. Suasana Bandara terlihat tidak ramai, antrian untuk Taxi bisa dikatakan kosong, hanya seorang pria yang mengantri di depan kami. Dari bandara langsung menuju hotel, perjalanannya sekitar 45 menit. Kami putuskan untuk istirahat dan menikmati makan malam di hotel saja. Udara masih sedikit sejuk, masih hawa musim semi.

Esok harinya hujan, sebetulnya sejak tengah malam tadi mulai turun hujan, ternyata berlanjut sampai siang hari. Sementara menunggu hujan reda, kami manfaatkan waktu santai sambil menikmati fasilitas yang tersedia di hotel.

 

Daming Palace National Heritage Park

Menjelang sore kami nikmati suasana kota di sekitar hotel. Sengaja kami pilih hotel yang letaknya strategis di tengah kota, walaupun sedikit bising dengan lalu lintasnya.

Sambil melihat-lihat keadaan kota kami berjalan ke arah Daming Palace National Heritage Park, jaraknya hanya sekitar 1 km lebih dari hotel. Kota Xi’an ini tertata bagus, dan terlihat di mana-mana pembangunan, baik gedung tinggi maupun wilayah yang penataan wilayah kumuh. Di dekat Istana Daming terdapat rumah-rumah penduduk yang terlihat kumuh, sepertinya sedang dalam tahap penataan.

Area Daming Palace ini sangat luas, kami hanya berjalan-jalan di sekitar tamannya saja.. Istana yang dulunya adalah kompleks Kekaisaran Dinasti Tang (618-907) terlihat sudah hancur, sedikit sekali sisa bangunan yang ada. Tetapi bisa dilihat kemegahan kompleks Istana ini pada miniatur replika yang ada di sana.

Miniatur Replika Jinluan Hall

Tidak disarankan bagi yang membawa anak-anak mengunjungi tempat ini, karena selain tempat ini sangat luas, juga tidak banyak hal yang menarik untuk mereka lihat. Kompleks Istana ini berada di lahan seluas 350 hektar.

Penyewaan Sepeda

Disediakan juga penyewaan sepeda untuk mengelilingi bekas kompleks kekaisaran ini.

 

“Tuntutlah ilmu (dan jalan-jalanlah) sampai ke negeri China”

Xi’an, 03052017

 

 

 

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

14 Comments to "[Explore Xi’an] Jalan-jalan ke Xi’an"

  1. Hennie Triana  20 June, 2017 at 10:02

    Mas Budi… terima kasih

    Mas Dj, Danke schön. Xi’an ist eine schöne relativ saubere Stadt. Liebe Grüße nach Mainz.

    Angel, terima kasih adik cantik

  2. Hennie Triana  20 June, 2017 at 09:58

    Lani, betul kalo ke desa-desa mungkin lebih bingung lagi mau buang hajat. Sama seperti ke dusun-dusun di Indonesia…. Horor toiletnya.

    Mbak Tri.. terima kasih. Negeri Cina sangat menarik untuk dijelajahi. Aku suka dan Vermutung bisa sementara kenal negeri ini.

  3. Hennie Triana  20 June, 2017 at 09:54

    James, kalo urusan toilet harus kuat body dan mental hahaha….

    Alvina,..hehehe…harus dihindari toilet umum sebisa mungkin. Kecuali di Mall yang bagus atau di daerah little Japan. Biasanya toiletnya bersih.

  4. Hennie Triana  20 June, 2017 at 09:50

    Terima kasih teman-teman semua.

    Iya Mas Sumonggo. Biar aman dari matahari dan hujan.

    James, sepedanya mungkin disesuaikan dengan keantikan istana ini.

    Lani, di semak-semak bisa kalau darurat hahaha…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *