Reaksiku, Buruk?

Dian Nugraheni

 

Tadi siang sampai sore, aku dan anak-anak hadir dalam arisan keluarga besar, dari pihak Mbah Kungku.

Seperti biasa, hanya aku dan anak-anakku yang berbusana “terbuka” alias enggak pakai busana tertutup dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Bla..bla..bla…

Ada salah satu anak dari saudara, yang anak laki-laki kecil hitam manis ini, usianya belasan tahun, kelas 2 SMP (kelas 8, ya..?). Bapaknya, membangga-banggakan prestasi si anak, dari latihan tembak jitu, menunggang kuda, beladiri, pramuka (dan berencana hadir di acara something about Boy Scouts di Amrik yang dijadwalkan dua tahun mendatang).

“Saya les bahasa Inggris, soalnya besok kalau mau pramuka ke Amerika, saya harus bisa ngomong pakai bahasa Inggris, kalau ga bisa ngomong, saya batal dikirim meski saya punya uang untuk beli tiket ke sana…”

Maka si Bapak dari anak ini, bilang, “Ayo, sekarang kamu belajar ngomong sama kak Cedar dan kan Alma pakai bahasa Inggris, biar tambah lancar….”

Maka akhirnya terjadi komunikasi dalam bahasa Inggris, di mana si anak ini berasa sangat nervous, tapi tetap kami support, “Salah gapapa kok, pokoknya ngomong aja terus…kami akan ngerti…”

Juga ga ketinggalan, adalah prestasi yang menonjol sebagai perenang. “Aku dulu harusnya ikut Popda, tapi sekolahan tidak mengijinkan…”

Aku, “Lha, wong bawa prestasi kok nggak dibolehin sama sekolah kenapa..?”

Dia, “Soalnya, itu tidak baik…”

Aku, penasaran, “Lha, renang kok ga baik, apanya yang ga baik..?”

Dia, “Iya, karena kan kalau pas renang itu terbuka pakaiannya, nampak semua aurat saya…”

Aku, nyolot, “Whaat….? Soooo….saaad…!” I can’t believe that…!!”

Terus terang, gue udah hilang kontrol dan ga inget sopan santun. Banyak saudara-saudara yang usianya jauh lebih tua ada di sekitar ruangan tempat kami sedang bincang-bincang, dan aku nyolot begitu saja tanpa kendali…

Maafkeun, yaa…nyolotnya itu…tapi substansi dari nyolotnya, maafkeun juga, tetep saya keukeuhi sebagai “layak alasan bagiku untuk nyolot…”

Sudah, itu aja dulu berita sore ini…

(Tambahan berita: internet lemotz)

 

 

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

2 Comments to "Reaksiku, Buruk?"

  1. Donald Sitompul  21 July, 2017 at 14:53

    Baru tahu ya, mbak. Pemandangan paling konyol di negeri ini salah satunya saat liburan.

    Orang-orang berlibur di pantai pakai pakaian lengkap mandi di laut.

  2. Lani  21 July, 2017 at 10:01

    Dian: nyumbang ngakak wae kkkkkkkk……….tapi kamu aku acungi jempol pitulikur berani telling the truth………..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *