Catatan dari Rural Entrepreneurship Flores

Dwi Setijo Widodo

 

Ini cerita bukan tentang cabe Flores yang kecil-kecil ternyata pediiisss ngeri! Bukan juga tentang pasar sore di Kampung Wuring, Maumere, dimana foto ini saya ambil kemarin sore, 8 November 2018. Tapi ini tentang sebuah kebaikan yang tulus dari seorang ibu penjual bumbu-bumbu dan sayuran di sana.

Saat saya melihat cabe ini, tiba-tiba saya ingat saya ingin menanam cabe rawit Flores ini di halaman rumah saya. Saya pun bertanya ke si ibu penjual apakah saya bisa membeli cabe ini barang seribu atau dua ribu Rupiah. “Untuk saya tanam di rumah,” begitu saya menjelaskan. Oh ya, satu gelas kecil seperti di foto dijual oleh si Ibu hanya lima ribu Rupiah.

Jawaban si Ibu cukup mengangetkan saya. “Kalau hanya untuk tanam, ambil saja, Pak. Tidak usah beli.” Demikian si Ibu sambil mengambilkan sejumput dan meraih tas plastik baru untuk mengantongi cabe-cabe itu.

“Wah, jangan, Bu. Tidak enak saya. Saya beli saja,” saya kembali menawarkan karena saya yakin beliau pun membeli cabe-cabe itu untuk beliau jual. “Tidak, Pak. Untuk tabur to?” Si Ibu menjawab pertanyaan saya sambil melanjutkan, “Ini sudah, saya tambah lagi,” kali ini bibit cabe saya yang sejumput menjadi dua jumput. Cukup banyak.

Saya terharu dan saya pun berterima kasih dengan kebaikan si ibu. Ini menjadi kenangan yang tak terlupakan dalam perjalanan saya kali ini. Berkah berlimpah selalu, ya Bu. Laris manis.

 

Maumere, 9 November 2018

 

 

One Response to "Catatan dari Rural Entrepreneurship Flores"

  1. Alvina VB  23 February, 2019 at 01:58

    Begitulah pengalaman dengan orang2 kecil mas Dwi, mereka tetep tersenyum dan baik hati, walaupun kita tahu secara financial mereka masih kekurangan. Coba dibandingkan dengan pedagang spt ibu ini di kota besar spt Jakarta, ceritanya bisa beda jauh.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.