Wahyu Mukjizat Tlethong Sapi

Ki Ageng Similikithi

 

Sekitar tahun 67, tetangga saya di Solo, almarhum mas Tarno bercerita, kalau dia malam Jumat Kliwon minggu lalu tirakat di lereng Gunung Lawu. Setelah semedi sejak jam 21:00, baru dapat wahyu tengah malam. Datang bersama hidangan ketan hitam hangat disajikan oleh wanita-wanita cantik. Dia makan dengan lahap ketan hitam yang lezat itu sampai habis, agar bisnisnya kembali merebak di Semarang. Tetapi setengah sadar saat makan ketan itu, dia seperti mimpi kalau yang menyajikan ketan tadi sebenarnya sekelompok anjing yang buang kotoran di piring. Tetapi tetap saja ketan hitamkah atau kotoran anjing itu habis. Dan beberapa bulan kemudian dia telah berhasil membuka usaha perkapalan antar pulau yang berkembang bagus.

Tahun yang sama saya beserta beberapa kerabat ke Klaten, desa Bayat, menghadiri ceramah tokoh spiritual kelas atas, sang Penitis Matahari dari Barat. Beliau mantan perwira angkatan laut, kemudian pension dan menjadi guru spiritual. malam itu beliau bersama isteri datang dengan membawa sepasang ayam jago dan babon warna putih.

Ruangan penuh dengan para pebisnis dari Solo dan seluruh Jawa. Mereka mendengar sabda sang Guru, sambil menunggu wangsit. Wangsit juga bisa datang lewat telor atau mbelek dari ayam tadi. Benar juga, menjelang tengah malam sepasang ayam itu buang kotoran, kotoran mbelek lencung warna hitam berbau menyengat. Tetapi toh ramai orang berebut mbelek lencung.

Ada 3 orang pengusaha rokok dari Surabaya yang mendapat mbelek lencung. Mereka langsung pamitan dan mencium tangan dan kaki sang Guru. Akan mandi dan kungkum di Bengawan Solo setelah seluruh tubuh dan mukanya dipoles mbelek lencung. Merk rokoknya memang kurang afdol tetapi beberapa bulan kemudian sudah memperlebar pabriknya di Jawa Tengah, mungkin berkat mbelek lencung.

Minggu-minggu kemarin dapat laporan kalau kotoran sapi di Ambarawa laku Rp.  5000 per zak, ada 200 zak. Sokur ada yang mau beli, tetapi gak nutup untuk ongkos mengemas dalam kantong plastik zak-zakan. Lantas ingat pesan teman SMA almarhum yang pernah bilang di tahun 2010. Sampeyan dadi dokter kok mung dadi pekerja bayaran nunggu bayar tiap bulan. Tingkat spiritual anda masih cethek. Kalau mau belajar sama saya nanti rejeki itu pasti datang sendiri. Wah kalau saja dia masih ada pengin benar berguru biar jadi tokoh spiritual. Orang yang mau PILKADA, mau nyalon, mau naik pangkat, mau kawin lagi, mau cari pelaris bisnis, bisa jadi pengikut. Wahyunya bisa dikemas dari tlethong sapi yang masih kebul-kebul dibungkus kertas beludru. Tidak usah pasang tarip, pasti thlethong sapi satu bungkus bisa laku 1 juta, dari pada satu zak cuma laku 5000. Ide bagus, cemerlang, sapi lagi sepi, lethong pun bisa jadi

 

 

4 Comments to "Wahyu Mukjizat Tlethong Sapi"

  1. Ami  16 March, 2018 at 21:42

    Ki Ageng, ini fakta atau fiksi? Hehe…Jaman sudah moderen kok masih pada percaya klenik aja ya… menyekutukan Tuhan

  2. Lani  9 March, 2018 at 05:07

    wakakak……..kok ya ada yg mau diapusi di zaman now

  3. James  8 March, 2018 at 08:15

    apa Tirakat Gunung Kawi sama kuatnya dengan Tirakat diGunung Lawu ? mana yang lebih kuat ?

  4. Ki Ageng  7 March, 2018 at 14:15

    Jaman PILKADA mungkin ada yg inovasi membuat para caleg terbuai doa abal abal.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *