Kerinduan Sang Dewi Aichi

Wahyu Wibowo

 

Senja di Ipanema kala itu

Ketika mentari jingga diam-diam tersipu 
Menyapa ombak dengan nada-nada merdu 
Suara alam yang terengkuh dinding kalbu 

Sementara sang rembulan muncul perlahan 
Mengusap cahaya beranjak di balik awan
Ada engkau aku dan jarak yang memisahkan 
Hela nafas yang mencoba tegar tetap bertahan

Ada jejak yang tak pernah usang 
Saat kepak kepak rasa berpendar melayang 
Tentang kisah yang pergi bersama waktu 
Perjalanan yang menyapa taqdirku 

Wajah-wajah lama berbicara tentang cinta 
Melodi abadi yang mengoyak simpul jiwa 
Kehangatan dari sebuah kebersamaan 
Termakan taqdir dari sebuah kenyataan 

Kesetiaan antara ada dan tiada 
Pertemuan adalah harta paling berharga 
Menghitung hari-hari yang berlalu 
Menitipkan kata-kata di tepian telaga sendu 

Pada altar suci janji yang bersimpuh 
Doa-doa seakan berlomba tuk bersauh 
Kutitipkan selembar kisah ini 
Kerinduan dari sang dewi sunyi

 

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.