Minority Report

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

INI foto pemakaman kakek saya Kasim Kamah (ayahnya ayah saya) di pemakaman Islam Kampung Arab, Tuminting, Manado tahun 1956. Kami tinggal bagai pulau di keliling lautan kaum mayoritas penduduk beragama kristen di Manado. Jadi minoritas di Minahasa bukan ‘big problem’.

Tak ada aroma kebencian model bawa-bawa panci untuk bunuh orang tak bersalah atau menikam orang dan melukai orang sedang beribadah. Di Minahasa tidak ada ruang itu di sana, di tanah leluhur saya.

Kalau mau lihat camat-camat cantik, hot pen, ketawa ketiwi dan hidup fun dan happy, ya di sana. Di Minahasa dan Sulawesi Utara.

Meanwhilee…

 

 

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

4 Comments to "Minority Report"

  1. Swan Liong Be  21 July, 2017 at 16:04

    Ah sebetulnya cape aku kalo baca persoalan dengan agama satu ini.
    Dimana agama islam minoritas dinegara yang mayoritasnya non-islam , maka yang islam menuntut haknya , dimana islam mayoritas, maka yang non-islam tidak punya hak. S.O.S. Same Old Soup!

  2. Alvina VB  14 July, 2017 at 22:26

    Gak kebayang kl kejadian yg sama utk org kristen yg minoritas, ttp tinggal di komunitas yg mayoritasnya muslim, kl cuman nyanyi2 utk misa org mati pasti dibubarin. Saya sudah pernah alamin di daerah Jabar di thn 80an. Padahal duluuuuu blm ada FPI dan fanatisme belum seganas saat ini.

  3. James  11 July, 2017 at 05:36

    Di Minahasa selalu toleransi dipertahankan sejak dulu maka tidak ada konflik antar agams

  4. Lani  11 July, 2017 at 03:16

    ISK: Memang seharusnya begitulah, Indonesia dgn ke Bhinekaan Tunggal Ikanya……..

    Berbeda-beda akan ttp tetap satu NKRI…….skrg sj jd trend aroma kebencian semerbak tp tidak wangi, spt bunga bangkai saja baunya……..

    Sgt prihatin dan disayangkan

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *