Indonesia di Awal 2019 (4)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO…!!! DAN SALAM JUMPA DENGAN ORET-ORETAN DJ DI MINGGU INI….

Perkenankan Dj. melanjutkan cerita minggu lalu…Benar sekali, yang mana seharusnya Dj. masih di Purwokerto, karena hotel di Purwokerto sudah kami book untuk 7 hari.

Sayang sekali, karena saat di Bandung, Dj. mendapat kabar, bahwa ada cucu di Surabaya yang akan menikah tanggal 19, maka
tanggal 17 Januari harus meninggalkan Purwokerto menuju ke Semarang.

Lho kok malah ke Semarang…??? Ya, kalau dari Purwokerto ke Surabaya, maka Dj. pikir lebih baik ke Semarang lebih dahulu, walau hanya untuk 1 malam saja di Semarang, untuk nyekar, atau mengunjungi makam orang tua.

Ya begitulah, walau pembatalan hotel di Purwokerto tidak dikenakan denda, karena kebaikan Front Officenya yang cantik. Tapi Dj. harus ambil 4 malam, walau toch hanya 3 malam Dj. pakai dan 1 malam hangus.

Okay…

Akhirnya Dj. juga harus berpisah dengan anak-cucu Dj. dan akan menuju ke Semarang. Dan kali ini Dj, dipesankan ticket Kereta Api yang kelas 1, entah apa bedanya, pasti ada beda dong ya… Dan Dj. pun sampai di dalam gerbong, namun suasana yang sangat berbeda, gerbongnya kosong, tidak sampai setengahnya isi penumpang.

Seharusnya Dj. senang, tapi tidak demikian perasaan Dj., seperti ada yang kurang… Nah ya, setelah ransel Dj., Dj. taruh di tempatnya, maka Dj. masih celingukan kiri kanan dan juga lihat ke belakang, kok sepi…???

Ooooo…Ya…Barang Dj. sudah nambah 1 kardus, sekarang malah nambanh tentengan lagi…Hahahahaha…!!!

Sampai kereta Api berangkat, tetap masih sepi… Kalau Dj. tahu demikian, Dj ajak teman-teman di Baltyra…agar rame…Hahahahahahahaha…!!! Karena sedikit membosankan, maka sering Dj. tengok keluar jendela dan cari sesuatu yang aneh… Ada tulisan PEMALANG…(Penghalang ?). Dj. bertanya dalam hati, apanya yang jadi penghalang…??? Setelah lama Dj. perhatikan, ternyata memang ada yang malang melintang, ternyata itu rel Kereta Apinya yang malang…ada-ada saja, soal kecil begitu kok ya sempat ditulis PEMALANG…Hahahahahahahaha…!!!Ini kalau mbak Tri baca, dia pasti senyum-senyum sendiri, benar mbak Tri…???

Ya, sampai di pinggir lautpun, relnya masih malang melintang dari kiri ke kanan…Kacau kan…??? Apalagi kalau yu Lani yang lihat, kan di Hawaii tidak ada Kereta Api, apalagi rel yang malang melintang… Ndeso tenan ki Hawaii….!!! Hahahahahahaha…!!! Okay, sorry ya Yu…Lha Hawaii, mau naik Kereta Api, emang mau ke mana to Yu…dari Kona ke Honolulu ???

Okay…sedikit guyon asal jangan marah ya…Akhirnya, karena guyonan sendiri, ternyata sudah sampai di Semarang dan oleh pacar Dj. yang jemput, kami langsung ke Fave hotel. Nah di sini juga ada yang aneh, atau Dj. yang bego…

Sopir taxinya, sedikit bingung saat Dj. minta antar ke Fave hotel di Jalan Diponegoro. Dia masih bertanya, apa benar itu nama hotelnya Fave hotel…??? Dj. jawab ya…dan sopir Taxi masih ngedumel seolah menghafal kan sesuatu atau baca mantera…entah lah…Fave hotel… Fave hotel…??? Kadang dia nyeletuk, ya saya akan carikan…pasti ketemu…di Jalan Diponegoro kan…? Sampai satu ketika, dia sendiri seperti orang baru sadar dari mimpi buruk… Ooooooo…. maaf, mungkin yang dimaksud Fa ve hotel mungkin ya…, itu bukan Fave hotel, tapi Fa ve hotel… Puji TUHAN…!!!

Dia sekarang tahu, kemana dia akan antar Dj. Ingin rasanya tertawa, tapi takut kalau dia tersinggung… Akhirnya kami sampai di Fave hotel juga…HALELUYA…!!! Check in, dapat kamar dengan pemandangan kota Semarang, di malam hari pasti sangat indah…

Setelah taruh barang di kamar, Dj. langsung beli bunga untuk ke makam orang tua dan semua saudara yang sudah pergi duluan. Setelah dari makam, langsung diajak makan tahu gejrot atau apa…Yang penting enak.
Ya, maklum lah, di Mainz kan tidak ada.

Dan juga capcay asli Semarang tidak boleh dilewatkan…Ingat dulu jamannya Dj. masih kecil, kalau diajak makan capcay di Pandanaran / Semarang, rasanya seperti di langit ke 7. capcay Semarang rasanya lain dengan capcay di kota lain…. Pokoknya enak yang di Semarang… Hahahahahahahahaha…!!!

Hari itu, kami gunakan waktu sebaik-baiknya, karena besuk sore, kami akan terbang ke Surabaya…Mengingat waktu yang sempit. Jadi tidak lupa, harus ke Cik Me-Me…Anda tidak tahu, apa dan dimana Cik Me-Me…???
Waduuuuh…kok ya sama dengan Dj. ya…Hahahahahahaha…!!!

Untung Dj ada yang antar, jadi tinggal duduk manis saja, tahu-tahu sudah sampai dan tinggal menikmatinya saja… Ini lho, Lumpianya cik Me-Me, kata keponakan Dj. lebih enak daripada yang di Gang Lombok. Ya, sudah nurut saja….

Sekalian bikin reklame untuk Lumpianya cik Me Me, siapa tahu ada yang akan ke Semarang dan bisa mampir beli lumpia di Cik Me Me…Okay… ???
Cik Me Me…!!! Dj. sudah bikin reklame di Baltyra…Hahahahahaha..!!!

Benar, memang enak, tapi jujur, Dj. kurang suka saus lumpia di semarang, karena terlalu manis. Jadi coba sedikit saja, lalu makan lumpianya dan daun bawangnya saja…

Esok harinya, Dj. sarapan ala Indonesia di Fa Ve hotel…Makan bubur ayam dan kemudian gado-gado…Hhhhmmmm…Lecker…!!! Pokoknya selama di Indonesia, makan sudah tidak iikuti aturan, semua dicoba… Hahahahaha…!!!

Setelah sarapan, maka kami sedikit mempergunakan waktu yang masih ada, untuk mencari swikee. Maaf bagi yang tidak suka swikee kodok…

Puji TUHAN!!! Kami menumukan swikee, walau rasanya tidak begitu nendang, tapi kami tidak banyak waktu lagi. Jadi ya Dj. nikmati dengan rasa syukur…!!! Swikee yang enak yang pernah Dj. makan, yaitu di Jakarta dan di surabaya, padahal di Semarang cukup terkenal.

Sore hari, kami sudah harus terbang ke Surabaya…Walau sedikit agak aneh, saat di Bandara Achmad Yani (dulu Kali Banteng), bapak President kita mau antar Dj. ke Surabaya dengan naik sepeda. Jelas Dj. tidak tega, Dj. bilang, jangan pak, nanti malah kita berdua hanya sampai rumah sakit… Hahahahahahaha…!!!

Ini dia kalau Djoko dan Joko ketemu, jadi kacau samua, wong sudah beli ticket pesawat, kok malah mau diantar dengan naik sepeda. Tidak percaya…??? Ini ada buktinya…Hahahahahahaha…!!! Siapa tahu, nanti Dj. dapat hadiah sepeda dari Bapak President kita yang sangat baik hati…
Karena Dj. bisa jawab pertanyan pak Jookowi…. Sebut nama kota kota mana saja yang akan Dj. kunjungi kali ini…??? Dj. jawab, Surabaya, Malang, Tulung Agung, Kediri, Solo, Jogya dan masih ada Makassar dan Denpasar…
Eeeeee…malah dibilang tidak jadi dapat sepeda, karena kabanyakan… Hahahahahahaha…!!!

Okay…okay…Tunggu cerita minggu depan ya, apakah Dj. jadi diantar pak Jokowi naik sepeda ke Surabaya atau harus naik Pesawat.

Terima kasih kepada anda semua yang sudah baca dan dari tadi senyam senyum sendiri…Hahahahahahaha…!!! Juga terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang tidak pernah bosan menerima oret-oretan Dj.

Mohon maaf, bila banyak salah kata atau salah kata…Hahahahahaha…!!!

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya…

 

Salam manis dari Mainz
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

20 Comments to "Indonesia di Awal 2019 (4)"

  1. Lani  21 June, 2019 at 12:47

    “Ya, sampai di pinggir lautpun, relnya masih malang melintang dari kiri ke kanan…Kacau kan…??? Apalagi kalau yu Lani yang lihat, kan di Hawaii tidak ada Kereta Api, apalagi rel yang malang melintang… Ndeso tenan ki Hawaii….!!! Hahahahahahaha…!!! Okay, sorry ya Yu…Lha Hawaii, mau naik Kereta Api, emang mau ke mana to Yu…dari Kona ke Honolulu ???”
    ——————————————————–

    Mas DJ ngawure kebablasen……..kereta api di Hawaii njur opo arep nyemplung kelaut??? Kkkkkkkk……….

    Kecuali zaman dulu ada tapi cuma lori pengangkut tebu untuk dibikin gula……..

  2. Dj. 813  21 June, 2019 at 03:18

    Hallo Sierli . . .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Emang Dj. badut . . . ? ? ?
    Kok lucu . . . Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Berarti Sierli senang dengan oret-oretan Dj .
    Terimakasih . . . ! ! !
    Salam manis dari Mainz

  3. Dj. 813  21 June, 2019 at 03:16

    Hallo James . . .
    Hatur Nuhun . . . sudah mampir . . .

    Belum pernah coba, tapi Dj. makan lumpia, paling banyak juga cuma 2.
    Kecuali Martabak telur, Dj. bisa makan banyak . . . Hahahahaha . . . ! ! !
    Dan jujur, lumpia bikinan Susi jauh lebih enak, untuk selera kami .
    Karena kami tahu apa isinya .
    Okay, salam sejahtera dari Mainz .

  4. Dj. 813  21 June, 2019 at 03:11

    Hallo Hennie . . .
    Terimakasih sudah mampir . . .
    I ya, seandainya beneran ya . . .
    Mentang mentang namanya sama Djoko nya . . . .
    Hahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam maniis dari Mainz . . .

  5. Sierli FP  20 June, 2019 at 16:44

    Hahahhahahaha…
    Om Djokoo lucu pisaann

  6. James  20 June, 2019 at 10:38

    Pak Joko dan Mas Djoko goncengan sepeda euy, mas DJ pernah cobain wike Jatiwangi belum ? enak loh – wow itu Lumpia Semarangnya bikin basah lidah deh,dah lama kagak makan Lumpia Semarang

  7. Hennie Oberst  20 June, 2019 at 05:50

    Wah… asyikk juga dibonceng pak Presiden.

  8. Dj. 813  20 June, 2019 at 02:54

    Hallo Cory…
    Tarimakasih mi. Sudah mampir…
    Kan Cory jagi masak. Bikin sendiri lah itu tahu genjrot mya…
    Hahahahahaha….!!!

    Itu President Jokowi mau antar Dj ke Surabaya , dengan naik sepeda…
    Tidak tegalah, nanti malah kami berdua masuk rumah sakit…
    Hahahahahaha….!!!

    Ya, Sj tidak sempat makan bandeng presto, karena setiap hari , siang dan malam.makan di Restaurant.
    Jadi kalau bwli bandeng presto untuk apa…?
    Kalau tahu Cory suka, kan saat ke Makassar bisa Dj bawa…
    Hahahahahahaha….!!!

    Salam.manis dari Mainz.

  9. Cornelia Tairas  20 June, 2019 at 02:46

    Membaca cerita Dj.sungguh menyenangkan, dan yang mmbuat saya ngilet adalah tahu gejrotnya, karena di Makassar nggak ada makanan itu. Dan paling lucu foto Djoko dibonceng Jokowi presiden RI. Itu gimana cara ambil totonya karena banyak teman yg berfoto demikian. Kok nggak kelihatan bandeng prestob?.

  10. Dj. 813  19 June, 2019 at 23:54

    Terimakasih dimas Josh Chen…
    Oret-oretan Dj sudah ditayabgkan…
    TUHAN MEMBERKATI . . . ! ! !

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.