Indonesia di Awal 2019 (17)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO…ANDA SEMUA DI BALTYRA…

Salam Jumpa, salam bahagia dari Mainz…Semoga anda semua ada dalam keadaan sehat dan bahagia…

Akhirnya Dj. terbang dari Semarang ke Makassar dan hal ini adalah momment yang cukup menegangkan juga. Bukan karena naik pesawat, tapi mengingat akan bertemu dengan teman-teman SMA dan semoga ada yang mau bertemu…Hahahahahahaha…!!!

Cerita di Makassar 6 hari, akan Dj. persingkat, agar tidak membosankan…
Semula, di Makassar hanya 2 hari, lalu ke Tana Toraja 2 hari dan kembali ke Makassar lagi untuk 2 hari…Tapi kasihan Sierli yang baca, bisa sangat capek…Hahahahahahaha…!!! (senggol Sierli yang rajin baca oret-oretan Dj.)
Puji TUHAN…!!!

Ticket pesawat, sudah disiapkan oleh teman yang baik hati. Tapi sebelum terbang ke Makassar, Dj. diantar oleh teman Dj. ke Bandara “Achmad Yani “ dan kami masih ada waktu untuk ngobrol di Cafe.

Kemudian Dj. harus check in dan semua berjalan baik, sampai saat pemeriksaan barang, mereka tidak mengijinkan teman Dj. (si Bonsai kecil)
untuk ikut masuk dalam kabin. Dj. tanya alasannya…dia bilang harus masuk di bagasi, dan kalau di kabin, harus masuk karantina… Helloooooo…??? Karantina…???

Dj. masih ngotot, Dj. ingin tahu, mengapa harus dikarantina…???
dijawab, ya itu sudah aturan. Dj. jadi bingung sendiri dan masih ingin membela diri, setahu saya, karantina itu kalau terbang ke negara lain, misal ke Australia. Mereka takut kalau sampai ada masalah di negaranya dan karantina itu di negara yang akan kita kunjungi.

Tapi dia juga tidak mau ngerti dan tetap bilang, tidak bisa dibawa.
Dj. tanya, kalau di bagasi, bisa…? Dia jawab, bisa. Lha kalau demikian, saya kembali ke check in dan minta bonsai saya dibagasikan. Sampai di tempat check in, adu pendapat lagi dan capek deh…Maka Dj. ngalah dan Dj. telpon teman Dj. Puji TUHAN…!!!

Dia masih di cafe, jadi Dj. bisa keluar sebentar dan kasih bonsai kecil ke teman untuk dia rawat selama 1 bulan. Sedikit kecewa juga, tapi apa boleh buat, harus terbang ke Makassar tanpa Mini Bonsai.

Pesawat Citilink sudah menunggu Dj. karena urusan bonsai, makan waktu juga…

Akhirnya Dj. sampai juga di Bandara Makassar yang baru, bukan yang lama yang mana dulu Dj. kejar-kejar Tourist, tahun 1970. Dan selarang Dj. jadi Torist…Hallo Mandai…Dj. Datang…Hahahahahaha…!!!

Puji TUHAN…!!!

Ada sopir teman yang jemput Dj., dia bawa kartoon dengan tulisan cukup besar, nama Dj. (MR. PAISAN), jadi Dj. tahu itu yang jemput Dj. Kemudian HP Dj. berdering, ternyata satu teman SMA yang sudah lebih dari 50 tahun tidak ketemu…

Hanya dia salah pintu keluar, jadi Dj. dan sopir harus nungu dia ke atas, dimana Dj. keluar. Dengan suasana yang sangat menyenangkan, anda bisa bayangkan 50 tahun tidak ketemu…

Oleh sopir teman, Dj. diantar ke rumah saudara sepupu Dj dan dari sana ke rumah teman SMA…Tapi sial juga itu sopir langsung menghilang, padahal teman yang ingin Dj. ke Toraja, dia bilang sopirnya akan antar sampai hotel di Makassar.

Yaaaaah…apa boleh buat, dia sudah pergi, jadi ada kesempatan untuk ngobrol bersama saudara sepupu dan teman SMA. Oooooo…ya, itu foto Dj. berdua dengan teman SMA di Kompleks AURI, kami sebut, kompleks “ANGKASA“ kami penghuni angkasa… Hahahahahahahaha…!!!

Waaaaaw…Ternyata dia telah sediakan makan siang yang sangat istimewa…
PALUMARA…!!! (mas Iwan jangan ngiler ya…Hahahahahaha…). Entah, apa anda kenal makanan ini, tapi ini makanannya mas Iwan Satyanegara dan mbak Iji…Ikan Bandeng, dimasak asam pedas…hanya ada di Makassar (aslinya)

Ada juga sate, juga ada sayur daun singkong, semua kesukaan Dj. HEBAAAAT…!!!

Ronde 1

Ronde ke 2 Hahahahahaha…!!!

Ini mah, bukan hanya enak saja, tapi juga sangat enak…Hahahahaha…!!!
Setelah kenyang makan, maka sore menjelang malam, Dj. harus ke kota Makassar, hanya saja karena harus check ini di hotel yang sudah Dj. book.
Untuk menuju ke Makassar mejelang malam, tidaklah mudah. Karena pesan Go Car, tidak ada yang mau datang, maklum dari Bandara ke kota, sekitar 20 Km., cukup jauh, mereka lebih senang dapat order yang dekat.

Akhirnya, ada yang mau datang, setelah putri teman yang mencarikan GoCar, itupun harus nunggu cukup lama. Sesampai di FaVe hotel dan saat check ini, datang masalah baru…

Ya, tadinya Dj. pesan kamar hanya untuk 2 hari, lalu akan 2 hari ke Tana Toraja dan kembali lagi ke Makassar 2 hari lagi di Fa Ve hotel yang sama.
Jadi 2 malam Makassar, 2 malam Tana Toraja dan 2 malam lagi Makassar.
Disini Dj. juga mendapat kesulitan di reception di Fa Ve hotel, mereka tidak mau mengerti, atau memang dongok (kata orang Makassar).

Sudah Dj. jelaskan beberapa kali, bahwa Dj. mau nambah 2 hari di sini, tetap dibilang, bapak hanya pesan 4 hari dan bukan 6 hari. Waduuuuh…Dj. sampai kehilangan akal, bagaimana Dj. harus menjelaskan, bahwa Dj. akan nambah 2 hari. Akhirnya, dia minta agar Dj. besok pagi, datang lagi dan menjelaskan ke Managernya…Gila kan, mereka ini sekolah perhotelan dimana…?

Hal yang sepele seperti ini, tidak bisa mereka selesaikan…cukup melelahkan…Tapi Dj. dapat kamar juga…

Malam itu, cukup aktivitas seharian dan akhirnya di Fave hotel di Makassar Dj. bisa istirahat juga tanpa ada yang mengganggu lewat telpon di HP…. Hahahahahaha…!!!

Puji TUHAN…!!! Esok pagi pun bangun dengan badan segar dan langsung menuju ruang sarapan, jelas setelah mandi dan rapi…Hahahahahaha…!!!
Ini Fa ve hotel, ruang sarapannya kecil, tapi masih okay…dan sarapannya juga okay.. Cotto Mangkasara…!!!

Dan setelah sarapan…Dj. segera menuju ke Reception, untuk mendapat penjelasan, kalau bisa atau tidak Dj. nambah 2 hari lagi. Ternyata Managernya bilang, dia sudah mendengar, diskusi semalam, dia bilang, tidak ada masalah, hanya saja…Kalau Bapak book di sini, tidak ada diskon.

Jadi harga normal, kalau Dj. pesan di Booking.com mungkin ada potongan, karena dia lihat yang 2 hari pertama, lebih murah dari harga aslinya.

Okay, Dj. saat itu juga langsung Book di Booking.com dan bahkan langsung okay…
Setelah beres, langsung ingin ke Pantai mengenang masa lalu, kalau hari Sabtu, dulu ikut rekreasi dengn bus AURI ke kota, maklum orang kampoeng. Eeeeee…sudah PUANAAAS POOOOL…baru sampai di pantai sudah disambut dengan ramah sekali…(TAI LO) Hahahahahaha…!!! Untung Dj. pernah 3 tahun tinggal di Makassar, jadi maklumlah…(P A N TA I LO S A R I)

Pantai Losari yang penuh kenangan, sayang Dj. cari rumah makan “Es Semarang“, sudah tidak ada, tahun 1970, itu es Semarang kelihatan mewah untuk anak kampoeng.

Pantai Losari pun, sudah jauh berbeda dan jauh lebih indah dari yang dulu.
Sekarang banyak monuments berupa tulisan, ada Mandai, ada Tana Toraja ada Bugis dan lain lainnya.juga banyak patung dan…Entah ini apa, tapi yang jelas, sangat indah…Maaaaf, sebab dulu belum ada.Hahahahahaha…!!!

Dan foto di bawah ini di tahun 2000, kami sekeluarga pernah tinggal di ini hotel (Makassar Golden hotel). Tadinya ingin pindah di ini hotel, tapi setelah Dj. jalan kaki ke

sana, ternyata sudah tidak seindah dulu, bahkan bau genangan air laut…
Nah ya, tinggal di Fa ve hotel saja, hanya untuk tidur 6 malam ini…

Siang Dj. jalan kaki ke Jalan Lamadukeleng, cari makan ikan bakar yang dulu pernah makan di sana. Ingat dulu tahun 1970 an, kalau dapat Tourist, Dj. antar ke kota dan antar cari tempat tinggal dan tempat makan. Sekarang Dj. jadi Tourist, tapi sendirian dan tidak ada yang antar…Jadi klontang klantung…Hahahahahah…!!!

Tapi tidak jadi masalah dan Dj. lihat di satu jalan saja, banyak Rumah Makan ikan bakar, paling tidak, Dj. masih bisa beberapa kalimat dalam bahasa Makassar…Hahahahahaha…!!!

Dan akhirnya Dj. harus pilih salah satu…“DINAR“ dan setelah masuk dan celingak celinguk kiri kanan, maklum ada Tedong masuk restoran…Hahahahahahaha…!!!

Pelayan antar ke satu meja dan kasih menu card, juga bingung, mau makan apa, karena posrsinya, Dj. lihat cukup besar. Nah ya, Dj. beranikan tanya, karena Dj. sendirian, maka untuk Palumara, apa boleh pesan setengah porsi…Dia senyum dan bilang okay…Dj. juga mikir, apa mungkin…???

Lalu Dj. bilang, saya akan pesan 1 porsi, asal anda mau ikut makan…dia malah semakin tertawa…Hahahahaha…!!!

Tapi Dj. juga pesan udang bakar…dan untuk awal, Dj. pesan kelapa muda, karena sudah cukup haus…

Anda bisa lihat sendiri, setelah datang semua, siapa yang akan makan…???

Okay…Sampai perut terasa terdesak ke kiri dan ke kanan, akhirnya Palumaranya Dj. bisa makan semuanya…Walau nasinya hanya Dj. makan 1-2 sendok saja. Tidak percaya, lihat foto di bawah ini mangkok besar, sudah tidak ada ikan yang berenang lagi…Hahahahaha…!!!

Hanya udang bakarnya Dj. minta dibungkus untuk dibawa pulang, siapa tahu ada orang di pinggir jalan yang mau Dj. kasih…

Puji TUHAN…!!!

Dj. lihat bapak tua yang duduk di pinggir jalan dan dengan hati-hati Dj. tanya, apa dia mau udang goreng…Karena di Makassar Dj. harus hatii-hati, jangan sampai menyunggung perasaan orang (sirik). Dj. sangat bersyukur, dia mengangguk dan menerimanya dengan senyum…Sungguh menyenangkan…

Setelah itu Dj. telpon GoCar yang semalam antar Dj ke kota, karena dia ingin agar Dj. menggunakan jasanya. Dan sampailah Dj. di kampoeng halaman dimana Dj. dulu sekolah SMA, yaitu Mandai…Masuk ke Kompleks Angkasa, sudah cukup sulit, tidak lagi seperti dulu, karena penjagaannya cukup ketat…

Senang bisa bertemu dengan teman-teman sekolah yang lainnya, jelas wajah mereka sudah sangat lain. Tapi kenangannya masih tetap sama dan bahkan sangat indah, saat diceritakan ulang…Kami banyak tertawa, tapi ada juga…udah…jangan diulang-ulang yang itu…Hahahahahaha…!!!

Foto di bawah ini, hanya 1 yang 1 kelas dengan Dj. yang lain ada kakak kelas dan ada adik kelas dan ada…Karena sekolah baru berdiri, di kelas Dj. saat itu hanya ada 7 murid dan semua laki-laki, jadi anda bisa tebak, siapa yang 1 kelas dengan Dj. Dan hari itu penuh kenangan yang sangat menyenangkan…

Kalau Dj. ceritakan semuanya, maka akan sangat panjang, olehnya Dj. tutup di sini dulu…Hari itu, walau cukup melelahkan, tapi juga sangat menyenangkan, pertemuan dengan teman-teman jaman masih di SMA.
Dan malam, Dj. kembali ke hotel dengan perasaan puas…dan puas sekali…!!!

Okay, bila anda masih ingin tahu, apa saja yang Dj. alami di Makassaar, maka silahkan tengok minggu depan, Dj. masih akan cerita apa yang Dj. alami di Makassar…Sebelum Dj. ke Bali…

Terimakasih untuk perhatian anda semuanya dan mohon maaf bila banyak kata-kata yang kurang berkenan. Terimakaksih kepada pengasuh Baltyra yang masih bersabar menerima oret-oretan Dj.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kehidupan kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

12 Comments to "Indonesia di Awal 2019 (17)"

  1. Dj. 813  25 October, 2019 at 16:20

    Hallo Cory…
    Tarimakasih mi, susah mampir…
    Itu teman SMA dulu awal 1970
    Hahahahahaha…
    Di sangat baik, telah menjamu Dj dirumah nya.
    Bahkan kasih Dj belal utk di Hotel..
    Salam.manis dari Mainz.

  2. Cornelia Tairas  25 October, 2019 at 00:26

    Wah senang ya kekota Anging Mamiri bernostagila hehehe
    Dan ketemu makanan kesukaan Dj, Pallumara dan sayur tuktuk daun singkong. Boleh tahu dong teman yg difoto berdua siapa namanya ?.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.