Explore Javastraat, Januari 2018 – Bagian 2

Linda Cheang – Bandung

 

Artikel sebelumnya:

Explore Javastraat, Januari 2018 – Bagian 1

 

Teman-teman sekalian,

Ini sambungan artikel sebelumnya.

 

Mapolrestabes Bandung

Usai jalan-jalan di kompleks Katedral Bandung, kami para peserta diarahkan menuju Gedung Markas Polisi Wilayah Kota Besar Bandung. Di lokasi ini saya malah terlalu asyik menikmati keindahan dan kokohnya tiang-tiang bangunannya sampai hanya sedikit sekali mengambil fotonya.

Gedung ini dibangun pada 1864 – 1866 bergaya arsitektur neo classic dan karena gaya bangunan ini amat disukai para tuan tanah pada masa itu, maka gaya bangunan ini sering disebut Indische Empire Stijl.

Dulunya gedung ini dibangun untuk Kweekschool voor Inlandsche Onderwijzers, yaitu sekolah guru untuk pribumi. Sekolah ini didirikan oleh Raden Haji Mohammad Musa dan Karel Federik Holle, administratur perkebunan teh Waspada di Cikuray, Garut. Sekolah ini merupakan sekolah guru pertama bagi kaum pribumi di zaman Hindia Belanda, namun hanya warga pribumi yang merupakan anak-anak raja atau bangsawan yang bisa bersekolah di situ. Dua orang tokoh nasional Indonesia yang pernah bersekolah di Kweekschool itu adalah Pahlawan Nasional Otto Iskandar Dinata dan Jendral AH. Nasution.

Tampak depan gedung * Ka Kei

Bagian depan gedung dari arah samping *Historical Trips

Plakat tanda renovasi gedung


Di dalam ruangan yang masih asli tembok dan lantainya *Historical Trips

Bagian Hall di dalam gedung *Historical Trips

Bagian samping gedung *Dewi Diana Sarasvati

Jendela-jendela besar *Betani Arisandi

Sempat ada wacana untuk membongkar gedung ini pada 2001 dan 2004. Direncanakan lokasi gedung ini akan dijadikan kompleks pertokoan setelah gedung tua ini dirobohkan, namun untung saja tidak jadi terealisasi. Tetapi gedung ini masih belum mendapatkan plakat penanda sebagai bangunan cagar budaya yang dilindungi oleh pemerintah kota.

Saat ini, gedung ini dimanfaatkan sebagai kantor untuk Kepolisian Kota Besar Bandung, dilestarikan dalam kondisi aslinya. Kendala perawatan gedung ini adalah memerlukan banyak biaya terutama untuk mengatasi keroposnya kayu-kayu jati besar ada yang sampai berukuran 75 x 75 cm karena faktor rayap dan iklim lembap mempercepat pelapukan. Pada saat ini Kepolisian Kota Besar Bandung sudah mengupayakan segala daya untuk perawatan gedung bersejarah ini, dan tentunya perlu ada perhatian dan bantuan pula dari berbagai kalangan agar gedung ini bisa terus terjaga kelangsungannya.

 

Bersambung…

Bandung, 3 Februari 2018

Linda Cheang

 

 

About Linda Cheang

Seorang perempuan biasa asal Bandung, suka menulis tentang tema apa saja, senang membaca, jalan-jalan, menjelajah dan makan-makan. Berlatar pendidikan sains, berminat pada fotografi, seni, budaya, sastra dan filsafat

My Facebook Arsip Artikel Website

3 Comments to "Explore Javastraat, Januari 2018 – Bagian 2"

  1. Linda Cheang  26 February, 2018 at 08:36

    Halo teman-teman,

    Terima kasih kepada yang sudah sempat mampir dan berkomentar.

    Maafkan, tidak sempat cepat membalas.

    James bukan perilaku yang bisa ditiru, dong?

    Alvina VB ya, karakter gedung-gedung kuno tsb sayangnya kadang harus tak berdaya menghadapi tata ruang kota yang tidak paham pentingnya cagar budaya.

  2. Alvina VB  16 February, 2018 at 23:30

    Gedung kuno punya karakter tersendiri dibanding gedung2 yg baru saat ini. Thanks buat reportasenya Lin.

  3. James  14 February, 2018 at 07:49

    he he he jadi Geli kalau ingat Gedung Polrestabes ini, dimana saya membuat SIM motor pertama kalinya di Gedung ini tanpa Ujian lagi alias kasih uang rokok semua beres ……begitu juga sewaktu Ibu Mertua membuat Surat Kelakuan Baik sebelum pindah ke Ozi diantar langsung oleh seorang Pati dimana anaknya adalah salah seorang Murid istri saya, jadi Ibu Mertua selalu diberi salut selama ada di Gedung tersebut, keren deh dan itulah Indonesia punya kenalan segala lancar dan gratis lagi

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.