Indonesia Incar Industri Menengah Italia

Rieska Wulandari

 

Dengan Direktur BI London Bpk. Donny Hutabarat dan UBI Banca Mr. Paolo Vitali & Mrs. Isabella Moavero acara bisnis forum Milan(1) tinggi. Kualitasnya bahkan dianggap bersaing dengan produk buatan Jerman yang telah dipandang maju dalam bidang industri berteknologi tinggi.

Saat ini, industri manufaktur dan teknologi tinggi menjadi andalan ekspor negara asal pizza ini. Pendapatan di bidang tersebut menjadi penopang ekonomi di saat krisis global serta mampu menjadikan Italia sebagai negara dengan perekonomian terbesar kedelapan di dunia dan ketiga di Uni Eropa.

Hal yang unik adalah industri Italia dibangun dari perusahaan-perusahaan keluarga. Banyak telah menjelma menjadi perusahaan multinasional, namun 86 persen merupakan perusahaan kelas menengah. Di Italia,  perusahaan yang mempunyai turn over per tahun antara 16 juta – 249 juta Euro masuk dalam kategori kelas menengah.

Menyadari potensi ini, KBRI Roma bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Badan Koordinasi Penanaman Modal RI menyelenggarakan forum bisnis di Milan dan Roma pada tanggal 25 dan 26 Oktober 2017 guna menarik minat perusahaan kelas menengah Italia untuk memperluas usaha dan menanam modal di Indonesia.

Duta Besar RI untuk Italia, Esti Andayani, menyatakan bahwa Indonesia memang mengincar perusahaan kelas menengah Italia yang memiliki keunggulan dari segi kualitas dan inovasi. Wilayah Asia Tenggara sendiri saat ini diperhitungkan prospektif sebagai destinasi ekspansi usaha pelaku bisnis Italia.

Pembukaan acara Bisnis Forum di Milan, 25 Oktober 2017

“Untuk itu, KBRI Roma akan terus menggalang koordinasi promosi ekonomi di kota-kota IItalia utamanya pada wilayah-wilayah yang menjadi basis industri. Saat ini, upaya peningkatan kerja sama ekonomi RI-Italia juga telah memperoleh dukungan dari Italian Trade Agency serta Konfederasi Industri Italia”, demikian ungkap Dubes Esti Andayani.

Direktur Italian Trade Agency, Marinella Loddo, dalam kesempatan forum bisnis di Milan 25 Oktober 2017 lalu, menyatakan bahwa Indonesia harus aktif melaksanakan promosi ekonomi di Italia dalam rangka ‘jemput bola’.

“Indonesia dapat menjadi business hub bagi pelaku pasar Italia dalam melakukan penetrasi pasar dan bisnis di ASEAN”, lanjut Loddo.

Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Roma, Aries Asriadi, menyatakan bahwa promosi di Milan dan Roma dilaksanakan dalam rangka mendorong ekspor Indonesia ke Italia. Menurutnya, komoditas pertanian Indonesia memang sudah sangat dikenal di Italia seperti minyak sawit, kopi, coklat, produk dari karet serta buah tropis.  Selain itu, Indonesia berpeluang meningkatkan angka ekspor udang karena terdapat permintaan yang besar untuk pasar Italia.

Acara Focus Indonesia, Roma 26 Oktober 2017

Dengan Direktur BI London Bpk. Donny Hutabarat dan UBI Banca Mr. Paolo Vitali & Mrs. Isabella Moavero acara bisnis forum Milan

Dengan Dott. G. Mele dari Unindustria, pada acara Focus Indonesia di kantor Lazio Innova – Roma, 26 Oktober 2017

Kepala IIPC London, Nurul Ichwan pada acara Focus Indonesia, Roma 26 Oktober 2017

Dalam forum bisnis di Milan dan Roma tersebut, hadir pula Kepala Perwakilan Bank Indonesia untuk Eropa, Donny Hutabarat, dan Kepala Pusat Promosi Investasi Indonesia di London, Nurul Ichwan.

Menurut Donny Hutabarat, investasi ekonomi Italia di Indonesia dapat semakin ditingkatkan dengan dukungan pendanaan perbankan Italia. Menanggapi hal ini, salah satu bank swasta Italia telah menyatakan minat untuk membuka cabang guna memfasilitasi pengusaha Italia masuk ke pasar Indonesia.

Nilai perdagangan RI-Italia sekitar USD 3 miliar pada tahun 2016 dengan surplus Indonesia yang mencapai USD 246 juta, masih memiliki banyak ruang untuk ditingkatkan. Performa ekspor Indonesia ke Italia menunjukkan angka yang sangat baik dimana dalam periode Januari-Agustus 2017, nilai ekspor telah mencapai USD 1,28 Miliar atau kenaikan hingga 21,43 persen.

 

***
Siaran Pers ini dikeluarkan oleh Fungsi Penerangan KBRI Roma

 

 

Info

Charles F. Hutapea

Counsellor Penerangan Sosial dan Budaya

KBRI Roma

Tel.       +39 06 4200 9101 / +39 366 839 4707

Surel     [email protected]

Info

Aisyah M. Allamanda

Sekretaris Kedua Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Roma

Tel.       +39 06 4200 9101 / +39 333 426 7667

Surel     [email protected]

 

 

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *