Rokok (3)

Rizky Dwinanto

 

AKAL KANCIL

Di bab 2 sudah kutulis bagaimana akal pabrikan menghadapi regulasi cukai. Thinkthank team PT Peniti itu memang cerdas luar biasa mengakali aturan. Kalau gak cerdas mana mungkin bos-nya makin kaya.

Tahun 2011 muncul Rancangan Peraturan Pemerintah. Pasal 23 : brand rokok dilarang menggunakan kata Light, Ultra Light, Mild, Filter, Extra Mild, Low Tar, Slim, Special, Full Flavour, dan Premium. Maksud dari aturan itu adalah tidak ada upaya mengaburkan bahaya merokok. Deretan kata itu bisa ditafsirkan oleh konsumen, gak papa merokok dua bungkus sehari sebab mild (lembut) atau light (ringan).

PT. Peniti menyambut RPP tersebut dengan melucurkan produk baru diberi nama Peniti MLD dan Peniti 76 Fil…

Kurang cerdas bagaimana? Aturan belum disahkan mereka sudah meledek si pembuat aturan. Tidak melanggar. Di kemudian hari RPP itu jadi PP namun tak bergigi, Peniti Fil… tidak laku, Peniti MLD masih eksis hingga sekarang.

Pun demikian yang terjadi sekarang. Ada aturan kegiatan olahraga dilarang disponsori rokok. Apalagi melibatkan anak-anak. Catat dulu. A T U R A N. Tapi PT. Peniti gak goblok. Dia punya klub badminton. Punya alasan untuk melebarkan sayap dengan membuat kabur kata sponsor. Caranya dibungkus kata audisi dan foundation.

Audisi dilakukan di gedung badminton, tempat umum. Di sekitar gedung dipasang puluhan spanduk gede logo Peniti. Peserta diberi kaus berlogo Peniti. Diberitakan besar dan logo Peniti nampak jelas.
PT. Peniti salah? Gak, mereka cerdas mengakali aturan. KPAI aja yang salah milih kata eksploitasi. Apa dan siapanya tak begitu jelas eksploitasinya.

Mas kikik, betulkah kalau gak ada PT Peniti gak akan ada Kevin Sandjaya dkk? Ye tak ye ye juga.

Gudang Garam yang melahirkan Diana Wuisan, Lingling Agustine, Rossy Syeh Abubakar, Putri Hasibuan, Yulianti, Deddy da Costa, Al Arkam. Situ kenal?
Sampoerna dulu menyokong Yayuk Basuki, Romana Tedja Kusuma, Irawati Moerid. Belakangan dilanjut Wismilak.
Bentoel pernah membeli saham Arema.

Tapi kalau dilarang aturan, Sampoerna dan Gudang Garam cuma yo wes ben. Gak kayak PT Peniti pakai acara ngambek. Dan netizen bermodal kuota beli sendiri membela kapitalis cerdas kaya-raya.
Mas kikik sih nyengir kuda.

Trivia : tak ada PT. Peniti di China. Lin Dan, Shi Yuqi, Chen Long, Wang ShiXian, Jia Yifan dibina oleh PT. Korek Kuping.

Bersambung…..
.

 

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.