Mudik Kali Ini (2017)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO…HALLO…HALLO…

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. di hari Selasa yang indah ini. Setelah 6 minggu tidak menulis dan selama hampir 5 Minggu di Indonesia dimanja dengan segala macamnya…Mohon maaf, saat nulis ini sedikit aras-arasen…
Tapi Dj. sudah janji kalau akan menulis lagi. Apalagi di WA sudah banyak yang tanya, kapan oret-oretannya nongol lagi.

Terakhir tadi pagi masih ada yang nulis di WA, Dj. nulis ya…sudah nunggu nih…Hahahahahahahahahahaha….!!!
Dj. jawab, okay…Dj. mohon maaf kalau oret-oretan hari ini belum sepenuhnya berkonsentrasi…Halaaaaah…seperti yang bisa konsentrasi saja…Hahahahahahahaha….

Kali ini, yang membiayai mudik adalah anak kami si Dewi, maka kami hanya nurut saja. Dan bahkan check in pun sudah dia bikin lewat HPnya, jadi kami tinggal menyerahkan koffer-koffer kami, saat sampai di Bandara. Kami diantar oleh sahabatnya Dewi.

Kali ini kami naik SQ, karena pengalaman jelek dengan Lufthansa, jadi ingin coba SQ juga.

Puji TUHAN…!!! Semua berjalan lancar sampai kami Boarding (di tempat duduk). Dan dengan SQ ini cukupnyaman, hanya sulit tidur, walau pesawat A 380 dengan tenang terbangnya. Tapi di depan kami ada keluarga dengan 3 anak kecil, mana yang kecil kembar mungkin baru berumur belum sampai 1 tahun. Kalau tidak si Kembar yang nangis, kadang kakaknya yang teriak…Hahahahahahaha…!!! Kami juga maklum, namanya juga anak-anak…apalagi masih boleh dibilang bayi…Nasiiiib…!!!

Baru terasa ngantuk sekali, sudah dibangunkan karena ada dihidangkan makanan. Hampir setiap jam, ada saja, kalau tidak makan berat ya makanan ringan atau sekedar minuman…

Transit di Singapur, hanya ada waktu 40 menit dan kami dari terminal 2 ke terminal 3. Jadi harus lari-lari…. hahahahahaha…!!! Puji TUHAN…Akhirnya dari Singapur ke Jakarta, tetap dengan SQ dan kami sampai di Jakarta juga dengan selamat…Dan si Dewi langsung senyum, menghirup udara Jakarta yang seperti di Sauna (Indonesien, katanya). Hahahahahahahahaha…!!!

Dan saat akan keluar, di imigrasi, ternyata Free Fisa untuk Indonesia hanya berlaku 30 hari saja. Mereka tanya, kapan akan kembali ke Jerman lagi. Kami jawab tanggal 10 Agustus, jadi datang 10 Juli dan pulang 10 Agustus. Mereka hitung dan ternyata lebih 2 hari, olehnya kami akan kembali ke loket untuk ambil Visa On Arrival. Tapi dicegah dan dibilang, tidak perlu, nanti kalau akan pulang akan dikenakan denda sedikit saja. Ternyata saat kami pulang, untuk Susi dan Eva dikenakan denda Rp. 1,4 jt. Padahal kalau ambil Visa On Arrival hanya 2 X 25 atau 50 US dollar saja. Tapi ya, apa boleh buat, satu pengalaman yang baru.

Setelah ambil Koffer, ternyata adik dan keponakan sudah nunggu dan kami sangat senang, tidak harus nunggu lama.
Keluar dari Bandara, lebih terasa panas dan lembabnya Jakarta, apalagi untuk Susi, terasa silau…

Puji TUHAN…!!! Kamipun sampai rumah dengan selamat…!!!

Di atas Dj. tulis, mengapa kami punya pengalaman jelek bersama Lufthansa. Bukan menjelekan Lufthansa, tapi ini yang akan menjadi pertimbangan kita semuanya. Untuk keselamatan, Lufthansa sangat bagus, tapi SQ juga tidak kalah. Hanya saja, 2,5 tahun yang lalu saat kami terbang dengan Lufthansa, saat akan kembali ke Jerman. Dari Jakarta ke Singapura, kami dinaikan dengan Batik Air. Selain beberapa kali diundur jadwalnya dan cukup lama menunggu, juga selama penerbangan dari Jakarta ke Singapura yang lebih dari 1 jam, jangankan makanan, minum pun tidak dapat.

Ternyata ini penerbangan murah yang mana baru Dj. tahu dari teman, bahwa di pesawat Batik Air, kalau menginginkan sesuatu, harus BELI…. Hahahahahahahahaha…!!! Sedangkan dengan SQ, entah berapa kali dihidangkan makanan ringan dan berat juga beberapa kali minuman. Bahkan saat Dj. akan ke Toilette, lewat dimana pramugarinya sedang ngobrol, mereka menawarkan apa ada yang diinginkan. Minuman atau makanan ringan seperti kacang atau yang lainnya. Jujur saat itu nama Batik Air, masih asing di telinga kami.

Okay, itu tadi pengalaman kami mudik kali ini (2017).

Mohon dimaaafkan bila oret-oreetan diatas, kurang berkenan. Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. Terimakasih kepada anda semua yang sudah mananti dan bahkan mengingatkan Dj. lewat WA.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

30 Comments to "Mudik Kali Ini (2017)"

  1. Lani  23 August, 2017 at 02:29

    Mas DJ: akhirnya artikel perjalanan ngampung mencungul, walau tentunya aku sdh pernah melihat foto2nya bahkan lebih banyak lagi hehehe

    Aku setuju dgn James, jgn salahkan Lufthansa nya, akan ttp partner penerbangannya yg letoi, aku belum pernah dengar Batik air.

    Nah trs mengenai didenda krn tinggal 2 hari lebih, saat ini mmg tdk perlu visa utk masuk Indonesia gratis sebulan, akan ttp klu mau berkunjung lebih, begitu mendarat kasih tau di immigrasi dan langsung bayar dimuka, dgn begitu tdk kena denda dan biayanya lebih murah bayar dimuka.

  2. Cornelia  22 August, 2017 at 20:03

    Hallo Dj. Prjalanan yg mnyenangkn ya klo Dj. pasti g rasa capek krn rajin fitnes. Skrng jd tahu sape lgi nii dn salm buat kel.mu.

  3. Dewi Aichi  22 August, 2017 at 19:35

    Liburan yang menyenangkan tentunya ya pak DJ…..salam hangat…

  4. Kevhi  22 August, 2017 at 15:28

    Batik Air domestic biasanya dapat makan/snack, yang tidak dapat makan dan harus beli itu Lion Air (satu group dengan Batik Air)

  5. Sierli FP  22 August, 2017 at 15:20

    Selamat pulang kampung Om Dj, Susi dan Eva.
    Semoga betah sebulan di Indonesia.
    Salam.

  6. Budi Margomuljo  22 August, 2017 at 15:01

    Oom DJ udah nulis lagi… horee…
    Saya suka baca tulisan Oom DJ..

  7. Tunggul paisan  22 August, 2017 at 14:37

    Aki tunggu crita pas dj di bandung …

  8. James  22 August, 2017 at 10:07

    wel kam hom after holiday mas DJ, berat badan pasti nambah yah

  9. James  22 August, 2017 at 09:56

    wel kam hom after holiday ya mas DJ dan keluarga, asti berat badan tambah ya

  10. James  22 August, 2017 at 09:54

    Indonesien tapi mobilnya Jermanen yah pak DJ, lah ya Batik Air itu Domestik Flight nya Indonesia ya jangan dipercaya jadi bukan Lufthansa nya , hanya Lufthansa salah pilih rekan penerbangan murahnya

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *