Indonesia di Awal 2019 (9)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO…HALLO…HALLO…

Selamat malam dari Mainz…Puji TUHAN…!!! Perkenankan Dj. untuk bisa meneruskan cerita minggu lalu dan Dj. harap anda semua ada dalam keadaan sehat.

Setelah bertemu dengan Tumi, pikiran Dj. masih terus bersama Tumi dan membayangkan malam itu Tumi tidur di gubuknya yang gelap gulita. Sebagaimana kehidupannya setiap hari, bayangan Dj semakin malam semakin ke mana-mana.

Dan tanpa sadar, tahunya sudah pagi dan Dj. sudah harus bangun, mandi dan akan dijemput untuk ke Gereja bersama teman yang punya rumah. Setelah Dj. siap, HP Dj bedering dan di seberang sana, terdengar suara…

Bisa istirahat Djok…??? Itu sarapan sudah disiapkan, nanti untuk ke Gereja akan kami jemput. Dj. hanya bisa jawab, okay, terima kasih…Ternyata teman Dj. di rumahnya yang lain dan Dj. memang di rumahnya yang sementara tidak dia tempati, karena sibuk dengan buka toko. Dj. menuju ke ruang makan dan ternyata memang semua sudah siap… Jadi kebiasan pagi sarapan / makan nasi dan teman-temannya…. Hahahahahahaha…!!!

Waduuuuh…!!! Ini sarapan atau makan siang…Sengaja Dj tidak makan nasi, karena sudah ada mihun goreng, favorit Dj. Biasanya sarapan hanya roti atau kornflake dengan susu saja. Ini sarapan sangat mewah…!!! Hebat sekali…!!! Setelah selesai sarapan, nunggu jemputan untuk ke Gereja… Sambil melihat sekeliling halaman rumah yang sangat asri, banyak tanaman besar dan kecil. Salah satunya, pohon rambutan yang sangat besar dan sangat lebat buahnya yang ada di depan rumah…

Tahu-tahu Dj lihat ada sepeda motor yang masuk halaman rumah… Ternyata penjual sayuran… Sungguh sangat menyenangkan kehidupan di desa yang semua masih sangat indah dilihat. Dj. sangat menikmati pemandangan ini, jadi ingat dulu saat Dj. kecil, ada juga ibu-ibu tukang sayuran yang datang dari rumah ke rumah…Hanya saja tidak pakai sepeda motor…

Setalah banyak orang yang berbelanja selesai, maka si penjual dengan gesit dengan motornya, meninggalkan halaman rumah. Mereka sangat ramah, menyapa Dj. seolah sudah lama kenal…Akhirnya teman datang menjemput untuk ke Gereja dan dalam perjalanan ke Gereja, sangat banyak yang bisa Dj. lihat.

Jembatan yang miring…? Hebat ya, baru kali ini lihat Jembatan yang miring…Tidak lah, hanya Dj. saja yang ambil fotonya ngacau… Hahahahahahaha…!!!

Rombongan ayam yang akan piknik…? Tidak juga…Hahahahahahaha…! !

Bagi anda yang pernah ke Kediri, pemandangan ini pasti tidaklah asing lagi, bukan…??? Tapi untuk Dj. cukup berkesan…Apalagi setelah dari jauh Dj. bisa melihat Arc de Triomphe ada di Kediri. Hebat sekali, Paris ada di Kediri, atau Kediri punya Paris…. Hahahahahaha…!!!

Arc de Triomphe di Kediri…Semakin dekat, maka semakin jelas…

Jelas, tidak Dj. lewatkan untuk keluar dari mobil dan ambil foto, karena di Mainz tidak ada…Mainz ki bener-bener ndesoooo….!!! Hahahahahahaha…!!!

Puji TUHAN…!!! Akhirnya kami sampai di Gereja dan bisa mengikuti Kebaktian di Gereja di Kediri. Gereja tua yang dibangun oleh misionaris Belanda (J.V.D. DUNGEN GRONOVIUS) pada tahun 1904.

Setelah dari Gereja, seperti biasa masih sedikit jalan-jalan dan menengok toko yang baru saja mereka buka. Dan kamipun makan malam di luar, di salah satu Rumah Makan…

Esok paginya, Dj. sudah siap untuk melanjutkan perjalanan ke Solo…

Setiap pertemuan, akan ada perpisahan dan perpisahan ini, sungguh sangat menyedihkan…Karena Dj. memang sangat suka daerah Kediri, entah kalau tinggal di kotanya. Tapi di perdesaan, sangatlah tenang, bahkan hampir mirip di Mainz. Dulu Dj. belum bisa percaya kalau pacar Dj. cerita tentang Kediri yang asri dan masih banyak sawah…

Teman Dj. bersama istrinya, mengantar Dj ke Stasiun Kereta Api, tapi sebelumnya, mereka mampir dan membelikan Dj. makanan untuk di perjalanan atau makan di Kereta Api.

Terimakasih sobat (ROBERT SUMAMPOW) bersana istrinya (TIPAH), yang telah menerima Dj. seperti seorang saudara. Kebaikan anda berdua, tidak akan Dj. lupakan. Semoga anda sekeluarga selalu sehat dan selalu di Berkati TUHAN KITA YESUS KRISTUS…!!!

Kepala Dj. sangat banyak dengan pikiran yang macam-macam, pengalaman dalam perjalanan ini. Satu kesan indah yang memenuhi kepala Dj., padahal perjalanan ini masih cukup panjang. Dan seperti orang yang terlalu sibuk, tahu-tahu Dj. sudah ada di dalam Kereta Api…

Puji TUHAN…!!! Atas pertolongan TUHAN, semua boleh berjalan lancar daaaaan Solo sudah menanti…Dalam Kereta Api terasa tenang, hanya pikiran Dj, yang belum bisa tenang…Hahahahahaha…!!!

Okay, bila anda belum bosan, makan minggu depan, masih akan Dj. ceritakan, pengalaman Dj. beberapa hari di Solo. Sebagaimana, seorang backpacker yang seharusnya tinggal di Home Stay, tapi kali ini Dj. booking Hotel berbintang lima. Dan apa yang terjadi, tidak ada bell-boy yang mau menolong membawakan ransel Dj. Tetap tergeletak di anak tangga depan hotel…

Bagaimana kelanjutannya, silahkan tengok oret-oretan Dj. minggu depan…
Mohon maaf, bila ada kata-kata yang tidak berkenan di hati anda. Terimakasih untuk perhatian anda semuanya dan juga semua komentarnya. Terimakaksih kepada pengasuh Baltyra yang selalu setia menerima oret-oretan Dj.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kehidupan kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

12 Comments to "Indonesia di Awal 2019 (9)"

  1. Dj. 813  30 July, 2019 at 02:53

    Hallo Hennie…terimakasih sudah mampir…
    Hahahahahaha…..
    Sampai oret-oretan hari Rabu nanti..
    Dalam manis dari Mainz.

  2. Hennie Oberst  29 July, 2019 at 03:40

    Menunggu lanjutan kisah ransel yang tergeletak di anak tanggga depan hotel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.