Red Velvet Crinkle Cookies

Hennie Triana Oberst

 

Memasuki bulan Desember terlihat kesibukan masyarakat di sini menyiapkan kue kering, sebahagian orang sudah lebih dahulu memulainya, sebelum masa Advent tiba. Suasana sukacita dan keindahan hiasan menyambut Hari Natal juga terlihat di mana-mana. Masa sukacita, masa berkumpul dengan keluarga dan orang-orang tercinta.

Ingat masa kecil dulu, kedua almarhum orang tua kami sering mengajak kami berkunjung ke rumah teman-teman mereka yang merayakan Natal. Juga ketika masa sekolah dulu di Medan, kami biasa mengunjungi teman-teman yang merayakan Natal. Sebaliknya, mereka juga akan gantian berkunjung ke rumah kami ketika Idul Fitri.

Tradisi saling mengunjungi seperti ini, di negara yang aku tinggali sekarang ini ruang lingkupnya sangat kecil. Biasanya hanya seputaran keluarga dan teman-teman yang sangat dekat saja, tetapi begitupun, sukacita itu akan dirasakan siapapun yang tinggal di sini. Karena perayaan Natal, khususnya di sini, identik dengan kebersamaan, cinta kasih dan berbagi kebahagian kepada sesama, terutama kepada anak-anak.

Setiap tahun jika tak ada rencana untuk pergi liburan yang jauh, biasanya aku membuat kue-kue kering juga. Tahun ini aku mencoba red velvet crinkle cookies, kue kering yang menurut informasi yang aku baca biasa dibuat di Amerika. Untuk beragam kue yang cantik memang (menurutku) kue di Amerika itu sangat menginspirasi, tapi kadang aku buat dengan mengurangi takaran gulanya, untuk lidahku terlalu manis.

Kue ini menurutku sangat gampang dibuat, berikut resepnya:

Bahan:
4 kuning telur
8 sm butter yang sudah dilelehkan
1 cup gula pasir
3 bungkus gula vanili
1 ½ cup tepung terigu
3 sm coklat bubuk
1 ½ st backing powder
1 st vanilla ekstrak
1 st pewarna makanan, warna merah
*Gula tepung secukupnya (untuk membalur kue)

Cara membuat;
– Kocok telur dan gula hingga rata. Masukkan butter, bubuk coklat, vanilla ekstrak, aduk rata.
– Diikuti tepung, backing powder dan pewarna. Aduk hingga betul-betul tercampur rata.
– Simpan adonan di lemari es sekitar 2 sampai 4 jam.
– Bentuk adonan dengan scoop cookie atau bisa gunakan 2 buah sendok.
– Gulingkan di atas gula tepung sampai terbungkus rata.
– Panggang selama 15 menit di oven yang telah dipanaskan dengan temperatur 160°C.
– Angkat, biarkan sekitar 2 menit, pindahkan ke cooling rack, hingga dingin.
– Simpan di wadah yang kering dan tertutup.

Selamat mencoba!

Selamat merayakan Hari Natal untuk teman-teman yang merayakan.

 

Salam damai dan kasih
Germany, 11122018

 

 

15 Comments to "Red Velvet Crinkle Cookies"

  1. Hennie Oberst  1 January, 2019 at 05:00

    EA Inakawa, boleh juga nih idenya. Siapa tahu nanti terwujud hehehe…

  2. Swan Liong Be  31 December, 2018 at 20:46

    @Henny & semua teman dari Baltyra: Selamat Tahun Baru 2019, semoga semua at least sebagian besar cita² terkabul dalam tahun ini dan selanjutnya, terutama jaga kesehatan!

  3. EA.Inakawa  31 December, 2018 at 10:54

    Mantul Hennie, mantap betul !…..ber awal dari sedikit ntar bisa buka toko Roti di Medan seperti Toko Mayestik & Aroma atau C & F, salam sehat

  4. Hennie Oberst  30 December, 2018 at 19:14

    Pak Swan Liong Be, sama, saya juga suka Kaasstengels. Saya biking juga tahun ini, karena nggak manis jadi makan banyak pun sering nggak terasa hahaha…

  5. Swan Liong Be  28 December, 2018 at 15:44

    Aku paling suka Kaasstengels, stoples penuh bisa tak habisin, yang manis² kurang suka!

  6. Hennie Oberst  28 December, 2018 at 15:31

    Iya Tammy,, terima kasih sama-sama. Memang bosen juga kalau anak libur panjang, kelamaan pasti nanya, mau ngapain hehehe…
    Selamat mencoba.ya. Kapan-kapan main ke Jerman ya.

  7. Hennie Oberst  28 December, 2018 at 15:28

    Terima kasih mas Handoko. Boleh, dengan senang hati.

  8. Tammy  28 December, 2018 at 12:59

    Tengkiu resepnya, Hen. Cantik merah gitu. Mumpung libur panjang, boleh juga bikin kue sama anakku. Sehari-hari bingung mau ngapain.

  9. Tammy  28 December, 2018 at 03:12

    Thanks Hennie resepnya. Anak libur panjang bingung mau ngapain. Bisa bikin kue ini, dia kayaknya bakal doyan.

  10. Handoko Widagdo  27 December, 2018 at 21:30

    Nanti bisa dipraktikkan kalau ke Solo ya.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.