Aku Tidak Pernah Menyesali

Dian Nugraheni

 

Meninggalkan kerjaan kantoran dalam usia produktif saat itu, dan memilih mengurus anak-anakku sendiri, tanpa pembantu maupun baby sitter…

Dalam kurun waktu mengurus anak-anakku sendiri, aku pernah nyambi jualan sayur mateng di rumah, pembeli datang sendiri. Aku pernah buka kantin di kampus, tentu saja pembelinya luar biasa banyak, sebanyak anak-anak mahasiswa yang lalu lalang setiap hari di kampus itu.

Kesulitan, tentu banyak. Dari soal finansial, sampai hal-hal yang bersifat teknis praktis keseharian, kayak, nggak bisa mengendarai motor roda dua, maka kemana-mana aku dan anak-anak naik becak. Boros, juga lambat, ga bisa fast moving…

Lalu, mau ga mau, belajar nyetir mobil, itu pun hampir ga berhasil. Sampai, ya, akhirnya berhasil, meski thimik-thimik, semuanya berjalan dengan smooth…alhamdulillah bisa beli mobil sekenan… 😊

Sampai, pindah ke Amrik, Alma sudah kelas 3 SD, dan si kakak sudah kelas 6 (kelas satu SMP di Amrik). Dan enaknya karena sistem sekolah di sini, kalau anak-anak sudah di sekolah, maka semua menjadi urusan para guru di sekolah, jadi Maknya ga usah khawatir…

Sampai hari ini, anak-anak sudah bisa bergerak sendiri-sendiri, Maknya udah bisa balik kerja, meski kerja kali ini, bukanlah untuk meniti karir, tapi demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.., tapi semua itu, tetaplah amat sangat indah dan menjadikanku seorang Ibu yang sangat bersyukur…

Selalu ada jalan keluar, begitu kata banyak orang.., dan memang demikian adanya, indeed…

GustiAllah baik, maha baik….

 

_Renungan menjelang hari jadi_

*Bukan jadi manten*

 

 

4 Comments to "Aku Tidak Pernah Menyesali"

  1. Lani  23 February, 2018 at 09:23

    Ibu yg tangguh, tetep semangat!

  2. James  21 February, 2018 at 08:47

    Tidak pernah ada yang perlu disesali

  3. Alvina VB  21 February, 2018 at 07:56

    Seperti pepatah mengatakan: kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah. Semoga anak2 semua bersyukur punya ibu spt Dian (a dedicated, selfless mom) dan kasih mereka tidak seperti kata pepatah.

  4. Tri  20 February, 2018 at 13:09

    Foto 2 itu adalah saksi perjalanan hidup.
    Untuk pengingat bahwa kita pernah di suatu masa.
    Foto 2 itu juga memberi tahu bahwa betapa dekatnya ibu dengan buat hatinya.
    Mbak Dian betul 2 ibu yg baik buat anak 2nya

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.