Jalan-jalan ke Volendam

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

SALAM JUMPA DENGAN ORET-ORETAN DJ DI HARI SELASA YANG INDAH…

Meneruskan cerita liburan di Belanda dan semoga anda semua belum menjadi bosan…Setelah di cerita minggu lalu, kami banyak sekali jalan kaki di Amsterdam, maka hari ini kami sedikit santai. Bangun agak siang, karena kami tahu, sarapan boleh sampai jam 11 pagi.

Buka gorden kamar dan ternyata sudah terang pagi itu, Dj. bisa melihat ada kapal pesiar yang lain. Juga sangat besar, tapi lain dengan yang kemarin yang sudah minggat, yang ini warna dasarnya hitam dan menghadap ke lain arah.

Dan setelah, mandi dan sudah wangi (hahahahahaha…!!!), maka kami meninggalkan kamar untuk sarapan di bawah. Tak lupa narzis dulu…Kapan lagi kan…??? Hahahahahahaha…!!!

Dinding hotel Jakarta ini mengingatkan, ramah di desa, karena dindingnya dilapisi kayu, tapi indah, bahkan sangat indah. Kamipun tiba di bawah di ruang makan dan siap untuk sarapan.

Yuuuup…untuk Dj. seperti biasa, ikan salmon asap dan Croissant…dan ronde ke dua, cukup 2 telur mata sapi saja…

Okay….Setelah sarapan, maka kami urus check out dan kamipun meninggalkan hotel dan menuju ke Volendam. Perjalanan ke Volendam, tidak sampai setengah jam dan kamipun sampai. Ciri Khas Belanda dan kami tidak boleh lewatkan, yaitu kincir angin, jadi harus narzis lagi…Hahahahahaha…!!!

Puji TUHAN…!!! Kami dapat tempat parkir yang tidak harus bayar, tapi dibatasi waktunya, hanya boleh 90 menit saja. Dan dari tempat parkir kami masih harus jalan, sekitar 10 menit, tidak jauh dan bahkan masih bisa melihat-lihat. Sampai di tepi laut di Volendam, satu hal yang ingin Eva bikin adalah foto dengan pakaian traditional. Dan setelah tanya harga, ternyata tidak mahal dan Eva langsung bilang okay….!!!

Di bawah ini foto lama, dimana Eva dab Alex, masih kecil dan Daniel belum ada. Dan di sinilah Eva ingin lihat perbedaan dengan yang sekarang…

Kalau lihat foto ini, selalu ingin tertawa, lha Susi kok koyo wong Londo…. Hahahahahahahahaha…!!!

Dan setelah foto, maka kami jalan lagi, menuju dimana kapal-kapal kecil bersandar…Ada juga orang Belanda yang baik hati dan mau tolong ambil foto dan setelah ambil foto, ternyata dia bicara dengan suaminya dalam bahasa Jerman…Hahahahahahahaha…!!! (tiwas muji orang Belanda). Tempat ini, satu kenangan tersendiri, sejak Dj. pertama kali ke Belanda, juga foto di tempat ini.

Nah di sinilah, orang harus ambil foto, ingat dimulai tahun 1975 dan seterusnya..

Saat sudah puas di pelabuhan Volendam, maka kami cari makan Fish and Chips. Jelas, kami masuk satu Restaurant, duduk dengan santai sampai pesanan datang. Saking enaknya, sampai lupa ambil foto…Hahahahahahaha…!!! Sorry mek sorry…!!!

Okay, hanya satu lagi yang harus Dj. tengok, yaitu teman lama Dj.yang mungkin sadah kangen sama Dj. Dia sangat senang Dj. mau nemuin dia lagi…Hahahahahahahah…!!!

Eeeeeee…dia masih berbisik, ingin pinjam kacamata Dj. Okay lah, karena dia bilang hanya sebentar saja, siapa tahu cocok…

Waaaaaaw…rupanya sangat cocok dan jauh lebih ganteng daripada Dj.

Nah ya, akhirnya, setalh kacamata Dj. dikembalikan, maka kami pun berpisah, dengan sesikit air mata….
Semoga kami masih bisa bertemu lagi… Dan kamipun melanjutkan perjalanan kami ke Den Haag, karena anak-anak juga ingin melihat pantai Scheveningen. Tapi…dubilah…sangat sulit cari parkirnya, di mana-mana gedung parkir penuh…Akhirnya, kami hanya keliling…keliling…dan keliling…

Puji TUHAN…!!! Lha setelah beberapa kali keliling, malah dapat tempat parkir yang cukup dekat dengan tempat yang kami inginkan…Ada mobil yang akan keluar…TUHAN sangat baik, telah memberikan tempat untuk mobil kami. Sehingga kami bisa jalan kaki, menuju ke pantai…Hanya sayangnya, tempat parkirnya hanya untuk 1 jam saja.
Nah ya, kalau perlu, kami harus kembali ke mobil dan isi mesin dengan uang lagi…Kami benar-benar kaget, karena hari itu, Scheveningen sangat penuh dengan manusia…Jauh lebih gila daripada di Kuta, Bali…Dimana-mana manusia…manusia dan manusia….

Ini belum sampai di pantainya, sudah berjubel manusia…Untuk menuju pantai, harus melalui, beberapa restaurants dan setelah sampai di pantai, tidak mungkin sampai ke air…Karena pantainya cukup luas, tapi manusianya, juga tidak ketulungan banyaknya…Foto di bawah ini, hanya ingin mengambill, steg yang ada dermolennya, dan yang sedikit manusia…Hahahahahahaha…!!!

Dan panasnya juga dubilah…Setelah sedikit jalan kiri kanan, malah Eva dan Daniel yang berkata, malas menuruskan ke pantai…Jadi kami, akhirnya menuju ke satu Mal dan di sana Dj. ingat, ada warung kecil yang jualan makanan Indonesia. Tapi anak-anak belum lapar, jadi kami hanya beli bakpao saja. Ternyata, penjualnya, orang dari Ciumbuleuit di Bandung, berarti tetangga dan bisa ngobrol dalam bahasa Sunda…Hahahahahaha…!!! Asyik makan bakpao dan ngobrol, juga lupa ambil foto…. Hahahahahahahaha…!!!

Okay, karena anak-anak sudah merasa puas, maka kami segera akan meninggalkan Scheveningen dan Dj. tawarkan untuk ke Madurodam. Tapi semua ogah, ya sudah….Ini malah foto di depan Mal di Scheveningen….Tapi ke arah Tramm, karena kebetulan ada Tramm tua yang lewat…

Okay…Itu tadi sedikit cerita liburan kami di Belanda. Mohon maaf, bila banyak kata-kata yang kurang berkenan…
Saat Dj. nulis ini oret-oretan, di Mainz atau Jerman pada umumnya, udara sangat panas, dan saat ini sekitar 38° C.
Dan diperkirakan, selama bulan Agustus ini, tetap akan panas… Jujur malas bergerak, karena tidak bergerakpun sudah keluar keringat…. Hahahahahahahahaha…!!! Padahal Dj. lihat di HP, di Jakarta, Semarang dan Surabaya, hanya sekitar 24°C. sampai 28°C.

Terimakasih untuk perhatian anda semuanya, semoga belum bosan membaca oret-oretan Dj. Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN kita Yesus yang adalah Kristus, selalu menyertai kehidupan kita.

 

Salam manis dari Mainz
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

10 Comments to "Jalan-jalan ke Volendam"

  1. Lani  16 August, 2018 at 08:14

    James: Apakabar lama kaga ngobrol………msh kademen kah?

  2. Dj. 813  13 August, 2018 at 21:28

    Terimakasih untuk semua jempol nya…
    Salam,

  3. Dj. 813  13 August, 2018 at 21:27

    Hallo Cak Gun….
    Terimakasih sudah mampir…. juga untuk Informasi cuaca di Surabaya.
    Bagaimana kalaubawal tahun, apakah juga sejuk…?
    Salam Sejahtera dari Mainz.

  4. Gunawan Prajogo  13 August, 2018 at 14:33

    Memang, saat ini di Surabaya tidak terlampau panas karena tiupan angin dingin dari Australia.
    Siang hari sampai sore mungkin 28 deg C, menjelang malam hari pukul 1900 sampai 0600 mungkin 24 deg C. Nyaman temperatur udaranya dibandingkan bisanya 31 – 38 deg C. Happy travelling kepada mas Djoko beserta Keluarga.

  5. Dj. 813  12 August, 2018 at 22:48

    Hallo James . . .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Terimakasih sudah mampir . . .
    Salam Sejahtera dari Mainz .

  6. Dj. 813  12 August, 2018 at 22:46

    Hallo Yu Lani . . .
    Mahalo Yu, sudah mampir . . .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Sudah banyak yang berkata demikian yu…
    Okay ,okay sajalah . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam manis dari Mainz

  7. Dj. 813  12 August, 2018 at 22:44

    Hallo Baltyra . . .
    Terimakasih sudah menayangkan oret-oretan Dj.
    Semoga sehat dan sukses selalu . . .
    TUHAN MEMBERKATI . . . ! ! !

  8. James  8 August, 2018 at 10:48

    wuah kalah speed oleh mbak Lani euy…ci Lani itu sih bukan hanya Benyamin Sueb tapi itu adalah Kumis Gatotkaca lagi memakai baju tradisonal Belanda, Gatotkaca nya sedang mampir terbang ke Belanda

  9. Lani  7 August, 2018 at 23:10

    Mas DJ: Jadi bernostalgia pernah kluyuran dan blusukan di Volendam tapi ora foto2 dgn baju tradisional Belanda.

    Foto lama sebelum ada Daniel menurutku mas mirip Benyamin Sueb……dlm film si Pitung…..hahaha

  10. Lani  7 August, 2018 at 22:53

    Mas nomer 1…..aku balap James

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.