Kali Ke-7

Ariffani

 

Inilah jadinya ketika abai terhadap sesuatu apalagi jika berhubungan dengan dokumen penting. Karena terlalu bergairah ketika menyiapkan liburan yang bertepatan dengan hari lahir di tahun 2018, akhirnya semua dokumen penting lewat sudah masa expirednya.

Salah satunya adalah SIM, dan saya tidak  mencari peraturan baru terkait hal ini, bahwa maksimal untuk perpanjangan SIM adalah 14 hari sebelum tanggal kadaluarsa (sudah seperti makanan ya! :D ), jadi meski lewat sehari harus mengurus dari awal dan akhirnya 4 bulan setelahnya saya baru mengajukan data utk SIM yang baru dan mau tidak mau harus mengulang lagi dari awal.

Banyak yang menyarankan untuk mengambil SIM kolektif karena lebih mudah dengan biaya sedikit lebih mahal, karena kita hanya datang untuk foto dan SIM sudah di tangan. Ini yang saya alami untuk pembuatan SIM pertama kali. Tetapi karena lebih ke penasaran akhirnya saya memutuskan untuk membuatnya sendiri.

Beruntung dekat rumah sudah ada SAMSAT, jadi tak perlu jauh-jauh. Yang dibutuhkan hanya KTP yang difotokopi 5 lembar. Tes pertama adalah psikotest dengan pilihan Ya atau Tidak. Biayanya seratus ribu rupiah. Selanjutnya saya test mata dengan membaca huruf tokek (angka/huruf yang berwarna-warni) membayar duapuluh lima ribu rupiah. Kemudian membayar tigapuluh ribu rupiah untuk biaya asuransi dan biaya formulir seratus ribu rupiah.

Setelah menyerahkan berkas, kemudian penyocokan data disertai dengan finger print dan retina mata. Lanjut tes tulis dengan minimal nilai 23 dari 30 point. Di sini saya lulus dengan mudah dan ke tes praktek. Di sinilah saya nervous tidak  karuan. Hahahahha…. Padahal ya sudah biasa mengendarai motor tapi ternyata saya harus tes hingga 7 kali. 

Sampai-sampai petugasnya hafal dan menyebut saya sudah seperti siswa abadi :D . kebetulan saat itu ada peserta yang juga tes ke 5 kalinya dan lulus, akhirnya saya diloloskan oleh polisinya. Hehehhe.. terimakasih Ya Pak! Tapi saya jadi kapok tidak lagi-lagi deh abai  mengurus beginian.

 

 

2 Comments to "Kali Ke-7"

  1. ariffani  26 July, 2019 at 19:36

    amin.. amin,, Pak JC, semoga bisa selalu seperti ini,,,’
    hehehhehe

  2. J C  26 July, 2019 at 17:04

    Salah satu contoh warga yang tertib dan ujian SIM beneran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.