Karena Agamamu

Wesiati Setyaningsih

 

Kejadian orang nanya “agamamu apa”, membuat saya ingat teman FB dulu kala.

Lama berteman dan jarang banget like atau komen di status saya, pun jawab komenan saya, suatu ketika dia tiba-tiba inbox.

“Saya mau minta maaf,” katanya.
“Kenapa?”
Merespon aja jarang, tau-tau minta maaf? Emang salah apa?
“Selama ini saya agak mengambil jarak dengan ibu, karena saya pikir ibu non muslim.”
“Oh,” saya langsung bingung nggak tau mesti gimana. Kok rasanya jengkel. Tapi dia kan sudah minta maaf. Gimana jal?
“Kok bisa mengira saya non muslim?”
“Nama ibu enggak Islami.”
Nama dia Arab gitu.

Wah, memang nama saya Jawa banget. Tapi apa lantas saya penganut Kejawen? Juga foto profil saya waktu itu masih alay. Pernah Winnie the Pooh, kartun kanak-kanak gambar love, pernah pula Bon Jovi. Apalagi status saya juga kaya bukan Islam banget karena gemar mengkritisi agama sendiri.

Baiklah, saya maklum. Tapi kok ya tetep nyesek. Lagi-lagi dia minta maaf. Saya iyakan saja. Lalu saya nunggu waktu buat hapus pertemanan. Saya nggak mau berteman sama orang yang mandang agama. Apalagi isi statusnya juga nggak terlalu menarik buat saya.

Ampuni saya ya Allah.

 

 

About Wesiati Setyaningsih

Seorang guru yang tinggal di Semarang. Awalnya tidak ada niat untuk menjadi guru, tapi kemudian "kesasar" menjadi guru. Mencoba mendobrak "pakem baku" proses pengajaran, juga mendobrak ketidaklogisan pencekokan agama membabibuta di sekolah dan keseharian murid-muridnya. Sering dianggap "off-track" bahkan tidak jarang mendapat cap sesat karena sikapnya yang tidak seperti kebanyakan mainstream.

My Facebook Arsip Artikel

6 Comments to "Karena Agamamu"

  1. Dj. 813  29 August, 2017 at 02:26

    Mbak Wessss . . .
    Terimakasih, cerita yang pendek tapi mantaaaab . . . . ! ! !
    Kadang orang lain bisa jadi saudara . . .
    Tapi saudara kandung ( se ibu se bapak ) malah jadi kacau gara-gara lain agama .
    Sungguh sangat menyedihkan .
    Setahu Dj. dulu tidak separah sekarang . . .
    Entah apa yang salah dengan otak menusia . . .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam Sejahtera dari Mainz .

  2. Alvina VB  31 July, 2017 at 04:03

    Westi, saya punya kawan dari berbagai agama dan kita saling respect, kl ada yg tanya spt itu mah saya tinggalin, he..he…

  3. James  29 July, 2017 at 08:01

    GOD has no religion….that is true….religion only created by humans…..the most important is how your personal relation with GOD

    GOD never make difference between humans but humans make their own difference in front of GOD

  4. Lani  29 July, 2017 at 07:17

    Wesi: Kalau kamu tanya piye???? La aku jawaban-e mboh rak weruh……..mmg bagiku aneh banget, sesama manusia hanya krn beda kepercayaan njur ora gelem ndulit……..hadoh mboh-rak weruh……didlm keluargaku agamanya berbeda-beda tapi satu sama lain saling menghormati jd aku ora paham klu agama/kepercayaan yg beda lalu ndak mau kenal………

  5. WESIATI SETYANINGSIH  29 July, 2017 at 06:24

    cik Lani, lha nek aku, semua orang saudara. memang kalo buat mereka, saudara ki sing segama aja, jadi gitu. aku juga sok sebel sama yang begituan. lhoh yang jilababan panjang aja nggak ngganggap aku sodara kok, karena jilbabku nggak panjang. padahal kami seagama, lo. piye?

  6. Lani  29 July, 2017 at 02:59

    Wesi: jreeeeeeeeng! Kok ya pas banget, baru saja 2 hari yl aku disambungkan dgn temanku SMA oleh temanku yg lainnya.

    Nah kami skrng kontak lagi, setelah 20 tahun ora pernah kontak.

    Yg membuatku aneh skrng dia berjibab rapet-pet dr ujung kepala sampai driji sikil, bukan aku anti org yg berjilbab ya…….

    Kmd kami ngobrol kesana kemari, sampai tiba pd obrolan ttg manula di Kona yg disupport oleh pemerintan local Hawaii.

    Kmd ujug2, tiba2 dia minta maaf sama aku, aku mikir knp dia minta maaf pdhal dia tdk berbuat kesalahan???

    Jebule krn dia tanya begini: apakah ditempatmu ada manula yg beragama Islam?????

    Jegreeeeek klonthang……grombyang kkkkkkk……..aku ngakak didlm hati sendiri. Apa hubungannnya senior club dgn agama halooooooooo????

    Coba gmn respond mu Wesi???

    Aku berteman tdk memandang: warna kulit, bentuk rambut kriwil/lurus, cepak/dowo, mata sipit/belong, agama tdk pernah tanya, suku/ras, sugih/kere dst………..monggo ditambahi dewe, yg penting ada kecocok-an, sejalan and respect!!

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *