Selembar Surat Lamaran

Wahyu Wibowo

 

Untuk jiwa jiwa yang masih memiliki mata
Kuketuk relungmu dengan sebuah pinta
Ketika daun daun meneteskan air mata
Dan hembusan angin memilih bermuram durja

Rentetan hari silih berganti
Berbagai penolakan seolah berbagi
Pintu pintu terkunci menjadi saksi
Perjuangan hidup belumlah terhenti

Terbakar cahaya mentari yang cemburu
Peluh bersimbah darah yang membeku
Perjalanan yang terlanjur dimakan usia
Bersimpuh di altar altar cahaya

Tak lagi indah mimpi mimpi yang tersaji
Semua terdiam di sudut realita sunyi
Masihkah tersisa sebuah jalinan cerita
Sebuah harapan untuk kembali bekerja

 

 

2 Comments to "Selembar Surat Lamaran"

  1. Lani  22 November, 2017 at 12:31

    James: Para kenthir tdk perlu surat lamaran hahaha………….

  2. James  21 November, 2017 at 12:09

    Surat Lamaran para Kenthirs ?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *