Ke Kota Alcudia

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA…

Semoga anda semua ada dalam keadaan sehat dan belum bosan dengan oret-oret Dj. ini.

Perkenankan Dj. sekeluarga mengucapkan…

SELAMAT HARI RAYA IDHUL FITRI
1 SYAWAL 1439 H
MINAL AIDZIN WALFAIZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

Okay, melanjutkan sedikit cerita liburan di Mallorca. Dimana kali ini, kami ingin ke kota Alcudia, entah apa yang ada di sana, kami hanya ingin tahu, apakah ada yang aneh.

Karena kami, tinggal di Playa de Muro yang juga masih di daerah Alcudia, itulah mengapa orang menyebut daerah Playa de Muro juga Alcudia.

Jelas, kami akan sarapan terlebih dahulu, agar tidak kelaparan di jalan…hahahahahaha…!!! Bukan hal yang aneh, karena sarapan, setiap harinya hampir sama, apakah di Bali atau di Mallorca, Dj. akan ambil 2 telur mata sapi
dan orange juice, yang lainnya, tergantung selera pagi itu. Kali itu, ada sosis bulat, ada kentang goreng dan tomato goreng…

Tapi kali ini kami tidak akan jalan kaki, karena saat jalan kaki tempo itu, hanya hampir sampai di pelabuhan Alcudia. Dan kali ini kami akan naik bus, agar tidak kesasar…hahahahahahahaha…!!! Puji TUHAN…!!! Karena halte bus, ada di dekat dengan hotel… Saat menunggu bus datang, sedikit kaget bahwa ada tiga pohon zaitun tua di depan hotel tetangga…Sungguh sangat indah, mungkin karena Dj. memang pencinta pohon…yang difoto hanya dua, yang berdekatan)

Akhirnya, kamipun naik bus dan sampai di Alcudia Kota dan kami benar-benar tidak tahu mau kemana…hahahahahaha…!!!

Dasar kampoengan, tapi akhirnya, kami ikut (ngintil) orang-orang Jerman (terdengar dari mereka berbicara). Ternyata kebanyakan turis Jerman yang menuju ke Pasar (mungkin juga pasar kaget) entah lah…Dan kamipun bengong…ternyata itu pasar sangat luas dan apa saja ada dijual di sana (barang baru, tapi murah meriah). Pantas saja, banyak turis Jerman menuju ke sana…Hahahahahahahaha…!!! Lihat pakaian untuk cucu, tapi sayang tidak ada ukuran yang diinginkan…

Bagusnya, barang-barang seperti tas wanita, atau barang–barang yang lain tanpa atau pakai merk, jadi bukan barang tiruan…dan barang-barang ini, dibawa oleh pedagang, ada yang dari Maroko, Turki, tapi juga produksi dari Spanyol sendiri. Kebanyakan penjualnya juga orang Afrika yang lucu-lucu, menyapa dengan kata…Hallo kawan, kamu lagi…!!! Puas dengan barang yang kemarin kan, olehnya kamu datang lagi, Hahahahahaha…seolah kita sudah kenal akrab).

Nah itulah salah satu cara mereka untuk mendekati pembeli agar tidak terkesan memaksa (tapi terlalu sering). Susi bengong, karena apa yang mereka lakukan, Dj. jawab seperti yang mereka inginkan. Jadi Dj. ikutan bersandiwara… Aaaah…barang kamu yang aku beli kemarin, ternyata rusak, kamu harus ganti yang baru. Melihat wajahnya yang kaget dengan jawaban Dj. dia langsung teriak… tidak mungkin lah, barangku semua baru, mana kasih lihat, aku akan ganti… Dj. jawab…no way…!!! Sudah tak buang…!!! Hahahahahahaha…!!! Tahu kalau Dj. hanya becanda, maka dia ikutan tertawa…sambil kasih salam dan menunjuk dengan jari ke arah Dj. Buaya, mau dikadali…hahahahahahahaha…!!!

Okay…ngobrol dengan penjual, malah bikin haus…Puji TUHAN…!!! Ada yang jualan orangen juice yang langsung diperas ditempat, jadi masih segar. Dan sangat murah pula, karena di Jerman, 1 gelas plastik kecil sudah € 3,-
Nah dann…prossssssst…!!!

Akhirnya Susi juga beli tas dan topi, mengingat matahari cukup menyengat…Hanya saja…kan buang sampah, tidak menemukan tempat sampah…Akhirnya gelas plastik di lap dengan tissue dan dimasukkan dalam tas, nanti di buang di hotel saja…ahahahahahahaha…!!!

Banyak lorong-lorong dengan pedagang, cukup asyik, karena pemandangan yang seperti ini, tidak ada di Jerman.
barang-barang yang mereka jual, cukup bagus dan sangat murah, kalau dibandingkan dengan di Jerman.

Tapi juga ada lorong yang sepi, juga cukup menarik pemandangannya…

Setelah banyak jalan kiri kanan, maka perutpun, mulai teriak minta diisi…hahahahahaha…!!! Pilihan sangat banyak, tapi Dj. utamakan makanan Spanyol…Lha kok malah sulit dicari, padahal ini kota pelabuhan, Dj. pikir bisa makan ikan atau paling tidak makan kerang, seperti di Sidoarjo…bisa beli krupuk udang dan petis… hahahahahahahahaha…!!! (ngawur.com)

Nah ya, seperti di mana-mana, tempat turis selalu ada penjaga pintu yang ingin menarik tamu masuk ke dalam dengan memperlihatkan makanan dan harga yang bersahabat yang ada di menu card…Akhirnya, kami mampir di salah satu dan memesan yang ada yang kami anggap okay… Apa itu…??? Untuk Dj. pesan BBQ, BBQ lagi…BBQ lagi…ahahahahahahaha…!!! Susi masih belum tahu apa yang dia ingin makan, masih mencari-cari…

Sambil menunggu pesanan, sedikit ngobrol, apa saja yang sudah kami beli untuk anak-cucu dan apa saja yang masih ingin dibeli. Mumpung di sini dan semua cukup murah…inilah pikiran oma dan opa)

Akhirnya datang juga pesanan kami… Waaaaaaaw…ni BBQ, cukup tebal dagingnya, beda dengan yang di Hard Rock Cafe…hahahahahaha…!!!

Susi hanya pesan sandwich…

Setelah kenyang, maka kami masih meneruskan jalan kaki keliling di pasar lagi…

Setelah cukup cape, maka kami putuskan untuk mencari halte bus, agar bisa pulang ke hotel. Hal ini, tidak semudah yang kami sangka, kami masih mencari tempat dimana kami tadi datangnya.

Puji TUHAN…!!! Susi sangat memperhatikan, apa saja saat kami datang, lain dengan Dj. yang asal, masuk pasar saja…ahahahahahaha…!!!

Akhirnya kami bisa menemukan halte bus dan pulang ke hotel. ampai hotel, masih bongkar 3 tas yang isinya apa saja yang kami beli tadi. Sedikit istirahat, mandi lalu turun ke bawah, untuk makan malam…Kami sedikit kaget, karena malam itu, ternyata Malam Asia, jadi ada bakmi goreng, juga ada Sushi, juga ada nasi, bahkan ada
daging dengan bumbu asam manis. Yaaaaa… bahkan masih banyak lagi yang lainnya…

Tapi malam itu, Susi pilih Sushi.

Dj. pilih Beefsteack dengan asparagus hijau yang digoreng dengan sedikit minyak zaitun dan bawang putih.

Okay, setelah kenyang, maka kami menuju ke arah bar dimana hanya ingin sedikit istirahat sambil mendengarkan musik malam dan minum bir, seperti tuan dan nyonya saja…hahahahahahahaha…!!! Jam 12 malam, barnya tutup dan kami segera menuju ke kamar, untuk istirahat. Karena besuk, setelah sarapan, kami ingin ke kota Can Picaport, di selatannya Playa de Muro, juga dengan bus kota. Can Poicaport, salah satu kota yang mana kami sudah beberapa ke sana dan tidak pernah membosankan.

Terimakasih untuk perhatian anda semuanya dan maaaf, tidak semua foto di pasar atau di bar kami pamerkan, karena akan terlalu banyak. Terimakasih kepada pengasuh Baltyra, yang selalu menayangkan oret-oretan Dj.

Mohon maaf, bila banyak kata-kata yang tidak berkenan.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya…!!!

 

Salam manis dari Mainz
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

15 Comments to "Ke Kota Alcudia"

  1. Dj. 813  25 June, 2018 at 16:47

    ALOHA yu Lani….
    Mahalo yu , susah mampir…
    Benar sekali…
    Blusukan juga ada faedah nya…
    Jadi ada tahu, kalau orang Jetman memanh senang blusukan di pasar…
    Hahahahahaha…!!!
    Dulu banya cerita , kalau dinoerbatasan dengan Polandia, orang Jerman kesana hanya untuk berbelanja, karena jauh l3bih murah.
    Tapibt3man yang tinggalndi Bassel / Swiss. .
    Dia kalau belanja, nyebrang perbatasan ke Jerman…
    Karena di Swiss jauh lebih mahal…
    Hahahahahahaha….!!!

    Nah t3mpat belanja dengan lorong-lorong itu yabg antik dan sulit didapat di Jerman…
    Hahahahahshahs….!!!

    Okay…
    Sslam.manis dari Mainz

  2. Lani  24 June, 2018 at 23:24

    Mas ini namanya tour blusukan belanja kepasar……….jalan kesana kemari, masuk lorong keluar lorong sambil mborong mumpung murah meriah dan nampaknya banyak pilihan buat anak2 dan para cucu semuanya jadi berbahagia bersama sama……….asyiiiiiiiik ayuk belanja mang……….sambil berolahraga

  3. Dj. 813  24 June, 2018 at 22:09

    Bung Budi Margomuljo . . .

    Terimakasih sudah mampir dan bahkan senang membaca oret-oretan Dj. yang sederhanya ini . . .
    Semoga akan selalu mengibur, walau hanya sekedar cerita sehari-hari kami .
    Sampai yang paling kecil, nama Dj. 813 pun dicari . . . Hahahaha . . . ! ! !
    Dj. yang membeubuhkan nama Dj. 813 pun kadang juga mencari, apa sudah tulis nama atau belum . . . Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Semoga sehat selalu dan . . . .
    Salam Sejahtera dari Mainz . . .

  4. Budi Margomuljo  24 June, 2018 at 10:49

    Hallo Oom DJ,
    Senang baca tulisan Oom DJ, ceritanya asyik dan foto-fotonya bagus-bagus. Apalagi ada foto-foto makanan enak… tadi saya juga selalu mencari di mana tulisan Dj 813 di tiap-tiap foto, ada yang terlihat jelas dan ada juga yang perlu waktu beberapa detik baru terlihat tulisan Dj 813..

    Salam buat keluarga Oom DJ di Mainz.. selamat hari Minggu

  5. Dj. 813  20 June, 2018 at 21:08

    Hallo anda yang 4 dan tidak kelihatan namanya… hahahaha…!!!
    Terimakasih untuk Jempolnya…

  6. Dj. 813  20 June, 2018 at 21:07

    Hallo James…
    Hahahahahahaha….!!!
    Makan jalan sama dengan.makan aslpal… hahahahahaha…

    Salam Sejahtera dari Mainz…

  7. Dj. 813  20 June, 2018 at 21:05

    Sierli….
    Terimakasih sudah mampir…
    Salam manis dari Mainz…

  8. Dj. 813  20 June, 2018 at 21:04

    Hallo pengasuh Baltyra….
    Terimakasih, oret-oretan Dj. sudah di tayabgkan…
    TUHAN MEMBERKATI….!!!

  9. James  20 June, 2018 at 12:28

    jalan makan, makan jalan…..beli belanja, belanja beli

  10. Sierli FP  19 June, 2018 at 18:29

    Asiiknyaaaa perjalanan wisata iniii

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.