Jangan Suka Membaca Buku!!

Osa Kurniawan Ilham

 

Gara-gara tulisan Milan Kundera inilah saya, walaupun bekerja sebagai insinyur teknik fisika tetapi untuk saat ini masih memilih sejarah dan kebudayaan sebagai obyek penelitian dan penulisan saya.

Saya akan mulai menulis buku tentang keilmuan teknik fisika bila saya sudah terlepas dari ikatan code of conduct nanti. Kapan itu?…lihat saja nanti he..he…

Yang jelas Milan Kundera terbukti kebenaran ucapannya. Terlihat jelas semakin marak dan masif usaha untuk menghapuskan ingatan generasi bangsa ini kepada asal-usulnya, akar pohon sejarahnya. Semakin gencar usaha untuk menanamkan di otak generasi anak saya bahwa mereka dilahirkan dari batu, yang tidak punya nenek moyang dengan peradabannya yang tinggi.

Itulah awal untuk menghancurkan bangsa ini. Caranya? Begini mereka mengajarkan:
– Jangan suka baca buku
– Membaca status medsos itu sudah cukup
– Jangan suka berpikir
– Percaya saja apa kata orang yang kau hormati

Masih ada waktu untuk mencegah kehancuran ini.

 

 

8 Comments to "Jangan Suka Membaca Buku!!"

  1. Linda Cheang  15 August, 2017 at 15:43

    Mas Osa, hahaha, iya.

    Filsafat memang bikin pusing kalo nggak tahu cara menikmatinya.

    Untung di kotaku para dosen Filsafatnya (dari FF Unpar) selalu ada saja cara penyampaian filsafatnya untuk awam yang amat menyenangkan. Bahkan gokil juga.

    Salah satu dosen gokilnya itu malah jadi Uskup Bandung yang sekarang. Orang yang karenanya aku buat laporan tahbisan dia sampi 4 jilid dan aku wawancara, tuh

  2. Alvina VB  14 August, 2017 at 23:03

    Pikiran seperti itu spt abad pertengahan (jaman kegelapan), kl jaman sekarang ada yg percaya spt itu ya berarti kemunduran dah, sifatnya ya pembodohan masyarakat. Semoga masyarakatnya lebih pinter.

  3. Osa KI  14 August, 2017 at 20:20

    Mas James…
    Walaupun berat lawannya, saya yakin masih bisa melawannya.

  4. Osa KI  14 August, 2017 at 20:19

    Bu Lani,
    Mulai banyak yang bilang begitu di sini.
    Tidak perlu berpikir….itu tidak beriman namanya.
    Ngelus dada.com

  5. Osa KI  14 August, 2017 at 20:18

    Mbak Linda, sudah mencoba mulai baca buku filsafat.
    Kok kepala malah pusing he..he..

  6. James  14 August, 2017 at 16:13

    mencegah kehancuran dengan bendungan raksasa, raksasa nya sebesar buto kah ?

  7. Lani  14 August, 2017 at 14:23

    OsaKI: plg menarik alinea plg akhir……….kok ya ada saja orang yg bisa ngomong begitu……..keblingeeeeeeeeeer……….

  8. Linda Cheang  14 August, 2017 at 10:08

    Yup. Mas Osa, sejarah dan kebudayaan masih lebih menarik daripada Filsafat. Karena di Filsafat itu lebih ajib. hehehehe. Lebih ajib bikin pusingnya, gitu.

    benar biosa jadi salah, salah bisa jadi benar, tergantung kepentingan dan keperluan.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *