Indonesia di Awal 2019

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA YANG BERBAHAGIA….

Sebelumnya, perkenankan Dj. untuk minta maaf…Karena beberapa bulan ini tidak muncul di Baltyra. Dan perkenankan Dj. juga sedikit bercerita akan pengalaman Dj. selama 10 minggu mengembara keliling Jawa, Makassar dan Bali.

Baiklah, jujur hal ini sebenarnya dimulai dengan ocehan iseng saja dan tanpa berpikir panjang. Dj. tiba-tiba nyeletuk ke Susi….Bagaimana kalau Dj. 3 bulan keliling Indonesia, terutama untuk bernostalgi naik K.A keliling Jawa, mengingat ayah yang mana dulu Dj. sering diajak naik KA dari Semarang ke Surabaya dan kembali.

Susi: Maksud mu, bagaimana…???
Dj.: Nah ya, hanya iseng saja, tidak usah terlalu serius lah

Eeeeee… ternyata istri satu ini menanggapi serius dan malah memberi saran yang baik. Susi: Kamu kan sudah pensiun dan banyak waktu, silahkan saja, mumpung masih kuat…

Waduuuuh, kok malah jadi dapat angin sejuk dan Dj. kembali bertanya, benaran nih…??? Susi: ya benar lah, kita tidak tahu, apa yang akan terjadi, besuk, minggu depan, bulan depan atau tahun depan.

Mumpung sekarang kamu masih kuat, jalan saja….Waaaaaaaw…jadi semakin semangat, melihat lihat harga dan jadwal ticket Frankfurt ke Jakarta.

Percakapan ini sebenarnya sudah hampir 1 tahun lalu, yaitu Sommer bulan Juli 2018 lalu. Susi hanya menegaskan, kalau bisa ya jangan saat Natal, agar Natal, kita bisa kumpul, jadi perkiraan awal 2019.

Dia masih menambahkan, 3 bulan cukup kan…???

Dj.: jelas lebih dari cukup, 3 bulan = 90 hari, jadi Dj. mulai menghitung, berapa biaya yang harus dikeluarkan.

Karena penginapan, makan siang dan malam dan biaya transport selama di Indonesia. Maksud Dj. karena Susi sudah kasih lampu hijau, maka Dj. juga harus tahu diri dan 90 hari tidak mungkin tinggal di Hotel bintang 5 to…

Okay, setelah berbincang kiri kanan dan juga melibatkan anak-anak, karena mereka juga ingin kasih saran. Akhirnya Eva yang mencari Ticket dengan Singapore Airline.

Juga cari Ransel, o…ya…Karena Dj. ingin kali ini, sendiri dengan hanya bawa ransel saja (backpacker). Sok tahu ya, umur mendekati 70 dan masih ingin bergaya seperti anak muda…Hahahahahahaha…!!!

Okay, setelah semua persiapan matang dan tanggal 9 Januari tiba, maka Dj. diantar Susi, Eva dan Daniel ke airport Frankfurt. Inilah opa yang ingin dilihat muda, ke airport saja masih diantar…

Anda bisa bayangkan, saat Dj. diantar ke airport, di mainz, suhu miniis 14°C.

Image1

Hati semakin berdebar saat sampai di airport…Beberapa kali Dj. mudik sendiri dalam keadaan duka karena ada saudara yang meninggal, jadi harus mudik. Tapi kali ini, Dj. hanya ingin jalan-jalan saja dan belum pernah sendirian, paling tidak berdua dengan Susi. Jadi kali inpun perasaan campur aduk, antara senang dan sedih, meninggalkan keluarga.

Setelah Check In, kamipun masih sempat berbincang sambil minum susu coklat di Cafe dan semua nasehat dari istri dan juga Eva yang selalu mengingatkan. Sampai di Singapura ganti pesawat dan semuanya sudah aku siapkan di Map papa.

Okay….

Hanya Daniel yang diam dan saat Dj. tanya, apa kamu tidak mau nyusul, agar papa tidak sendirian.

Daniel: Mau sekali, tapi kan harus kuliah.

Setelah berpisah dan melalui pemeriksaan barang, akhirnya Boarding.
Dj. hanya melamun, seandainya dua kursi di samping Dj. kosong, kaki bisa selonjor…Hahahahahaha…!!!

Ternyata hanya impian belaka…???

Karena ada 1 anak muda yang duduk ditengah dan setelah sedikit ngobrol dengan dia dan belum lama terbang, 1 kursi masih kosong. Yang aneh pula, setelah dapat makan, ini anak muda, Dj. pikir ke WC, tapi ternyata dia tidak datang lagi…

Puji TUHAN…!!!

Padahal Dj. lihat semua tempat duduk penuh, tapi special untuk Dj. dikasih 3 kursi…Hhahahahahahaha…!!! Semua berjalan lancar dan pindah pesawatpun lancar, walau sedikit lari-lari, karena tempat Boarding cukup jauh. Dan Dj. pun sampai di Jakarta dan adik Dj. dimas Bambang bersama istri, seperti biasa, setia menjemput Dj. walau mereka salah terminal dan harus naik kereta kemana Dj. keluar dan sedikit menunggu

Tanggal 10 malam Dj. sampai dan di rumah adik sudah disiapkan makan malam.

Waduuuuuh…!!! Makan buntil, lama sekali tidak merasakan buntil dan memang mak Nyuuus…!!!

Sayang Dj hanya 1 malam saja di Jakarta, karena tanggal 12 akan ada cucu Dj. di Bandung yan akan menikah. Jadi tanggal 11, Dj. sudah harus ke Bandung. Puji RUHAN…!!! Lurah Baltyra, masih sudi menemui Dj. dan memberi hadiah 1 buku. Terimakasih dimas Josh Chen…!!!

Tanggal 11 pagi sudah ada teman yang sudah seperti saudara, menjemput Dj. di Serpong dan mengantar Dj. agar bisa bertemu dengan saudara di Karawaci. Puji TUHAN, perjalanan lancar dan kami sudah ditunggu di salah satu Restaurant, untuk makan siang. Rachmadi bersama istri, Lie dan Widiastuti dan juga anak Dj, yang paling setia dan selalu ada kalau kami mudik, si Sierlie.

Satu kebahagiaan tersendiri, bisa bersama mereka yang begitu baik terhadap Dj. Juga Lie, special membelikan Dj. buah Matoa yang sangat manis rasanya.

Dan setelah makan siang, Dj. masih diajak main ke rumah Wid dan Lie.

Setelah dari Rumah Wid dan Lie, maka mereka mengantarkan Dj. dengan kendaraan ke Hotel di Bandung.

Sayang sekali, mereka tidak bisa lama, bahkan Dj. tawarkan untuk menginap di Hotel. Namun mereka besuknya sudah harus sibuk pelayanan, maklum mereka Gembala di satu Gereja.

Okay, setelah koper Dj. dibawa kembali oleh Wid dan Lie, karena dari Bandung Dj. akan start backpacker. Sedang di koper hanya oleh-oleh untuk keluarga di Indonesia. Sedemikian baiknya Wid dan Lie, mereka akan mengirim koper Dj dari Jakarta ke Surabaya.

Okay….

Untuk sementara Dj. akhiri cerita ini dan minggu depan, kalau anda semua berkenan, akan Dj. lanjutkan pengalaman berikutnya. Masih sangat panjang, perjalanan ke depan. Mohon sabar, pasti Dj. akan menemui anda semuanya di hari Selasa minggu depan.

Okay…???

Sekali lagi, mohon dimaaafkan bila banyak kata yang salah ketik dan juga kata-kata yang kurang berkenan.

Kiranya Kasih dan Berkat (Damai Sejahtera) TUHAN menyertai kita semuanya.

Salam manis dari Mainz,
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

29 Comments to "Indonesia di Awal 2019"

  1. Dj. 813  17 July, 2019 at 19:53

    Jelas ada dong dimas…
    Mosok sdh diteng8k, dikasih bukunpula…
    KAMSIA….!!!!

  2. J C  17 July, 2019 at 09:36

    Weladalah…ada foto saya juga…

  3. Dj. 813  15 June, 2019 at 02:00

    Aloha yyu Lani . . .
    Mahalo yu, sudah mampir . . .
    Benar sekali yu, walau banyak maknan yang lain, tapi kalau ada buntil, semua tidak dilihat lagi .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !

    Juga benar sekali, buah Matoa, mirip kelengkeng, hanya sedikit lebig besar .
    Itu buah asli Irian , tapi Dj. dengar, banyak macam nya .

    Yang jelas, rasa nya sangat enak . . .
    Siapa tahu di Hawaii ada . . . Atau minta kjiriman dari Indonesia .
    Salam manis dari Mainz .

  4. Lani  14 June, 2019 at 07:13

    Mas DJ: Weruh Buntil…….hadoh njur ngecessssss………
    Buah Matoa? Belum pernah mencicipi apakah itu buah asal Papua? Kulit luarnya hijau, dalamnya mirip Kelengkeng/Leychee/Rambutan isinya ditengah rasanya manis???? Jadi ingin mencoba……….

    Lurahe nampak ceria……..

  5. Dj 813  4 June, 2019 at 18:04

    Terimakasih Mei , susah mampir.
    Itu sudah ada lanjutqn nya ( yang ke 2 )
    Dalam.manis dari Mainz, juga utk adiknya yang manis…

  6. Nur Mberok  4 June, 2019 at 16:23

    Yeayyy akhirnya ada kisah si backpacker … Lanjuttt!

  7. Dj. 813  2 June, 2019 at 20:14

    Evy.
    Terimakasih sudah mampir…
    Sabar ya, itu baru aeal dan masih banyak yang akan mzncul.
    Tunggu minggu depan, muncul lanjutan nya.
    Salam,

  8. Evi Irons  2 June, 2019 at 17:21

    Yahhh….koq ceritanya Cuma sebentar?!?!

  9. Dj. 813  2 June, 2019 at 00:18

    Dimas Josh Chen . . .
    Matur Nuwun, sudah menayangkan oret-oretan Dj.
    TUHAN MEMBERKATI . . . ! ! !

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.