Mencoret Bendera HTI

Chandra Sasadara

 

Artikelku “Menolak HTI = Anti Islam?” Mei lalu memantik perdebatan, pemicunya adalah ilustrasi gambar bendera HTI yang dicoret. Ada yang tak terima lambang partai itu dicoret dengan alasan di bendera itu ada kalimat syahadat di dalamnya.

Berikut ini perdebatannya:
.
Kawan: Tolong ilustrasinya jangan disilang itu merupakan sahadat kami. Jangan dicoret, itu melukai kami!
.
Aku: Itu bendera partai!
.
Kawan: Tapi njenengan faham tho tulisan itu!
.
Aku: Jangan buat syahadat kami begitu rendah, hanya setingkat bendera partai, bisa kan? Karena kami paham, maka kami tak relah ikrar tauhid kami direndahkan menjadi setingkat bendera partai.
.
Kawan: Apapun itu, Anda telah mencoret syahadat kami!
.
Aku: Anda tahu bedanya syahadat dan lambang partai? Kecuali Anda tak bisa membedakannya?
.
Kawan: Saya tidak peduli itu partai atau golongan apa, itu merupakan sahadat kami, tolong dihargai itu.
.
Aku: Sampaikan keluhan Anda kepada partai yang telah merendahkan syahadat dengan menjadikannya sebagai lambang partai. Kami menolak partainya, gerakannya, termasuk atribut kepartaiannya.
.
Kawan: Silahkan Anda menolak partainya, gerakannya, termasuk atributnya, tapi perlu anda ingat itu syahadat kami.
.
Aku: Kalimat itu juga syahadat para muslim lain (yang anti-HTI), yang tak suka syahadatnya digunakan sembarangan dan direndahkan menjadi lambang partai.
.
Kawa: Kami sampaikan langsung keluhan kami kepada saudara.
.
Aku: Sekali lagi, sampaikan keluhan saudara kepada HTI yang telah menggunakannya sebagai lambang partai.
.
Kawan: Anda yang membuat status dengan ilustrasi tersebut. Mohon sekiranya bisa diganti dengan yang lebih elegan dan santun.
.
Aku: Bendera HTI dengan coretan itu bertebaran di google. Anda juga bisa menyampaikan keluhan kepada google.
.
Kawan: Saya hanya mampu sampaikan kepada saudara. Mengingat kita masih saudara.
.
Aku: Selama HTI tak mengganti benderanya dengan lambang lainnya. Selama goolge tak mengahapus coretan itu. Selama FB tak mengkategorikan sebagai bentuk ujaran sarah. Coretan itu akan menempel di lambang itu.
.
Kawan: Ok, tugas saya telah saya sampaikan kepada Saudara, semoga yang saya sampaikan bisa membuka mata batin semua saudara-saudara kita muslim di seluruh dunia bahwa kalimat itu merupakan sahadat umat Islam.
.
Kawan lain: Bilang saja “aku HTI.” Mulek ae…

 

#MakarBerkedokTauhid

#KamiBersamaBanser

#KoalisiPrabohong

 

2 Comments to "Mencoret Bendera HTI"

  1. Lani  30 October, 2018 at 23:23

    Hajar bleeeeeeeeh……..sampai krungkep setuju dgn komentar Pam-Pam

  2. [email protected]  25 October, 2018 at 15:59

    HAJAR TERUS!!!!

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.