Funny and Fools: Flirting

Alpinosta

 

Saat melewati x-ray boarding di Bandara Soeta pagi ini, dua orang petugas bandara berbincang-bincang pelan dan menangkap ada sesuatu yang mencurigakan di tas gw. Kemudian petugas wanita berkoordinasi dengan temannya yang di x-ray untuk memastikan. Kemudian si petugas wanita berbicara ke gw: “Can u speak bahasa Sir?”. Eittsssss. … wajah gw wajah internasional kah? Jail gw muncul tiba-tiba dan jawab: “rak weruh mbak”. Si mbak petugas malah senyum-senyum gak jelas dan menggunakan bahasa Jawa: “niki tas e sinten mas?” . Bujjuuggggg pikir gw. Apa tampang gw tampang mas-mas TKI ya? “Kulo mbak. Menopo?” Sambung gw lagi. “Tolong buka mas, ada cairan”. Ya gw buka aja lah emang cuma air minum koq. Kecurigaan pun selesai dan case closed.

Gw jadi inget kejadian dua minggu lalu waktu gw ke Kebun Raya Bogor sendirian. Saat di kompleks taman anggrek ada sekelompok emak-emak rempong 6 orang yang sibuk berfoto. Mereka pengen foto barengan tapi gak ada yang motoin. Gw mendengar pembicaraan antar mereka kurang lebih seperti ini; W1; minta tolong mister itu aja motoin kita W2; ya koen ae. Aku yo wedhi rak iso nganggo boso Inggris W3; ya koen ae. Kan koe seng sering lungo nang luar negeri W1; yo aku rak patek inggrise W4; lah yo piye nek njaluk tolong karo mistere. Rak ono seng liane e. Gw pura-pura gak denger apa yang mereka bincangkan tapi sebenernya pengen ngakak dan timbul ide jail

Karena gak ada yang dimintain tolong, salah satu dari mereka memberanikan diri ngomong ke gw pake bahasa Inggris dengan logat jawa: “Sir…… please help” itu doang sambil nyerahin gadgetnya ke gw. Tanduk gw makin panjang then jawab: ” I beg u pardon”. Si emak-emak rempong td jawab: ” help photo….. cekrek cekrek cekrek”. Gw jawab: OIC.

Gw ambil beberapa foto dengan beberapa backgrround sambil mengarahkan gaya pake bahasa inggris dan bahasa tubuh. Dr pergerakan mereka, nampaknya mereka lebih paham intstruksi bahasa tubuh gw dr pd bahasa lisan yang gw gunakan. Selesai moto gw memberikan kembali gadget ke emak-emak rempong td. Mereka berebutan liat sambil berseru; “wuiihhhh apik kan . Nek turis seng moto biosone apik. Soale kan sering photo2″. Emak-emak lain nimpalin; ” kali mistere yo photographer”. Gw pengen ngakak tapi gw tahan dan masih tidak menoleh ke arah mereka seolah tidak mengerti apa yang mereka bicarakan.

Giliran gw selfie, ech salah satu emak-emak rempong td berkata: ” I photo you cekrak cekrek” sambil mengulurkan tanganya untuk meminta gadget gw. Dari bahasa tubuhnya gw tau dia nawarkan diri untuk motoin gw, tapi gw jawab: “no thank you. Let me do it by myself. Dia ngarasani gw ke temen-temennya. ” kali mister itu gak tau maksud gw ya?” Merekapun keluar dari gedung taman anggrek.

Gw masih di dalam. Tak lama berselang gwpun keluar dr gedung taman anggrek. Rupanya mereka masih di halaman taman anggrek dan bergabung dengan rombongam oom-oom yang keknya suami-suami mereka. Salah satu emak-emak rempong tadi laporan: ” kui pak mau seng moto. Apik-apik kan foto ne?” Sambil memamerkan foto-foto di dalam gedung ke suaminya. Gw masih tidak menoleh ke arah mereka untuk memastikan bahwa gw gak ngeh dengan apa yang mereka perbincangkan.

Kemudian gw stater kendaraan dan keliling lagi. Ketemu cafe yang bagus di dalam kebun raya then gw mampir. Saat gw makan rombongang emak-emak rempong beserta suaminya mampir ke cafe juga. Salah seorang dari emak-emak rempong masih saja mengaggumi foto-foto mereka yang gw shot sambil bilang ke emak-emak yang lain:” uuuhhhhh sayang jeng Narti rak melu, nek dek e melu pasti wes disamber mister e. Soale mister e sekel, botak lan sexy sesuai selera ne jeng Narti”. Emak-emak lain nimpali: ” iyo yo…… nek mas Heru rak melok yo aku pasti plirit-plirit karo mister e” bersuara pelan ke temennya sambil cekikikan. Gw pengen ketawa tapi kesian mereka kalo gw tau apa yang mereka bicarakan.

Dalem hati gw ngumpat; koq ya gw jadi inceran tante-tante gini seh……. Rupanya mereka masuk cafe cuma foto-foto doank karena spot di cafe bagus. Gw masih lanjut makan dan saat mereka beriringan keluar, terlihat salah satu emak-emak rempong itu flirting ke gw. Dasaaaaaar…….

 

 

 

About Alpinosta

I just wanna be myself. Never ever lead me into your path. Dünya’daki en yakışıklı adam Albert’tir. Come to me and be my lover.

Make a list of things we can know. Then make a list of things we can only believe.

Indicate some of the factors contributing to a person’s philosophy of life.

What is meant by conscience? Do u think conscience is the same for everyone?

What is meant by priority of values?

My Facebook Arsip Artikel

7 Comments to "Funny and Fools: Flirting"

  1. ariffani  13 August, 2017 at 22:51

    lucu…. hehehehhee… kikikan tengah malam di kantor baca ini

  2. James  5 August, 2017 at 08:16

    disenengin emak-emak, better than nothing at all

  3. Sumonggo  5 August, 2017 at 04:40

    Flirting kuwi opo tho? Sein kiri opo sein kanan? Soalnya sering lho emak-emak ngasih sein kiri padahal hendak belok kanan …. ha ha …

  4. Lani  5 August, 2017 at 01:48

    Wakakakakak………….”Soale mister e sekel, botak lan sexy sesuai selera ne jeng Narti” mmgnya betul botak tur sexy hahaha ngakak meneh aku……..rak nguati!

  5. Alvina VB  5 August, 2017 at 00:29

    Ha….ha…..aya2 wae….nungguin para kenthirs yg masih bobo kali ya….

  6. Audry Djayasupena  4 August, 2017 at 18:44

    HAHAHAHA… Seperti biasa cerita tulisannya bikin eike ngakak2

  7. Tri  4 August, 2017 at 13:12

    Hahaha ngakak habis,lucuu gokil

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *