Naif

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA, YANG BERBAHAGIA…

Saat Dj. nulis ini, masih harus tertawa, mengingat kejadian yang cukup lucu. Olehnya Dj. ingin bagikan kepada anda semua…Hahahahahahahaha…!!!

Seperti di atas, judulnya sudah cukup menjelaskan, kata NAIF sering membikin kita tertawa, tapi kadang bisa juga cukup menjengkelkan. Kejadian yang kami alami, jauh dari menjengkelkan, tapi malah membikin kami sekeluarga semua tertawa…

Kejadian yang sangat sederhanya saja, seperti biasanya, kalau akhir pekan, anak-anak ngumpul di rumah. Kami bikin renungan, sarapan bersama dan kadang sampai makan siang, bahkan kadang mereka sampai malam ada bersama kami.

Namun itu, juga jarang, karena mereka akhir pekan memiliki acara sendiri-sendiri. Seperti biasanya, kalau mereka akan pulang, dulu oma, menyuruh cucu-cucu untuk pamitan ke opa Dj. Dan opa selalu kasih uang saku untuk David yang sudah mengerti uang dan bisa menggunakannya.

Nah ya, sekarang cucu Sarah sudah akan masuk kelas 1 SD dan waktunya dia juga dapat uang dari opa. Walau Laura masih umur 4 tahun, tapi kalau Sarah dapat sesuatu, maka Laura juga harus dapat. Karena akan terjadi sesuatu, bila Sarah dapat dan Laura, tidak dapat…Nah ya, namanya juga kanak-kanak…Olehnya, kalau mereka datang, opa harus siap uang receh…Hahahahahahahaha…!!!

David sudah mengerti harga setiap mata uang, karena dia sudah duduk di kelas 7. dan dia tidak pernah protes, kalau Dj. kasih uang. Bahkan dia sering berkata, opa…uang yang minggu lalu, masih ada.

Tapi adik-adiknya ini sangat lucu, pertama Dj. kasih uang untuk Sarah dan Laura, juga tidak ada yang protes. Karena Dj. kasih uang yang sama, tapi minggu lalu, karena uang opa kebanyakan logam, maka opa juga kasih dengan nilai yang sama. Yaitu, setiap anak, Dj. kasih € 5,-, tidak banyak, karena Sarah dan Laura belum bisa menggunakan itu uang, paling mereka masukan ke tabungan. Inilah uang yang Dj. kasihkan ke David.

Dan ini yang Dj. kasihkan ke Sarah. 2 X €2,- dan 1 X €1,- jumlahnya 3 coin tapi nilainyanya juga € 5,-

Dan untuk Laura, Dj. kasihkan juga € 5,- (2 X €2,- dan 2X € 0,50 Cent)

Yuuuup, setiap anak dapat € 5,- Tapi ada yang protest dan sedikit hampir nangis…Opa Dj. bertanya, ada apa…???
Sarah jawab, mengapa Laura dapat lebih banyak (jumlahnya). Saya hanya dapat 3 coin dan Laura, dapat 4. Jelas opa jadi tertawa dan menjelaskan, bahwa harganya sama, itu. Tapi dia tidak mau tahu dan minta juga 4 coin.

Akhirnya opa kasih Sarah uang yang lain, yang masih ada di dompet opa. Sekarang Sarah dapat € 2,- € 1,- dan 4 X € 0,50 Cents

Jelas, dia sangat happy, tapi sekarang gantian si Laura yang mewek…Oalaaaaah, jadi mau bikin apa…???

Puji TUHAN…!!! Omanya melihat dan omanya tukar uang Laura dengan uang yang sama dengan apa yang Sarah terima…Baru mereka semua Happy dan David pun ikutan geleng kepala dan ikut juga tertawa…Hahahahahahahahaha…!!!

Inilah anak-anak, mereka belum mengerti nilai uang, mereka hanya melihat jumlahnya saja. Walau beberapa kali dijelaskan, bahwa nilainya sama, tapi mereka tidak meu mengerti…

Nah, sekarang, kami harus menyiapkan uang kertas saja, agar sama semuanya…Sarah dan Laura, walau beda 1 tahun lebih, tapi badan mereka sama besarnya, bahkan Laura, sedikit lebih berat daripada Sarah.

Juga soal yang sebenarnya kecil saja, tapi mereka bisa rebutan…Saat di Mc. Donald, omanya tanya ke mereka, mau minuman apa. Sarah dan Laura, masing-masing milih minuman yang disukainya. Tapi Laura diam-diam coba minuman omanya, lalu minumannya sendiri dia tidak minum lagi. Jelas…. Sarah juga ingin coba dan hal yang sama terjadi dan akhirnya mereka berdua minum minuman omanya…Hahahahahahaha…!!!

Nah itu tadi, sedikit cerita ke NAIF an anak-anak yang sering membikin kami tertawa…

Dj. yakin, anda juga pasti pernah melihat, bagaimana anak-anak anda yang lucu-lucu…

Mohon maaf, bila banyak kata-kata yang tidak pada tempatnya.

Terimakasih, untuk perhatian anda semuanya…Terimakasih kepada pengasuh Baltyra, yang belum bosan, untuk menayangkan oret-oretan Dj.

Kiranya, Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kehidupan kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

11 Comments to "Naif"

  1. Djoko Paisan  3 September, 2018 at 20:23

    Hallo Alvina…
    Terimakasih sudah mampir…
    Itulah anak-anak….
    Kita dulu, juga demikian…
    Dan masih banyak orang dewasa yang naif….
    Terlalu lurus jalan nya….
    Taidaj flexible…

    Salam.manis dari Mainz.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.