K-POP

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

DIGUYUR hujan rintik di acara penutupan Asian Games XVIII 2018, saya bersama anak-anak iseng melihat nobar acara penutupan di halaman Istora. Orang penuh! Tua muda kayak miskin goblok pinter, kumpul nobar rela berdiri digerimis hujan. Padahal di rumah lebih asyik nonton. Tapi “Energy of Asia’ memang menggema.

Tiba-tiba wajah cerah penuh senyum muncul dilayar lebar. Dan orang itu begitu bahagianya menyaksikan AG 2018, lalu memberi salam cinta a la K-Pop untuk Jakarta dan Palembang. Tanda terima kasih dan cinta. “You did it!”. Sontak penonton nobar gemuruh bersorak melihat Presiden OCA (Dewan Olimpiade Asia), termasuk anak-anak saya K-Pop lovers. Saya tak paham awalnya, karena K-Pop hater. (Giliran gubernur Jakarta cium obor, disoraki penonton nobar. Nah, ini saya paham).

Pertama kali malam itu saya melihat wajah Presiden OCA Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah ceria riang bahagia. Sejak mengikuti berita persiapan AG 2018 di awal 2015, wajah Om Al Sabah ini, selalu ‘sepet’ (cemberut). Apalagi bila dia berkala ke Indonesia tiap 6 bulan melihat persiapan AG 2018 yang bikin dia ‘was-was’, walau statemennya tetap positif dengan bahasa halus selalu memberi ultimatum. Om Al Sabah sadar, Jakarta tak mengemis minta jadi tuan rumah AG 2018, tapi ditunjuk OCA. Jadi dia menjaga perasaan Indonesia soal persiapan AG 2018 yang dadakan ini.

Selama 3 tahun persiapan, Om Al Sabah bolak-balik ke Indonesia dengan wajah sepet, masih ‘terhibur’ oleh Menpora RI Imam Nahrawi yang pandai berbahasa Arab bila bercakap dengannya (dia lulusan tarbiyah sastra Arab UIN Sunan Ampel Surabaya). Apalagi selama persiapan AG 2018, kadang menpora RI ‘nebeng’ ikut menyelesaikan masalah Indonesia yang ‘di’banned’ FIFA. Om Al Sabah ini juga anggota komite eksekutif FIFA. Mereka kadang berdua berbincang dalam bahasa Arab. Om Al Sabah ini bila memakai stelan jas, rambutnya gondrong. Funky. Dia kaya dan anggota Dinasti Al Sabah, penguasa Kuwait.

Tapi malam pembukaan dan penutupan AG 2018, Om A Sabah, tak memakai bahasa Arab lagi. Dia memakai gesture K-Pop untuk menunjukkan rasa terima kasihnya kepada Jakarta dan Palembang.

❤️”You did it!”❤️

 

 

2 Comments to "K-POP"

  1. Sumonggo  6 September, 2018 at 11:30

    Aku cinta kalian ……
    Ingin Asian Games setiap hari karena telah membersihkan layar televisi dari sinetron sampah ….

  2. Ariffani  5 September, 2018 at 00:07

    Ahjuzzi sarangheyo❤❤❤

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.