Glory Gospel Gold

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

GEREJA Katolik St Andreas Kim Tae Gon, Jl Puspa Gading Timur Blok H2 No. 1, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tabernakel nya terbuat (konon) dari emas senilai IDR 1 miliar (patokan harga emas di London mungkin).

Asumsi saya hasil kolekte (sumbangan jemaat) tiap misa bisa mencapai IDR 20-25 juta. Belum terhitung bila saat Paskah atau Natal, mungkin bisa capai angka IDR 100 juta. Bandingkan dengan kolekte sekali misa di Gereja Katolik Santo Paulus di Klepu, Jogja, yang kursinya seperti kursi warteg. Paling (asumsi) berkisar IDR 700-800 ribu sekali misa. Bisa subsidi silang mungkin.

Kata aktivis dan intelektual NU Ahmad Wahib, berdoa paling khusyuk dan indah saat kita di penjara dalam keadaan teraniaya.

Tempat ibadah mewah tempatnya orang swafoto (selfie) seperti Gereja St Peters Vatikan, Dome of Rock (Masjid Aqsa) Jerusalem, Masjidil Haram Mekkah, Masjid Nabawi Madinah (ada makam Nabi Muhammad) atau gereja-gereja mentereng di AS.

Mana mau jemaah selfie di tempat ibadah yang di pelosok dan kecil. Kecuali jadi orang kaya terkenal, pasti milihnya gereja kecil terpencil. Anaknya Presiden John Kennedy (John John) menikah di gereja kayu ukuran satu kamar bercahaya lilin. Putri Anne (anak Ratu Elizabeth II) menikah kedua kalinya (yang pertama mewah) di gereja mungil di pedesaan Inggris. Anaknya Presiden AS Reagan menikah di gereja mungil di California. Padahal…..duitnya….

Orang kaya di bule, makin kaya makin aneh (belaga miskin). Orang kaya di sini makin kaya makin mamer.

Beda tuhan.

 

 

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

12 Comments to "Glory Gospel Gold"

  1. Swan Liong Be  29 August, 2017 at 17:54

    Gereja Notre Dame diMontreal bagus juga.

  2. Dj. 813  29 August, 2017 at 02:40

    Kata aktivis dan intelektual NU Ahmad Wahib, berdoa paling khusyuk dan indah saat kita di penjara dalam keadaan teraniaya.
    ————————————————-

    Mas Iwan . . .
    Orang hobby mancing di Jerman mengatakan . . .
    Toidak ada doa yang khusyuk selain orang yang sedang mancing . . .
    Kkarena harapan agar dapat ikan . . .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis untuk keluarga dirumah .

  3. Linda Cheang  27 August, 2017 at 06:37

    Temanku ada yg protes. Penulis nyinyir sebab nggak tahu masalahnya, yg Tabernakel emas senilai Rp1M. Itu seluruhnya sumbangan, bukan hasil kolekte umatnya.

    Ini infonya ->

    Gereja Katolik baru di Kelapa Gading namanya St. Andreas Kim Tae Gon. Sabtu 19 Agustus’17 jam 17.30 misa perdana.

    Tabernakelnya sumbangan dari umat di KGP krn beliau pengusaha baja dan kedua putranya menjadi Romo. Shg tdk ada yg meneruskan bisnisnya.

    Info tambahan, gereja ini pindahan dari Gereja St. Yakobus Kelapa Gading yg selalu numpang ibadah di aula sebuah sekolah Katolik.

    Aku, sih, nggak ambil pusing soal Tabernakel emasnya. Semoga aman dari incaran pelaku kriminal.

  4. Alvina VB  26 August, 2017 at 07:33

    Saya pergi ke gereja kecil di sini, itu gereja ampir tutup krn kekurangan org dulunya (menurut jemaat yg tue), ttp dikirimin pendeta muda yg dinamis dan mendatangkan umat yg ratusan jumlahnya saat ini (dulu waktu diwawancara utk jadi pastor di gereja tsb, dia cuman bilang mungkin saya bisa bawa keluarga dan temen2 saya aja, ya 15 an org, ha….ha….dia underestimate dirinya dan Tuhannya). Saya rada2 alergy pergi ke gereja yg gede2, megah dan genjrengggggg kok kayanya di dlm gedung tsb gimana gitu, susah utk dikatakan….. he…he….

  5. Lani  26 August, 2017 at 04:18

    ISK: Seperti biasanya artikelmu jozzz gandhozzz…….plg terkilik dgn aline paling pungkasan……”beda Tuhan” hahaha…….

    Aku baru saja mendptkan forward foto2 yg ditayang di artikelmu ini.

    Pendapatku, apa hubungannya gereja mewah semewah-mewahnya dgn Tuhan? Tuhan tdk butuh kemewahan, yg dipentingkan bagaimana manusia ciptaan Nya mendengar, menerapkan apa yg di inginkan Nya……..

  6. Linda Cheang  25 August, 2017 at 15:20

    Gereja mewah, apakah umatnya punya kadar rohani yang mewah juga? Maksude benar-benar dekat pada Tuhan? Mana tahu, lah, mungkin kemewahannya untuk show of force, heuheuheu

  7. Sumonggo  25 August, 2017 at 14:50

    Sekarang jamannya 4G, tapi entah apakah mampu menangkap sinyal Dari Atas.

  8. Didik  25 August, 2017 at 12:54

    Sebenarnya yang namanya tempat ibadah itu ya mangga mau dibuat semewah atau sesederhana mungkin.. Saya rasa itu tergantung kemampuan jemaah ataupun kondisi financial tempat ibadah tersebut..
    Dan yang paling penting tidak terkesan memaksakan diri..

    Tapi mungkin saya lebih sepakat dengan statement bahwa do’a yang lebih besar potensi “nyampe”-nya itu ya do’a yang dilakukan di tempat yang sederhana karena tingkat khusyu’nya beda ya..
    Jadi berasa lebih dekat dengan Tuhan..

    Ya cuma pendapat pribadi sih..
    hehe..

  9. James  25 August, 2017 at 09:34

    Gereja boleh-boleh sah saja dibuat se Mewah mungkin tapi apakah Hubungan Manusia dengan Tuhannya juga Mewah ?

  10. Gunawan Prajogo  25 August, 2017 at 08:13

    Bang Iwan, mungkin judulnya ditambah: Glory (Gospel) Gold. Manusia kalau sudah berlimpah dengan 2G kebanggaannya, pada umumnya lupa dengan G diantara kurung. Terima kasih dan Salam.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *