Kejanggalan Garis Keturunan Raden Wijaya – SBY

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

ADA yang janggal dalam pohon keluarga Bpk Susilo Bambang Yudhoyono (selanjutnya disebut SBY) sebagai keturunan Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit. SBY dalam pohon keluarga yang diterbitkan ke masyarakat adalah trah ke 13 dari Raden Wijaya dan dua putranya, Agus Harimurti Yudhoyonom (selanjutnya disebut AHY) dan Eddy Baskoro Yudhoyono (disebut Ibas), adalah trah atau generasi ke 14 dari Raden Wijaya. Lalu apa yang janggal?

Tulisan ini tidak membahas validitas atau keabsahan secara genealogis pohon keluarga itu. Artinya tidak mempermasalahkan benar atau tidaknya Pak SBY keturunan dari Raden Wijaya. Tulisan ini hanya mempertanyakan urutan kronologis yang tertera dalam silsilah tersebut, yang secara logika, ada kejanggalan dan menimbulkan pertanyaan. Mengapa?

Dari masa Raden Wijaya ke AHY dan Ibas berjarak rentang waktu sekitar 700 tahun lebih. Raden Wijaya lahir sekitar tahun 1240an dan AHY lahir tahun 1978. Tak ada tahun yang tepat menunjukkan waktu kelahiran Raden Wijaya. Angka tahun tersebut diambil dari perkiraan usia saat wafat pada tahun 1309. Jadi ada jarak sekitar 730 tahun antara generasi pertama (Raden Wijaya) hingga generasi ke 14 (AHY dan Ibas) . Di sini masalahnya, yaitu keanehan alur kronologis. Mengapa?

Dalam diagram garis keturunan AHY dan Ibas dari Raden Wijaya ada 14 generasi. Artinya ada 13 antar generasi yang setiap antar generasi membutuhkan usia rata-rata sekitar hampir 57 tahun untuk memiliki keturunan sehingga sampai keturunan sekarang. Angka usia hampir 57 tahun diperoleh dari rentang waktu 740 tahun dibagi 13 generasi, hasilnya 57 tahun.

Jadi usia Raden Wijaya jelang 57 tahun baru punya anak yang kelak menurunkan SBY. Anak Raden Wijaya itu pun harus berusia nyaris 57 tahun untuk menurunkan seorang cucu Raden Wijaya yang akan menurunkan SBY. Terus berlanjut sampai ayahanda SBY dan SBY sendiri yang menurunkan AHY. Kejadian ini sangat-sangat luar biasa dan janggal dalam sebuah pohon keluarga. Bahkan hampir dipastikan sulit terjadi. Dalam rentang waktu 740 tahun lebih untuk usia 14 generasi!

Kita ambil contoh pohon keluarga lain untuk menjelaskan hal ini.
Kita ambil tiga contoh pohon silsilah yang klasik dan sudah dicatat dalam sejarah. Pertama silsilah raja-raja Mataram Islam, dari Sultan Agung sampai generasi ke 14. Kedua, kita ambil silsilah satu dari contoh keturunan Nabi Muhammad SAW, mulai dari Muhammad sampai generasi ke 14. Terakhir yang ketiga, silsilah keluarga Kerajaan Inggris dari Raja James I hingga generasi ke 14, yaitu Pangeran Charles. Lalu kita bandingan dengan silsilah keluarga Raden Wijaya sampai generasi ke 14, yaitu AHY dan Ibas.

Inilah contoh pertama, 14 generasi Sultan Agung, raja Mataram Islam terbesar:

Generasi 1 Sultan Agung (lahir 1593)
Generasi 2 Amangkurat I (lahir 1619)
Generasi 3 Pakubuwono I (lahir c.1640)
Generasi 4 Amangkurat IV (lahir c.1680)
Generasi 5 Pakubuwono II (lahir 1711)
Generasi 6 Pakubuwono III (lahir 1732)
Generasi 7 Pakubuwono IV (lahir 1768)
Generasi 8 Pakubuwono V (lahir 1785)
Generasi 9 Pakubuwono VI (lahir 1807)
Generasi 10 Pakubuwono IX (lahir 1830)
Generasi 11 Pakubuwono X (lahir 1866)
Generasi 12 Pakubuwono XI (lahir 1886)
Generasi 13 Pakubuwono XII (lahir 1925)
Generasi 14 Pakubuwono XIII (lahir 1948)

Untuk bentang waktu 14 generasi dalam sebuah pohon keluarga (genealogi) perlu sekitar 355 tahun, yaitu dari tahun lahir Sultan Agung (1593) ke tahun lahir Pakubuwono XIII (1948). Sedang dalam pohon keluarga SBY, untuk 14 generasi butuh waktu sekitar 740 tahun! Ada yang aneh soal kronologis dalam pohon keluarga Raden Wijaya ke SBY . Bila SBY menjadi generasi ke 13 dari Raden Wiyaya, seharusnya SBY lahir pada tahun sekitar 1590 sampai 1630an.

Kita ambil contoh kedua, 14 generasi Nabi Muhammad SAW:

Generasi 1 Nabi Muhammad SAW (lahir 571)
Generasi 2 Siti Fatimah (lahir 609)
Generasi 3 Hussein (lahir 625)
Generasi 4 Zainal Abidin (lahir 659)
Generasi 5 Muhammad al Baqir (lahir 677)
Generasi 6 Jafar Shiddiq (lahir 702)
Generasi 7 Ismail (lahir 719)
Generasi 8 Muhammad (lahir 740)
Generasi 9 Ahmad al Wafi (lahir 795)
Generasi 10 Muhammad al Taqi (lahir 813)
Generasi 11 Radi Abdullah (lahir 832)
Generasi 12 Abdullah al Mahdi Billah (lahir 873) (pendiri Dinasti Fatimiyah)
Generasi 13 Al Qaim bi Amrullah (lahir 893)
Generasi 14 Al Mansur Billah (lahir 913)

Terlihat selama 14 generasi dari Nabi Muhammad SAW hingga Al Mansur Billah terbentang waktu 342 tahun, dilihat dari tahun kelahirannya, yaitu tahun 571 hingga tahun 913.

Kita ambil lagi contoh ketiga atau yang terakhir, yaitu 14 generasi dalam pohon keluarga Kerajaan Inggris, dari generasi Raja Inggris James I (memerintah 1603-1625) hingga generasi ke 14, yaitu Pangeran Charles (lahir tahun 1948).

Generasi 1 Raja James I (lahir1566)
Generasi 2 Elizabeth of Bohemia (lahir 1596)
Generasi 3 Sophia of Hannover (lahir 1630)
Generasi 4 Raja George I (lahir 1660)
Generasi 5 Raja George II (lahir 1683)
Generasi 6 Frederick (lahir 1707)
Generasi 7 Raja George III (lahir 1738)
Generasi 8 Edward, Duke of Kent (lahir 1767)
Generasi 9 Ratu Victoria (lahir 1819)
Generasi 10 Raja Edward VII (lahir 1841)
Generasi 11 Raja George V (lahir 1865)
Generasi 12 Raja George VI (lahir 1895)
Generasi 13 Ratu Elizabeth II (lahir 1926)
Generasi 14 Pangeran Charles (lahir 1948)

Dari 14 generasi dalam silsilah Kerjaan Inggris terbentang waktu sekitar 382 tahun, dari tahun kelahiran Raja James I tahun 1566 sampai lahirnya generasi ke 14 tahun 1948, yaitu Pangeran Charles.

Dari contoh tiga silsilah keluarga di atas, untuk rentang waktu 14 generasi perlu sekitar 340 sampai 380 tahun. Hampir semua rata-rata silsilah keluarga sekitar itu lamanya, termasuk silsilah keluarga Anda. Bila Anda lahir tahun 1970, diperkirakan generasi ke 14 Anda akan lahir sekitar tahun 2310 sampai 2350 nanti. Sangat mustahil lahir tahun 2670an kelak.

Namun ada juga kasus unik dalam silsilah sebuah keluarga. Unik berarti jarang terjadi dan kemungkinannya sangat kecil terjadi. Di Amerika Serikat, ada contohnya, yaitu silsilah keluarga Presiden AS ke 10 John Tyler (memerintah 1841-1845). Apanya yang unik? Ternyata, cucu John Tyler masih hidup sampai tahun 2018 ini. Mengapa unik?

Presiden AS ke 10 John Tyler lahir tahun 1790. Bandingkan dengan Pangeran Diponegoro yang lahir tahun 1785. Artinya antara John Tyler dan Pangeran Diponegora satu jaman, satu era dan satu generasi. Bedanya, cucu John Tyler masih hidup sekarang. Sedangkan cucu Pangeran Diponegoro mustahil masih hidup. Kalau Anda memang asli keturunan Pangeran Diponegoro dan mengaku sebagai cucunya, Anda dianggap orang aneh dan tidak dipercaya fakta kronologis yang Anda beberkan. Sekarang ini keturunan Pangeran Diponegoro sudah ke generasi ke 6 sampai ke 8.

Keunikan John Tyler (lahir tahun 1790) adalah, dia mendapat anak pada usia 52 tahun dari istri keduanya yang sangat muda. Anaknya itu bernama Lyon Tyler (lahir tahun 1853), yang menurunkan cucunya yang masih hidup sekarang dari istri keduanya yang muda belia. Cucunya bernama Harrison Ruffin Tyler (lahir pada 1928). Kasus dalam silsilah keluarga John Tyler sangat unik. Untuk usia 3 generasi terbentang waktu 138 tahun. Tidak bisa diambil patokan untuk membenarkan silsilah keluarga orang lain. Seperti menyatakan cucu Pangeran Diponegoro masih hidup sekarang, karena Pangeran Diponegoro sejaman dengan John Tyler, presiden AS ke 10 itu.

Jadi, silsilah keluarga Raden Wijaya sampai generasi ke 14, yaitu AHY (Ibas) sangat janggal dalam alur kronologis. Rata-rata manusia normal membutuhkan sekitar 340-380 tahunan untuk mencapai 14 generasi. Bila sampai membutuhkan waktu sampai 700 tahun lebih, berarti hal itu sangat-sangat luar biasa dan janggal. Andaikan Raden Wijaya (lahir sekitar tahun 1240an) memiliki generasi ke 14, orang itu seharusnya hidup antara tahun 1580 sampai tahun 1620.

Agar tidak janggal dalam alur kronologis, silsilah dari Raden Wijaya sampai AHY (Ibas) harus dicantumkan tahun lahir dan wafat setiap generasi. Tanpa tahun tersebut, validitas sebuah silsilah keluarga akan diragukan. (*)

 

 

4 Comments to "Kejanggalan Garis Keturunan Raden Wijaya – SBY"

  1. Alvina VB  16 March, 2018 at 12:09

    Ha…ha….namanya juga utk pencitraan diri, walaupun janggal ya dibikin-bikin biar keren gitu loh…….mana ada pres RI sebelumnya yg katanya ciptain lagu (juga bisa diragukan, siapa tahu org yg asli bikin lagu tsb, ttp dibayar) dan menyanyikan lagu ‘ciptaannya sendiri’?

  2. James  15 March, 2018 at 08:12

    lalu apa yang Janggal ? yang Janggal adalah Raden Wijaya terkenal dalam sejarah dan otaknya masih Bersih dari Korupsi, kalau AHY sudah turunan Korupsi dari SBY, jadi Kagak Bersih lagi, janggal bener kan ?

  3. Lani  14 March, 2018 at 10:09

    SLB: hahaha………

  4. Swan Liong Be  13 March, 2018 at 17:50

    Mungkin aja AHY berasal dari silsilah lain, misalnya diturunkan dari salahsatu gundik atau selir atau whatsoever.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *