Jalan-jalan ke Kota Köln

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUANYA DI BALTYRA…

Semoga anda semua ada dalam keadaan sehat dan tak kurang satu apapun…

Okay, kali ini sedikit cerita jalan-jalan kami ke kota Essen dan Köln…

Satu hari, Dj. dapat WA dari seorang saudara yang tinggal di Qatar, yang menanyakan sobat GMDj. (Gerombolannya Mas Dj.) yang ada di Frankfurt. Dan setelah tahu maksud tujuannya, maka Dj. putuskan untuk menjemput putrinya yang akan melanjutkan studynya di Jerman.

Setelah Dj. ceritakan ke Susi, maka dia pun siap akan ambil libur dan ikut…Waaaaaaw…jadi malah bisa antar ke kota tujuan dan sekalian jalan-jalan ke kota Köln…Mengapa tidak…??? Dan Dj. telpon Eva, apakah mau ikutan ke kota Essen dan sekalian jalan-jalan ke kota Köln.

Mungkin bagi anda di Indonesia, nama kota KÖLN sedikit asing di telinga, apalagi kota Essen. Tapi Dj. tahu benar, setiap orang Indonesia pasti pernah mendengar atau bahkan mengucapkan kata EAU DE COLOGNE, lidah kita mengucapkannya. (ODOKOLONYE). Yaaaaa… benar sekeli, odokolonye yang dimaksud adalah MINYAK WANGI.

Tapi arti sebenarnya, atau yang dimaksud EAU DE COLOGNE, yang sebenarnya adalah AIR DARI KÖLN (air dari kota Köln). Jadi minyak wangi yang terkenal di Indonesia atau dunia dari dulu, Eau de Cologne, air dari kota Köln.
Dan inilah barangnya, Dj. yakin anda pernah melihatnya, juga terkenal dengan sebutan 4711. Jadi ingat saat ibu Dj. masih sehat dulu, kalau kami mudik, selalu pesan ini minyak wangi.

Dan sekarang kakak Dj. wanita yang paling tua, dia juga menyukainya. Mungkin minyak wangi untuk orang tua…Hahahahahahaha…!!!

Pernah melihat gambar ini, bukan…??? Bayangkan kalau semua air dari kota Köln wangi semuanya…Hahahahahahahahaha…!!!

Okay, tepat jam 6 pagi kami sudah sampai di airport Frankfurt dan melihat sobat GMDj. yang Dj. maksud di atas (mbak Dewi), juga sudah ada di sana. Jadi kami menjemput berempat dan dengan suasana gembira melihat Sarah keluar dari pintu kedatangan. Kami sempatkan untuk ambil foto, sebelum berangkat ke kota Essen.

Setelah bercipika cipiki, sekitar jam 7 maka kami melanjutkan perjalanan dengan mobil ke kota Essen. Puji TUHAN…!!! Pagi itu perjalanan lancar, tidak ada perbaikan jalan, sehingga tidak ada kata mecet. Dan sekitar jam 10 kami sudah sampai tempat tujuan dimana Sarah tinggal bersama temannya dari Korea.

Dan sebelum berangkat ke kota Köln, Dj. lihat di depan mata Dj. ternyata tidak jauh, hanya 296 Km dari Mainz,
tidak sampai 300 Km. hahahahahaha…!!!

Jelas, Dj. juga laporkan ke orang tuanya, kalau Sarah sudah sampai tujuan dengan selamat, agar mereka juga tenang. Setelah semua beres, maka kamipun balik menuju ke kota Köln.

Puji TUHAN…!!! Kami sampai di kota Köln dan bahkan cepat mendapatkan parkir, dan setelah keluar dari gedung garasi, Susi langsung melihat toko barang-barang antik. Dj. hanya bilang, tidak perlu masuk kan…? Kan kamu sudah punya barang antik yang cukup besar (Dj.) Hahahahahahahahaha…!!! Okay, hanya sekedar ambil foto di depan toko bersama singa yang cukup besar.

Belum selesai ambil foto, Eva sambil melihat ke HPnya, langsung teriak…YUUUU HUUUUU…!!! Dj. tanya, ada apa Eva…??? Dia jawab dengan santai, didekat sini ada HARD ROCK CAFE…!!! SUPEEEEER…!!! Dj. tanya lagi, sekarang atau nanti, pulangnya…? Dia jawab, dekat kok pa…sekarang saja…

Okay, kan namanya juga akan jalan-jalan dan bukan lari-lari…Hahahahahahahaha…!!! Ternyata benar dan tidak jauh, kami hanya putar balik dan sampai di Hard Rock Cafe. Senang melihat wajah Eva yang sumringah, saat kami sampai. Tapi tidak lama. karena tempat jualannya cukup kecil dan tidak banyak yang ditawarkan. Eva langsung ingat adiknya yang kolleksi drumstick dari Hard Rock dan Susi juga ambil topi warna hitam yang mana Dj. juga koleksi topi Hard Rock.

Jadi ingat tahun 2010, saat pertama kali mengajak Eva dan Daniel di Hard Rock Cafe di Kuala Lumpur. Pertama kali Daniel ingin punya drumstick…

Dan inilah drumstick untuk Daniel dari Hard Rock Cafe di Köln.

Tapi Eva sendiri tidak mendapatkan sesuatu, tapi Susi langsung ambilkan jecket (Sweat Shirt) dan suruh Eva coba…
Setelah dia coba, ternyta dia senang juga dan bahkan langsung dipakainya untuk jalan-jalan…dan tidak mau dilepas lagi…Hahahahahahahaha…!!! Tapi Dj. nasehati, karena itu Sweat Shirt cukup tipis dan suasana saat itu gerimis dan cukup dingin.

Dj. ambil foto diatas, karena ada toko New Yorker dan segera Dj. kirim ke David lewat WA. Cucu Dj. yang satu ini sudah mulai mengenal mode dan kadang jalan sendiri ke toko New Yorker, untuk beli kaus. Tidak jarang Dj. pulang jalan kaki ketemu dan dia cerita kalau baru saja beli kaus di New Yorker.

Okay, akhirnya kami mencari DOM (Gereja Katholik) yang sangat besar di kota Köln. Jelas harus diabadikan…Hahahahahahahaha…!!!

Eva bergaya di depan DOM

Cukup lama kami jalan kiri kanan dan akhirnya kami mencari tempat makan. Sayang sekali, setiap kali menuju Restaurant, selalu panjang antriannya, bahkan sampai di luar. Sampai kami putus asa untuk berjalan mencari Restaurant lagi. Puji TUHAN…!!! Kami menemukan Restaurant yang jual Hamburger dan tidak ada yang antri…Waduuuh…jadi bertanya-tanya, apakah enak, kok tidak ada yang antri, sedang ditempat lain, orang antri panjang. Kami masuk dan ternyata di dalam sudah penuh dan kami sangat beruntung, ada keluarga yang akan meninggalkan meja makan. Waktu lihat Hamburgernya sih okay dan ternyata rasanya sangat okay….

Dan isinya pun okay kan…??? Hahahahahahaha…!!!

Setelah kenyang dan kami keluar, pada saat itu hampir sulit untuk jalan keluar, karena di depan pintu masuknya,
banyak sekali orang yang antri…Hahahahahahaha…!!!

Kemudian, kamipun masih melanjutkan jalan keluar masuk toko. Salah satu yang menarik bagi kami yang dari kampoeng Mainz, melihat semua toko serba besar. Nama toko, hampir semua ada di Mainz, tapi bangunannya yang mungkin ada yang 10x lipat. Seperti toko Peek & Cloppenburg, 1 toko sudah seperti MAL, padahal hanya toko pakaian saja, tapi didalamnya juga ada cafe. Foto di bawah ini, sebahagian dari depan dan sangat panjang ke belakang. Dasar orang kampoeng…Hahahahahahahaha…!!!

Okay, itu tadi jalan-jalan kami di kota Köln dan setelah cukup capai, maka kami kembali ke temnmpat parkir untuk ambil mobil..

Kami cukup kaget saat pulang kena biaya parkir € 18,- sekitar Rp. 300.000,- selama 4 jam.jauh lebih mahal daripada di Mainz atau 2x lipat.

Okay, yang jelas kami sangat menikmati saat jalan-jalan di tengah kota, karena memang tujuan kami untuk relax.
Dan dalam perjalan pulang pun kami semua puas…

Mohon maaf bila banyak kata-kata yang tidak berkenan. Dan terimakasih untuk perhatian anda semuanya, di setiap oret-oretan Dj. Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkannya.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

Salam manis dari Mainz
Dj. 813.

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

18 Comments to "Jalan-jalan ke Kota Köln"

  1. Dj. 813  12 May, 2018 at 03:33

    Hallo James . . .
    Maaaaf, sudah jawab kok tahu-tahu ilang . . .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Terimakasih sudah berbagi Informasi . . .

    Kami memang pencinta Burger . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !

  2. Dj. 813  12 May, 2018 at 03:32

    Hallo James . . . .
    Terimakasih sudah mampir dan berbagi informasi nya . . .
    Kami memang pencinta Burger . . .
    Hahahahahahaha . . .
    Salam Sejahtera dari Mainz .

  3. Dj. 813  12 May, 2018 at 03:28

    Hallo baltyra . . .
    Terimakasih sudah menayangkan oret-oretan Dj .
    Semoga baltyra semakin indah dan banyak penggemarnya .
    Selamat berkarya dan TUHUAN MEMBERKATI . . . ! ! !

  4. Linda Cheang  11 May, 2018 at 11:54

    Oom Dj, eau de Cologne kalo dulu tetangga di lingkungan rumah nyebutnya sebagai Minyak Klonyo, hihihi
    karena pada nggak bisa ngomong eyo de kolonye.

    Masih ada sampai sekarang di sini, tapi kebanyakan kemasannya udah dalam botol plastik, bukan botol kaca lagi kayak dulu, dan penggunaannya sekarang menyempit jadi untuk diteteskan pada jenazah sebagai salam perpisahan sebelum tutup peti.

    Nanti suatu masa kalo ada rejekinya, aku bisa ke Eropa, memang mau ke DOM ini.

  5. Cornelia  9 May, 2018 at 15:54

    Gmna g sehat, jalan2 terus dn yang sy sukai dr cerita Dj. tuuh hamburgerx kayakx sedaaaap …..

  6. Lani  9 May, 2018 at 09:38

    Mas DJ: Wah kok yo pas mmg itu rencanaku mas ke cathedral sekalian ke Dusseldorf……….

    Jadi dari Mainz ora patio adoh yo mas, kurang dr 300km ditempuh berapa jam? Apakah bisa naik kereta dr Mainz ke Dusseldorf? Mohon info di WA ya maturnuwun……………

  7. Ikha  8 May, 2018 at 19:14

    Duh kok ak ga diajak…hahaha

  8. HennieTriana  8 May, 2018 at 16:32

    Wah… asyikk jalan-jalan di Köln. Danke mas Dj untuk ceritanya, jadi dapat info untuk memudahkan rencana bulan depan mlmain ke Köln. Liebe Grüße nach Mainz.

  9. James  8 May, 2018 at 16:00

    wow itu Burgernya bikin laper dan itu hebat patung Giant King Lion nya

  10. James  8 May, 2018 at 15:57

    o n e ……mas DJ biasanya kebanyakan 4711 di gunakan untuk menabur kedalam peti mati kalau di Indonesia keturunan Chinese

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.