Halo Halo Bandung

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO…HALLO…BANDUNG…!!!

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA….

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj.

Setelah beberapa hari di Jakarta, maka kamipun meninggalkan Jakarta dan menuju ke Bandung. Bandung adalah satu kota dimana Dj. pernah tinggal selama 6 Tahun di tahun 60 an. Jadi sedikitnya Dj. lebih mengenal Bandung daripada Jakarta. Dan setelah perjalanan yang cukup lancar, kamipun sampai di Bandung dan segera menuju ke Hotel.

Di sini kami harus urus kamarnya Eva yang bau rokok, untung oleh Reseption langsung diganti kamar yang lain yang tidak bau rokok. Hanya saja tidak lagi berdekatan dengan kamar kami yang tadinya hanya bersebelahan saja.

Dari Hotel, semua sudah beres… kemudian ke rumah kakak berserta anak-cucu yang masih tinggal di Bandung. Malam itu juga kami tidak menyia-nyiakan waktu yang ada. Setelah kembali ke Hotel dan mandi, maka kami menikmati keramaian di Jalan Cihampelas. Yaaaaaa….. jelas maceeeet…Tapi kami tidak jauh dari keramaian, jadi cukup jalan kaki saja. Udara panas dan debu yang cukup terasa saat kami bernafas…Tapi lagi-lagi Eva malah tertawa, karena untuk dia satu pemandangan yang lucu yang mana tidak pernah dia lihat di Mainz. Dia sangat menikmagti keadaan di Bandung…

Malam itu juga kami ke Cihampelas Walk…Bersama adik yang mengantar kami ke Bandung dengan mobil, kami mencari tempat makan yang mungkin cocok dengan mulut kami. Akhirnya kami memutuskan untuk masuk di salah satu Restaauraant dengan nama “RAJA KECIL“. Nama ini sangat menarik perhatian Dj. dan seperti ingin mengatakan, walau saya kecil, tapi tetap makanan Raja, ya pasti enak…Hahahahahahaha…!!!

Kamipun duduk anteng dan mulai memilah milih makanan…Pelayan yang ramah, menolong kami untuk ambil foto bersama.

Kami sangat puas dengan makanan yang datang dan sangat menggiurkan…Maaaf, foto sayur ini sudah sebahagian diambil…Hahahahahahaha…!!!

Ini tahu sangat lunak…

Bebek goreng kering…

Cha kangkung yang sangat lezat…

Setelah semua kenyang dengan makanan yang kami pesan…(mohon maaaf, beberapa foto makanan kabur, maklum ambil dengan HP). Maka kamipun mulai bergerak keliling Mal.

Di sana Susi dan Eva sangat menikmati, dengan keluar masuk toko untuk memanjakan diri. Dengan keluar masuk toko, salah satunya beberapa toko sepatu yang menurut Eva cukup murah.

Capek keliling, maka kami tidak lupa mampir ke…Hahahahahaha…!!!

Menuju ke Hotel, tidak lupa berpose di…

Walau sudah cukup malam, tapi Cihampelas tetap rame…Ingatan Dj. kembali di pertengahan tahun 60 an, dimana jalan Cihampelas masih sepi. Dimana masih bisa berlenggang dengan naik sepeda. Tapi sekarang jalannya penuh kendaraan dan manusia…manusia.. dan manusia…Cihampelas terkenal dengan macetnya…Dulu banyak teman-teman SMA yang tinggal di Jalan Cihampelas, sekarang dari jalan tidak kelihatan lagi ada rumah. Semua hanya toko…toko dan toko….Ini yang Dj. heran, tapi juga salute dengan ke kreativan orang Bandung, semua bisa dijadikan dagangan…

Esok paginya, setelah sarapan, maka adik Dj harus sudah kembali ke Jakarta lagi, karena cucunya sakit. Jadi hari ini kami diantar oleh adik keponakan… Ke mana…??? Ke Rumah Mode…??? Jujur Dj. sedikit malas, karena pernah ke sana dan barangnya tidak ada yang bagus, kecuali Dj. hanya dapat kacamata merk Lacoste dan lain tidak ada. Tapi demi Susi dan Eva, maka Dj. ikut ke sana…Daaaaan…ternyata Dj. kali ini salah…Dj. dapat banyak barang yang harganya sangat miring. Tidak percaya, lihat saja ini belanjaan kami…Hahahahahahahaha…!!!

Masih ingin mengabadikan foto bersama Susi seperti tahun 2008.

Dari Rumah Mode, maka kamipun ke Paris van Java untuk makan siang di Paduka Bebek. Hahahahahahahahaha…!!!

Setelah makan, maka sedikit jalan-jalan di PvJ.

Sorenya kami istirahat di Hotel dan malam masih kluyuran lagi di City Walk, karena Eva masih ingin mencari Samsung Tablet. Diapun dapat dengan harga yang lebih murah daripada di Mainz. Eva kagum dengan pelayanan si penjual yang sangat ramah.

Malam itu juga ada teman yang pernah kuliah di Mainz dan hidup di Cimahi, ingin bertemu kami. Jadi kami tunggu mereka sampai datang.

Keesokan harinya kami bersama keponakan, jalan-jalan di Sky Walk di Cihampelas. Satu keajaiban yang hanya ada di Bandung, dimana di atas jalan Cihampelas dibikin jembatan bukan untuk menyeberang jalan saja…tapi…untuk jalan-jalan di atas jalan. Jadi jembatan sepanjang jalan….

Dan kami makan siang di satu Restaurant di jalan Braga yang mana pengunjungnya kebanyakan hanya bule.

Eva sangat menikmati, karena ada sate kesukaannya. Dan sore hari, kami sudah harus ke Bandara untuk melanjutkan penerbangan ke Surabaya.

Kami naik Lion Air, walau dari ruang tunggu harus jalan kaki cukup jauh…tapi kali ini on time, jadi kami cukup puas.

Dalam penerbangan ke Surabaya cukup tenang dan kami mendapatkan snack dan minuman. Tapi karena perut masih kenyang, jadi kami tidak makan. Kamipun landing di Surabaya dengan selamat…

Okay…
Itu tadi cerita singkat, saat kami berada beberapa hari di Bandung. Minggu depan Dj. akan cerita dimana kami berada di Surabaya. Bila anda suka, silahkan tengok lagi minggu depan dengan cerita di Surabaya. Mohon maaaf bila banyak kata-kata yang kurang berkenan.

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra dan anda semua yang selalu memberi perhatian yang besar untuk oret-oretan Dj. yang sederhana ini.

Kiranya Kasih dan Berkat TUHAN kita, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

22 Comments to "Halo Halo Bandung"

  1. Dj. 813  8 September, 2017 at 23:21

    Linda Cheang 7 September, 2017 at 08:02

    Horeeee, ternyata Oom Dj setelah bertamu ke Radja Ketjil (ini termasuk enak juga), tidak pernah melewatkan “sowan” ke Paduka Raja Bebek!

    Hehehe. Panjang Umur si Raja Bebek, hahaha

    Walau nggak sempat ketemuj, tapi ikut senang dengan cerita Oom Dj dengan keluarganya.

    Btw, Si Teteh (keponakan Oom Dj) sekarang sudah punya mahkota putih, ya.
    —————————————————————————————

    Hallo Linda . . .
    Hatur Nuhun Linda . . .
    Ya itulah, karena ini nurut acaranya Eva , jadi disetiap tempat hanya sedikit waktu .
    Bahkan dia ingin ke Tangkuban perahu juga tidak cukup waktu .
    Keponakan Dj. si Tuti itu sudah hampir 60.
    Jadi ya okaylah kalau sudah ada punya mahkota yang putih .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !

    Kalau Paduka Bebek di PvJ itu sudah satu ritual yang harus didatangi .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis dari Mainz .

  2. Dj. 813  8 September, 2017 at 23:16

    Cornelia 6 September, 2017 at 18:10

    Sdh g bs komen, saking ikut seneng mlihat foto2 spnjang prjlnan k Bandung, brsyukurlah mnikmati prjlnan yg pnjng dn untung tdk d musim hujan ya. Salm buat kel.
    —————————————————

    Hi cory . . .
    Tarimakasih mi, sudah mampifr . . .
    Puji TUHAN . . . ! ! !
    Selama kami di Indonesia, cukup sejuk tapi tidak ada hujan .
    Tunggu cerita selanjunya .
    Salam manis juga dari Mainz .

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *