Urang-aring Atau Orang-aring?

Dwi Setijo Widodo

 

Jalan-jalan siang ini dari rumah mengantar baju kotor ke ibu laundry langganan saya. Mata saya langsung tertuju ke gerombolan rumput liar di sebelah kiri saya. Lho…ini kan tanaman yang saya cari-cari sampai diambilin teman saat ke Jatiluwih beberapa waktu lalu. Ternyata tumbuh subur di sekitar rumah yang memang masih ada daerah persawahannya.

Eclipta prostrata nama Latinnya. Kita sih kenalnya dengan nama urang-aring, atau ada juga yang menyebut orang-aring. Terkenal sebagai campuran untuk minyak rambut karena berkhasiat menyuburkan dan menghitamkan rambut. Tapi ternyata, menurut catatan leluhur, tanaman ini juga punya banyak manfaat yang lain lo.

Itulah nikmatnya kalau tinggal di kampung sekaligus lingkungan masih terjaga. Masih banyak harta karun yang tinggal dimanfaatkan asal mau melestarikan. Oh ya, gak usah diperdebatkan pilihan mau orang-aring atau urang-aring. Yang penting, tetap pilih saya saja… 

 

 

5 Comments to "Urang-aring Atau Orang-aring?"

  1. Alvina VB  9 March, 2019 at 12:15

    Gak tahu mbakyu Lani, apa masih ada shampoo orang-aring. Duluuuu kl gak salah ya…. model iklan shampoonya Rini S Bono

  2. Lani  3 March, 2019 at 14:12

    AL Aku juga masih ingat zaman jadoel ada shampo urang-aring/orang-aring. Apakah shampo itu masih ada? Itu terbuat dari daun pohon urang-aring kah? Pada zaman jadoel shampo itu mmg sgt terkenal….

  3. Alvina VB  3 March, 2019 at 12:47

    Thanks buat artikelnyai. Saya lagi aktif ngumpulin tumbuh2an yg jadi pewarna alam. Jadul, sampo orang-aring yg saya pake buat penyubur rambut.

  4. James  3 March, 2019 at 09:53

    orang aring, urang aring, asal jangan Uang Aing aja kata orang Sunda

  5. James  3 March, 2019 at 09:52

    orang aring, urang aring, asal jangan Uang Aing saja kata orang Sunda

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.