Buku #KamiAhok dan Banser NU

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

PELUNCURAN buku #KamiAhok agak unik. Semua penulisnya bukan ‘inner circle’ Ahok, seperti kebanyakan buku tentang dia yang sudah ditulis. Kultus individu muatannya. Buku ini malah ada kritisnya. Misalnya cara Ahok bersikap dalam penggusuran di Bukit Duri dan sikap Ahok terhadap humanis Sandyawan ditulis penuh sintaksis kritis.

Adik Ahok datang dan banyak cerita lucu dari “rumah baru” Ahok. Ada dua hal baru dialami Ahok sejak ditahan.

(1) Dia kehilangan kebiasaannya melayani warga. (dia shock dan setting otak)

(2j Dia tak bisa ngomong kalau dibezoek bergiliran. Didoain orang melulu. Capek bilang ‘amin’ ribuan kali.

Ditulis oleh aneka latar belakang, diperuntukan untuk Ahok, tapi royalty untuk Banser NU.

 

 

7 Comments to "Buku #KamiAhok dan Banser NU"

  1. J C  4 August, 2017 at 05:22

    Mas Iwan, terima kasih sudah menuliskan liputan pendek ini untuk peluncuran buku #KamiAhok. Saya cukup beruntung bisa jadi salah satu dari total 18 penulis di sini…hehehe…

  2. Alvina VB  31 July, 2017 at 04:23

    Saya rasa ada banyak caranya Tuhan utk mengangkat org yg diperlakukan tidak adil, ttp ada caranya Tuhan juga utk mendisiplinkan org utk pada saatnya nanti ditinggikan. Dia punya 1001 cara utk membentuk org yg blm betulan siap. Cerita ttg Ahok dipenjarakan, mengingatkan saya cerita ttg Jusuf Roni yg dipenjarakan pada jaman Orba. Dia gak tahu selama dia dipenjara, dia didoakan banyak org dan namanya jadi terkenal dan begitu keluar dari penjara undangan datang dari segala penjuru dunia. Gak tahu apa dia masih hidup/tidak.

  3. IWAN SATYANEGARA KAMAH  31 July, 2017 at 02:44

    Dijual dong, Tjik Lani. Coba hubungi Om JC. Bukunya sudah 2000an lebih terpesan sebelum ada di rak buku toko buku tanggal 5 Agustus kelak.

  4. James  30 July, 2017 at 10:57

    Ahok jadi Legenda Indonesia

  5. Lani  29 July, 2017 at 02:51

    ISK: apakah bukunya dijual? Brp harganya? Jelas bakal jd mahal krn ditambah ongkir……….hikkkkkks…………pdhal aku ingin baca

  6. IWAN SATYANEGARA KAMAH  28 July, 2017 at 18:24

    Nuchan kemana aja? Saya cari di kantor kepolisian tidak ada. Di PMI juga tidak ada. Di konsul Jepang di Bali juga tidak ada. Bahkan konjen Jepang di Medan tak tahu keberadaan Nuchan.

  7. Nuchan  28 July, 2017 at 18:01

    Hahahah unik dan lucu…
    Awalnya saya shock waktu mendengar Ahok diVonis 2 Tahun Penjara pada tanggal 9 Mei 2017 pukul 19.00 malam saya dengar…saat itu saya sedang ada di Kyoto di sebuah penginapan Oki’s Inn…hujan sedang deras banget dan saya lagi minum kopi panas sambil chatting dengan keluarga di Jakarta yg sedang panas mendengar vonis hakim… Saya berurai airmata mendengarnya.Meskipun seumur hidup saya belum pernah ketemu Ahok..tapi kog dada saya nyeri mendengarnya…Lebay tapi itu fakta…Rasanya saat itu saya marah banget..Tapi sekarang saya pikir itu bagian dari perjalanan karir Ahok ..Hebat..tidak semua orang menjadi legenda…saya yakin Ahok sudah melegenda…coba di google nama Ahok pasti Sekitar 49.600.000 hasil (0,55 detik), kalau Jokowi Sekitar 60.700.000 hasil (0,54 detik)

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *