Pengabdi Sunyi

Wahyu Wibowo

 

Duduk sini dik

Kita berbincang tentang realita
Yang berdesir menguras mata
Bersimpuh bersama aksara
Mengayun kaki-kaki sunyi tanpa suara

Dengarlah sejenak celoteh rintik sendu
Di antara bias bulan merah jambu
Melodi lagu lama yang perlahan bersauh
Tentang engkau, aku dan kita di tepi waktu

Terbacakah segenap detak yang tersimpan
Sebait rindu yang terdalam
Setangkup haru dalam harapan
Sebutir debu di antara serpihan

Lihatlah langit jingga yang berjarak
Payung teduh penuh harap
Menikmati hela angin menabuh ranting sepi
Mencari kisah masa lalu di dinding imaji

Rayulah gemintang yang sedikit malu
Menyimpan mimpimu sebagai restu
Merengkuh jemari jemari cahaya
Karena kita tercipta sebagai rasa

 

 

2 Comments to "Pengabdi Sunyi"

  1. James  12 November, 2017 at 08:35

    silence is golden

  2. el hida  11 November, 2017 at 12:14

    sunyi

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *