Indonesia di Awal 2019 (14)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA YANG BERBAHAGIA….

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. minggu ini…Pertama Dj. mohon maaf, karena ada beberapa pembaca di Jerman yang tidak bisa melihat foto-foto
yang Dj. pamerkan di oret-oretan Dj. Jelas, Dj. juga tidak bisa melihat foto-foto yang Dj. kirim, entah mengapa, admin pun tidak mengerti.

Sudah sering Dj. lihat, kadang foto-fotonya nyungsep (kata pak Lurah) dan kadang nongol…Maaaafkan Dj., karena tidak bisa berbuat apa-apa…

Okay, setelah beberapa hari di Jogya, Dj. harus menuruskan perjalanan ke Semarang lagi, karena ini adalah rencana yang sebelumnya yang menjadi planing Dj. dari awal mula. Semalam sebelum meninggalkan Jogya, Dj. sempat bertanya di front office, apa tahu ada travel untuk ke Semarang.
Mereka memberi saran untuk menelpon salah satu travel dan memberikan no. telponnya…Puji TUHAN…!!! Semua berjalan baik.

Okay, paginya saat check out, front officenya sangat baik dan menawarkan Shuttle untuk ke travel. Dj. cukup heran, hotel sekecil ini, layanannya sangat baik…Dj. bertanya ke pengemudi, apakah selalu demikian, kalau tamu tidak berkendaraan, lalu diantar…??? Dia jawab, tidak…!!! Ini saya hanya kasihan ke bapak, daripada nanti kesasar…Waaaaw…!!! ternyata dia bukan sopir…Hahahahaha…!!! Ini yang namanya Berkat…!!! Puji TUHAN…!!!

Ooooo ya, kalau tidak salah Linda menanyakan nama hotelnya…Namanya…“PURI PANGERAN hotel “, di Jln. Masjid no. 7, 55122 Jogyakarta. Di sini ada yang aneh, tapi nyata, kode Postnya, sama persis dengan kode po dimana kami tinggal di Mainz, yaitu 55122. Uuuuedaaan…!!! Hahahahahahahahaha….!!! Setelah diantar ke travel, aneh, jelas Dj. tidak berani memberi tip…. daripada salah mengerti to.. Jadi gratis…!!!

Setelah urusan tiket selesai dan semua penumpang sudah lengkap, maka kami diminta untuk masuk ke mini bus. Busnya bagus dan bersih, luar dan dalamnya…hanya saja sopirnya rupanya senang ngebut… Hahahahahahaha…!!!

Bye bye Jogya…

Dalam perjalanan ke Semarang, udara cerah, banyak pemandangan yang bagus-bagus bisa dilihat…

Mendadak hujan deras, namun bung sopir yang satu ini tetap ngebut…Ini juga uedaaan…!!! Hahahahahahaha…!!!

Pendek cerita, akhirnya kami mendekati Semarang dan Dj. janjian dengan saudara yang akan jemput di depan Java Mal. Saat turun dari mini bus, haaaach…!!! Kedua kaki Dj. masuk dalam genangan air…sialan…!!! Hahahahaha…!!! Tapi tidak jadi masalah, karena udara masih cukup panas, saat itu, walau pakaian basah kuyup… Jadi terasa nyaman juga, ada pendingin di kaki dan di badan… Hahahahahahaha…

Akhirnya Dj. diantar ke “GRAND ARKENSO hotel“ di Simpang Lima dan langsung menuju ke front office. Maaaaf…Dj. busak wajahnya, agar tidak ada yang marah, bila dikenalinya.

Semua berjalan lancar, mereka sangat ramah dan setelah Dj. perlihatkan bukti booking yang ada di HP. Sampai satu saat, front office bertanya, apakah Dj. akan bayar cash…??? Dj. jawab, dengan Visa Card dan langsung Dj. ingin ambil dompet Dj. dari kantung celana belakang. HAAAAACH…!!! Dj. benar sangat kaget, karena dompet Dj. tidak ada di kantung celana.

Dimana gerangan…??? Dj. mulai sedikit panik dan langsung mencari di ransel, tapi Dj. yakin, saat di Joga, masih terasa ada di kantung celana.
Semakin panik, bukan karena tidak bisa bayar, karena semua uang (cash) ada di tas yang lain (Hi Bag).

Lansung Dj. berusaha menelpon Susi di Mainz, dengan maksud untuk memblokir Credit Card Dj. agar tidak ada yang menyalah gunakan. Tapi di rumah sudah tidak ada orang dan di tempat kerja, dia tidak boleh menggunakan HP jadi HP harus dimatikan. Untung saudara Dj. mengingatkan agar menelpon kantor travel, siapa tahu jatuh di Mini bus dan ditemukan oleh sopir. Puji TUHAN…!!! Ternyata benar dan Dj. bisa ambil di kantor travel. Walau tidak ada uang di dompet, tapi orang bisa menggunakan credit card tersebut.

Dj. sangat bersyukur, semua akhirnya beres dan Dj. pun mendapat kamar yang lumayan bagus, karena ini hotel dengan 4* Hanya sayangnya, untuk tidur sendirian…Hahahahahahaha…!!!

Setelah mandi, maka Dj. menuju ke hotel Restaurant, yang mana saran dari front office, bubunya sangat okay…Okay, akhirnya Dj. memesan bubur dan kemudian pisang goreng…untuk makan siang atau sore, entah lah… Pokoknya perut kluruk, ya cari makan…Hahahahaha…!!!

Malam, Dj sedikit penasaran, ingin melihat sekitar hotel atau Simpang Lima dan ternyata di depan hotel, ada beberapa tukang becak yang tanpa penumpang. Dan mereka ada yang tiduran di becak dan yang lain ngobrol dengan temannya, senang juga memperhatikan mereka, hidup sangat sederhana tapi happy. Muncul lah satu ide iseng Dj., untuk naik becak ke Rumah Makan “LOMBOK IJO“, karena Dj. tahu, dulu pernah ngajak Nyai Mberoook ke sana.

Agar ada teman ngobrol, maka tukang becaknya, Dj. ajak ikut makan, walau awalnya dia menolak, karena dia merasa tidak layak. Yang demikian Dj. suka, orang yang tahu diri, tapi Dj. paksa, untuk Dj. semua orang layak, asal bisa bayar dan Dj. bisa bayar untuk kami semua. Jelas, dia merasa kikuk, tapi Dj. tenangkan, bahkan setelah makan pun Dj. tawarkan kalau mau pesan untuk dibawa pulang, untuk keluarga di rumah.

Dj. sangat bersyukur ada yang menemani ngobrol, ini adalah satu hal yang sangat istimewa…Inilah makanan yang sederhanya dari Lombok Ijo, tapi sangat uenak…Paling tidak, 1X kesana kalau pas di Semarang…

Hari itu, Dj. merasa puas, walau ada sedikit kendala, tapi semua terselesaikan dengan baik HALELUYA…!!! Malam, Dj. bisa istiirahat dengan nyenyak…Pagi bangun dengan badan sehat dan bisa sarapan seperti biasa…

Siang Dj. diundang makan di rumah kakak, karena kakak tahu akan kesukaan Dj. yaitu mangut belut dan teman-temannya.

Hhhhmmmm…LECKER…!!! Ini yang dinamakan, makan saja banyak keluar keringat, tapi kalau kerja tidak keluar keringat…Hahahahaha…!!!

Sore hari, Dj. ke Mal, karena kata saudara Dj. di Mal ada laundry untuk sepatu Dj. yang basah dan sangat bau peceren…Hahahahaha…!!! Ternyata benar, jadi Dj. berikan sepatu Dj. untuk dicuci…

Karena terlalu bau, sampai yang menerima sepatu Dj. harus menggunakan masker…Hahahahahahaha…!!! Sisa hari itu, hanya jalan-jalan di Mal, capek dan pulang ke hotel, untuk istirahat. Jelas, sebelum istirahat dapat Video Call dari Susi dan anak-anak yang selalu menghibur..

Puji TUHAN…!!! Pagi, bangun pagi dengan badan sehat…langsung menuju ruang sarapan…Seperti biasa dan tidak ada yang aneh, sampai satu saat Dj. kurang sabar memunggu 2 telur mata sapi yang Dj. sudah sekitar
20 menit tidak muncul. Kebetulan lewat wanita berpakaian seragam dan rapi, Dj. hanya menanyakan pesanan 2 telur mata sapi.

Dia jawab dengan ramah, sebentar ya pak, saya akan check.
Benar saja, tidak lama kemudian datang 2 telur mata sapi, tapi 2 menit kemudian datang lagi orang yang pertema Dj. pesan. Dia juga membawa 2 telur mata sapi, jadi Dj. dapat 4 telur mata sapi…Hahahahahahaha…!!!
Opo tumon, pagi disuruh makan 4 telur mata sapi. Tidak percaya…??? Ini ada buktinya…Hebat kan…!!! Puji TUHAN…!!! Dj. hampir setiap hari makan 2 atau lebih telur mata sapi, rebus atau omelet…Maklum perlu stamina, perjalanan masih cukup jauh…

Selesai sarapan, ada telpon masuk, suara seorang wanita…Mas Dj. saya jemput atau kita ketemuan di Niki Niku, Kuno Kuni…Ini satu favorit Dj. makan di restaurant ini. Sungguh sangat menyanangkan, kali ini tidiak makan sendirian, tapi ada yang menemani, yaitu teman yang sudah
seperti saudara, dia pun pernah sekolah di Mainz. yaitu Mbak Rumini yang sangat baik Hati…

Restaurant ini, selain makanannya yang enak-enak, juga pemandengannya, bisa melihat panorama kota Semarang. Sebelum makanan yang kami pesan datang, sambil menunggu, kami disediakan camilan kripik singkong…

Juga sambil menunggu makanan, di sana bisa melihat sepeda motor tua atau antik yang sungguh sangat menarik…

Akhirnya minuman lebih dulu datang, jelas ingin mencoba es campur…

Dan untuk makannya, karena saat itu masih suasana tahun baru China, maka Dj. pesan Cap Go Meh…

Waaaaaaw…!!! Kuah dan lontong yang lembut, sungguh sangat MAAAAK NYUUUUUS….!!! Hahahahahahaha…!!!

Okay…Okay…Banyak sudah yang Dj ceritakan dan agar tidak menjadi bosan, maka Dj. akhiri di sini dan minggu depan, Dj. akan cerita. Dj. dan saudara Dj ditraktir nyai mberoook…!!! Makan di salah satu Restaurant di Semarang. Sungguh sangat menyenangkan, karena tidaknyangka akan dibayarin makanan Dj. Hahahahahahaha…!!!

Okay, sampai bertemu di oret-oretan minggu depan…Okay…??? Semoga anda semua masih tetap bersama oret-oretan Dj. di Minggu-minggu yang akan datang.

Maaaaf, bila banyak kata-kata yang tidak berkenan, juga mengenai foto-foto yang kadang muncul dan kadang tidak.

Terimakasih untuk kesabaran anda semua, menunggu dan membaca, bahkan membubuhkan komentarnya. Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. semoga foto-fotonya segera dapat nongol lagi.

Semoga BERKAT DAN KASIH TUHAN selalu menaungi kehidupan kita semua setiap hari…!!!

Salam manis dari Mainz

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

21 Comments to "Indonesia di Awal 2019 (14)"

  1. Dj. 813  14 September, 2019 at 09:55

    Hallo Hennie….
    Terimakasih , sudah mampir…
    Puji TUHAN….!!!
    Kalau Hennie suka…
    Jadi ingat saat kita di Ansterdam…
    Dalam manis untuk keluarga dirumah.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.