Bali (1)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA YANG BERBAHAGIA….

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj.

Puji TUHAN…!!! Akhirnya kami mendarat di Bali dengan Slamet…Lalu si slamet jalan entah kemana….Hahahahahahaha…!!! (jokes). Hal ini untuk Eva, adalah waktu yang sudah cukup lama menantikannya.

Tapi rencana kami ke Bali ini hampir saja gagal, karena salah satu kesalahan yang kami sendiri bikin. Bagaimana mungkin…??? Yuuuup…, memang Dj. pernah cerita saat di Surabaya, kami cukup banyak mengalami hambatan.

Namun karena tujuan kami adalah liburan, olehnya Dj. tidak ambil sabagai hal yang istimewa kalau ada masalah.
Saat kami akan ke Indonesia, memang tidak seperti biasanya, yang mana semua Hotel dan penerbangan sudah
kami Book (atur) dari Mainz.

Kali ini, mengingat apakah Eva di Jakarta jadi operasi atau tidak, olehnya kami tidak berani ambil resiko.
Jadi setelah kami tahu, bahwa Eva tidak jadi Operasi, maka semua akan berubah dan semua penerbangan dan Hotel
di Indonesia, baru kami book di Indonesia.

Dan Hotel di Bali baru kami, cari saat kami berada di Surabaya. Karena Eva yang mencari Hotel di Agoda dengan HP, maka Dj. sudah peringatkan agar berhati-hati, baca dengan baik, kalau sudah yakin baru klick. Dan kalau mungkin atau masih ada tempat di Bali Tropic Resort and spa. Karena kami sudah beberapa kali di sana, hotelnya sangat bagus dan tepat di pinggir pantai.

Belum selesai Dj. bicara, dia sudah teriak…Yaaaaa, salah bulannya, jadi kami berdua juga turut kaget dan Dj. tanya, apanya yang salah…???

Dia jelaskan, seharusnya tanggal 20 Juli sampai 2 Agustus, tapi salah jadi tanggal 20 Agustus sampai 2 September. Eva pun mulai panik, karena untuk 1 kamar seharga €150,- X 2 (kamar) = € 300,- X 12 (malam) = € 3600,- Kalau dirupiahkan cukup lumayan, ada Rp. 54.000.000, –

Puji TUHAN…!!!

Istri adalah orang yang paling tenang, dia bilang ke Eva, ingat kalau kita ke Indonesia ini mau liburan dan bukan malah jadi stress.

Dj. langsung telepon Bali Tropic, jelas itu Booking belum masuk, Dj. hanya cerita kesalahan bulan yang terjadi.
Lalu, kami disarankan agar telpon AGODA, namun saat Dj. telpon…hanya diterima oleh mesin, baru ingat itu hari Minggu.

Langsung Dj. telpon Daniel di Mainz dan menceritakan apa yang terjadi, agar besuk, hari Senin dia telpon ke Agoda Jerman dan menjelaskan apa yang terjadi.

Kami ingin menghibur Eva, tapi tidak mudah, dia masih bingung, karena dia pikir, kemungkinan uang akan hilang.
Atau Dj. harus tinggal sampai September dan tinggal sendiri di Bali…??? Hahahahahahahahaha…!!! Puji TUHAN…!!!

Esok harinya, dimana Eva masih belum bisa tenang, Daniel menelpon kami di Hotel di Surabaya. Daniel menjelaskan, kalau semua sudah ditangani oleh Agoda, hanya saja, Bali Tropic Resort and Spa, untuk tanggal 20
sampai 24 (5 malam), sudah pol dan tidak ada tempat. Dan mulai tanggal 25 Juli sampai 2 Agustus baru ada tempat, jadi tanggal 20 sampai 24 harus cari Hotel lagi.

Dan Agoda akan mengembalikan uang yang sudah kami bayar untuk tanggal 20 sampai tanggal 24 Juli. Kami semua jadi tenang dan Eva karena senangnya, malah menangis…

Okay, itu tadi salah satu masalah yang kami hadapi saat di Surabaya, nabrak kaca, rambut digundul oleh tukang cukur di Salon dan banyak lagi…. Hahahahahahahaha…Dan untuk tanggal 20 Juli malam sampai 24 Juli malam, kami mendapat Hotel di daerah Seminyak, juga sangat dekat dengan pantai.

Kami sampai di Bali dan sudah ada yang jemput, yaitu mobil sewaan yang setiap kami ke Bali, menggunakan jasanya. Ini juga mempermudah untuk kami. Kami hanya kasih tahu pak Budi (sopirnya) yang masih muda dan bahkan sudah jadi teman di FB, maka dia sudah siap menunggu di Bandara Ngurah Rai, saat kami tiba.

