Politik Sambal Terasi

Chandra Sasadara

 

Kekuasaan adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain; melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Sumber kekuasaan bisa berasal dari: kekuatan dan kemolekan raga, harta, garis darah, jumlah pengikut, pengetahuan, citra, bahkan agama.

Jika politik dipahami sebagai proses, maka dia adalah proses mentransaksikan kekuasaan. Jika politik adalah tempat, maka dia adalah tempat mempertukarkan kekuasaan. Tanpa kekuasan, tak ada politik. Namun politik sebagai tempat dan proses juga tak akan ada tanpa keinginan. Maka sesungguhnya politik adalah tempat dan proses memperdagangkan kekuasaan untuk mendapatkan keinginan. Keinginan untuk berkuasa, kata Nietzsche.

Politik tak selalu menyangkut negara. Politik pun tak melulu bersifat formal. Seorang suami bisa berpolitik dengan istrinya, begitu pun sebaliknya: istri bisa mengancam tak memasak sayur asem dan sambal terasi kesukaan suaminya jika si suami tak bawa martabak kesukaan istri saat pulang dari kantor, begitu pun sebaliknya. Mereka bisa berdalih bahwa urusan martabak dan sambal terasi adalah urusan cinta. Bahkan urusan agama!

Jadi, betapa mudahnya menggunakan cinta dan agama sebagai dalih untuk mendapat keinginan. Itulah politik! Itulah yang kita saksikan hari ini!

 

 

5 Comments to "Politik Sambal Terasi"

  1. Swan Liong Be  14 January, 2018 at 20:14

    @Alvina: diJerman yang sekarang sedang dibicarakan yakni keadaan jerman tanpa pemerintahan resmi karena partei² CDU,CSU dan SPD sedang repot sidang untuk membentuk pemerintahan yang dinamakan pemerintahan koalisi besar. Sebelumnya pembentukan pemerintahan yang dijulukin “Jamaika” gagal. Disebut jamaika karena terdiri dari Partei CDU/CSU ,warna hitam, FDP ,partei liberal drmokratis , warnanya kuning dan Green party , partei environment yang tentu warnanya hijau; jadi hitam,kuning, hijau seperti bendera nasional jamaika. Nah partei CDU/CSU dan SPD ngotot untuk membentuk pemerintahan karena mereka mau menghindari pemilihan ulang -ini option terachri kalo koalisi besar gagal- karena mereka chawartir dalam pemilihan ulang parti AfD , ultra kanan, akan mendapat suara lebih banyak lagi.Topik yang juga masih aktuel tapi gak begitu brisant ölagi yakni persoalan suaka terutama dari negara² afrika utara seperti Marokko, Tunisia dan Aljazair; mereka yang bikin ribut dengan anka kriminalitas yg. tinggi sekali. KIalo soal KKN dan korupsi seperti Trudeau Jr. dijerman saat ini tidak ada liputan aktuel.
    Keliatannya sepak terjang PM Canada saat ini oleh pers Jerman gak dianggap begitu penting ya, karena memang sedkit sekali liputannya; ternyata berita kalo Trump kentut dianggap lebih penting ya,hehehehe..
    Hava a nice Sunday!!

  2. Alvina VB  12 January, 2018 at 14:37

    Oom SLB gak ngikutin berita perpol di Tanah air lagi, lah perpol di sini juga kocar-kacir kok. PM Canada baru2 ini terbukti terima sogokan; bank pengusaha juga ngirimin/kasih apa2 gratislah ke. kel. dia, sampe liburan summer dan winter thn lalu dia dan kel.nya dah dianggap melewatin batas etis, krn Aga Khan (pemimpin umat islam Ismael sedunia) kasih liburan mereka di private island nya di Bahamas, bukan cuman 1x, ttp 3x. Pem. Trudeau kasih Aga Khan Foundation lebih dari 15 juta dollar. Kl bukan bribery/songokan apa donk namanya? Walaupun dia ngelesnya Aga Khan temen deket kel. dia. PM pencitraan kaya gitu ngurusin negara, ya berantakan, yg digembar-gemborin dia feminist, pro-gay activist dan akan melegalitas marijuana, opo tumon??? Urusan penting yg lainnya ya mentri2nya dia yg nanganin, dia gak beda jauh dari Trump, gak punya pengalaman jadi pemimpin negara, lah backgound nya bukan politik kok, mau main politik. Dia cuman jadi boneka partai Bpknya aja. Org2 di LN mah anggep PM Canada hebat kan?, lah gak tau aja sepak terjangnya di dlm negri, ngelus2 dada aja….Di German suasana politik saat ini bgm?

  3. Swan Liong Be  11 January, 2018 at 19:46

    @Alvina: aku sudah gak ngikutin perkembangan politik diIndonesia, males lama² , toch banyak berita hoax, saling menyalahkan, issuenya kalo gak agama (surga neraka, halal haram,selingkuhan) ya SARA atau penghujatan. Kalo dapet video langsung aku delete, males bukanya!!
    Conto terachir berita tentang gugatan cerai Ahok dengan istrinya gak selesai² liputannya. Waktu mantan presiden jerman, Christian Wulf cerai dari istrinya liputannya ya cuma sebentar aja. Btw, mereka sekarang bersatu kembali.

  4. Alvina VB  10 January, 2018 at 23:59

    James, mending juga makan sambel terasi aja yg mantep sama sayur2an dari pada berpolitik…..cape dech dengerin perpol di Indonesia, gak ada proses yg jelas, main slenong boy….

  5. James  6 January, 2018 at 07:25

    Politik itu Kotor maka jangan sampai Suami Istri berpolitik nanti RT jadi Kacau Beliau, Politik-Politikan, Mogok-mogokkan nanti malah jadi Cerai Perceraian

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.