Pada Februari yang Basah

Dewi Aichi – Brazil

 

Pada Februari yang basah, gelap.

Saat semua ketidakmungkinan menjadi satu, seperti hati kita. Bisikan cinta tak pernah habis, hanya kadang-kadang ia berlalu bersama angin, sehingga hadirnya tak bisa diharapkan. Bisikan cinta tak pernah reda, hanya kadang ia menjauh, sehingga suaranya tak terdengar.

Pada Februari yang basah, mengusik nyaliku menggambar mimpi pada awan hitam yang menggantung di langit kelam. Dan perlahan aku memandang tetes air bak embun pagi.

Hujan mempercepat kelam, membuai rindu, dan mengurung rasa dalam pertapaan. Inikah yang membuatmu senyap?

 

São Paulo, 5 Februari 2019 (14:33)

 

 

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona. Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

6 Comments to "Pada Februari yang Basah"

  1. Dewi Aichi  4 March, 2019 at 21:15

    Laniiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii…wkwkwwkw…artis pokokmen, nyanyi di youtube haha..ayo duet..

  2. Dewi Aichi  4 March, 2019 at 21:14

    Alvina, dibaca lagi Februari tahun depan Vin haha….wong pak lurah yang nerbitin nih udah penghabisan Februari, dibacanya Maret deh…

  3. Dewi Aichi  4 March, 2019 at 21:13

    James, di Brasil carnaval, banyak hujannn makanya bikin puisinya basah haha

  4. Lani  3 March, 2019 at 13:57

    DA wah tambah aktifitas setelah jadi penyanyi di youtube saiki berpuisi…….jiaaaan jebolan Pakem memang mantaaaaaaaffffffff kkkkk

  5. Alvina VB  3 March, 2019 at 12:23

    February dah lewat Dew, hello March! Puistis buat malam mingguan euy….

  6. James  1 March, 2019 at 10:48

    DA, februari disini mah kering puanas euy, thanks buat artikel terpendek nya yang mendung lagi

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.