Dari Bandara, maka Dj. minta agar kami diantar cari makan terlebih dahulu. Karena Hotel kami di Seminyak, maka Dj. ingat kalau di Seminyak ada Restaurant yang cukup terkenal. Pak Budi pun mengerti apa yang Dj. maksud dan kami langsung menuju ke Naughty Nuri‘s.

Hanya saja, ini Restaurant sungguh banyak pengunjungnya, sampai untuk parkir saja sudah tidak ada tempat. Jadi pak Budi, menyilahkan kami untuk turun di depan Restaurant dan dia akan cari tempat parkir. Namun Dj. wanti dia, kalau sudah dapat tempat Parkir harus ikut masuk dan makan bersama kami. Kami yang sok tahu, main langsung masuk saja dan cari tempat… Oleh kepala pelayannya, kami diberi tahu, harus kasih tahu nama (mendaftar) dan kemudian nunggu di luar. Segera akan dipanggil, kalau ada tempat kosong. Hahahahahahahahaha…!!!

Puji TUHAN…!!! Tidak begitu lama, nama kamipun dipanggil dan kami bisa duduk di dalam. Pelayannya pun sangat ramah, baru memesan minum 2 bir, langsung dikasih tahu kalau pesan 6 botol, hanya bayar 4 botol. Dj. tanya Susi, berapa botol bisa minum, dia bilang hanya 1 dan Dj tanya pak Budi minum berapa botol…? Dia juga jawab hanya 1 botol saja. Yaaaaa apun masakan Dj. harus minum 4 botol…??? Dj. tanya ke pelayan wanita yang menawarkan 6 botol, apakah dia mau ikutan minum…??? Dia tertawa dan kami semua tertawa dan dia hanya jawab, sayang saya masih harus kerja…Hahahahahahahaha…!!!

Dengan banyak ngobrol bersama pak Budi, maka tidak terasa, pesanan makanan kamipun datang…

Dan ini makanan pokok yang kami tunggu-tunggu, akhirnya datang juga…

Setiap kami, dapat 1 porsi dan Dj. lihat Susi sudah sedikit kewalahan dengan 1 porsi dan tidak habis, juga pak Budi…Hahahahahahahahahaha…!!! Hanya Eva yang makan sayuran saja…

Wareeeeeg…Wareeeeg…inyonge wareeeg…ning ati ora judeeeeeg…Hahahahahahaha…!!! Setelah wareeeeeeeg, maka kamipun akan meningggalkan Restaurant, tapi tidak lupa ambil foto dulu, namanya juga ndesooo…Terimakaksih diingatkan, jelas kami sudah bayar dooooong….Hahahahahahahahahaha…!!!

Okay, kami masih harus menuju ke Hotel dimana kami akan tinggal, syukur pak Budi tahu…Satu saran kami untuk anda, bila anda ke Bali, jangan lupa mampir di Naughty Nuri ’s. Anda pasti akan puas olehnya. Ada juga di Ubud, tapi yang di seminyak ini, tempatnya lebih okay, kami tahu itu, karena 2 tahun lalu kami telah menikmati yang di Ubud.

Okay…Banyak sekali yang ingin kemi ceritakan, saat kami berada di Bali, mohon maaaf, Dj. harus bagi beberapa bahagian. Karena begitu banyak cerita dan foto yang kami ambil, selama 12 hari di Bali. Maaaaf foto-fotonya Dj. ambil hanya dengan HP saja, maklum malas bawa kamera yang cukup berat.

Nah…Malam pertama di Hotel, Eva sudah heboh, karena di tempat tidurnya, dia lihat ada beberapa…..? Jelas, dia langsung keluar dan angkat koffernya ke kamar kami…dia bilang, di kamar itu saya tidak mau tidur….
Hahahahahahahahahaha…!!! Tapi cerita ini akan Dj. ceritakan hari selasa Minggu depan, agar lebih santai lagi.

Mohon maaf, bila banyak kata-kata yang kurang berkenan, atau juga salah tulis.

Terimakasih kepada anda semua yang selalu menanti oret-oretan Dj. Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang yang selalu menayangkan oret-oretan Dj.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kehidupan kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

21 Comments to "Bali (1)"

  1. Dj. 813  8 October, 2017 at 16:43

    Hallo Yu Lani . . .
    Santai saja yu . . .
    Memang orang juga punya kesibukan masing-masing .
    Yu Laniu masih mau mampir itu sudah sangat bagus . . .
    Terimakasih dan salam manis dari Mainz .

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *