Indonesia di Awal 2019 (19)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO…ANDA SEMUA DI BALTYRA…

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. di hari Rabu yang indah ini…

Puji TUHAN…!!! Akhirnya, sampailah Dj. di Bali…dengan perasaan yang agak aneh…Karena belum pernah sendirian liburan (2 minggu atau 14 malam) di Bali, tanpa Susi. Dj. tidak akan ke mana-mana, seperti kalau liburan bersama keluarga, 2 minggu bisa kami gunakan keliling Bali.
Tapi kali ini, waktunya istirahat, setelah keliling Jawa dengan banyak menggunakan jasa kereta api dan juga terbang ke Makassar dan 6 hari di Makassar.

Okay…14 hari di Bali, hanya untuk istirahat? Mungkin kedengarannya, sedikit berlebihan ya. Tapi demikian lah adanya, istirahat agar bisa mengisi battery yang sudah setengahnya digunakan. Maksud Dj. agar nanti kembali ke Jawa lagi sudah segar lagi…Hahahahahaha…!!!

Karena Dj. bermaksud, tidak akan kemana-mana, maka kedengaran juga sedikit monoton. Mungkin anda akan bertanya, apa tidak membosankan…??? Apa lagi sendirian dan tanpa pacar… Hahahahahahaha…!!!

Olehnya, kali ini, hanya sedikit kesibukan Dj. setiap harinya di Bali… dan Dj. hanya akan cerita yang aneh-aneh saja…

Okay, penerbangan dari Makassar ke Bali, juga inginnya mulai dengan istirahat, atau tiduran di pesawat…tapi…Ada dua wanita duduk disamping Dj. yang tidak berhenti mengajak Dj. berbicara…

Ini sedikit kutipan pembicaraan dengan mereka…Bapak orang asing ya…???
Dari Arab ya pak.. belum sempat Dj. jawab, yang satunyahut, bukan mi…pasti dari Eropa…Lihat mi, itu wajah bapak seperti orang barat….
Jawa Barat mungkin…??? Hahahahahaha…!!! Bapak terbang sendirian…???

Waduuuh…, ini nona-nona Mangkasarak, lucu juga…, maksud Dj. logat Makassarnya kental sekali. Tapi jujur…Dj. juga merasa terhibur, mendengar logat mereka berbicara yang sering diakhiri dengan kata mi atau di.

Okay…okay…Puji TUHAN…!!! Akhirnya, kami mendarat di Bandara Ngurah Rai di Bali….Dan saat akan ambil ransel, semua barangnya orang lain sudah keluar, hanya ransel Dj. tidak nongol…Ada apa gerangan…??? Jangan-jangan ada barang yang dicurigai atau apa lah di dalam ransel…? Hahahahahahaha…!!!

Akhirnya, Dj. mencari petugas dan kebetulan Dj. lihat dan dia bantu mencarikan ransel Dj….30 menit berlalu, tapi ransel Dj. belum ketemu juga…Waduuuuh…dimana gerangan…??? Setelah 1 jam kemudian, maka datanglah sang petugas menenteng ransel Dj., hati sedikit tenang…Belum sempat Dj. bertanya, dia sudah jelaskan, bahwa ransel Dj. jatuh, saat diambil dari bus dan akan dimasukan ke terowongan. Puji TUHAN…!!!

Yang penting ransel Dj. sudah ada…dan saat Dj. tanya tentang GoCar, dia jawab…Harus sedikit keluar sampai ketemu…“X“ dan dari sana bapak bisa pesan GoCar, karena mereka tidak boleh masuk ditempat kedatangan…
Akhirnya Dj. menuruti saran si petugas di airport…jalan..lurus jalan…kanan kiri, cari jalan keluar…Hahahahaha…!!!

anyak sekali sopir taxi yang menawarkan jasanya…Dj. hanya menjawab, terimakasih…Karena begitu banyak, kalau Dj. iyakan yang satu, pasti yang lain akan kecewa…Memang sih ada teman yang akan jemput, tapi Dj. dengan halus tolak, karena Dj. tidak mau merepotkan orang lain.

Dengan menggunakan jasa GoCar, lebih tenang dan akhirnya Dj. sampai di hotel yang Dj. pesan lewat Booking.com. Tapi apa yang terjadi…ini satu pengalaman yang tidak akan terlupakan…Nama Hotelnya Beneyasa Beach Hotel 2, lain dengan foto yang dipajang di Booking.com, atau foto-foto lebih bagus dari aslinya. Dj. segera mencari receptionnya.. yang mana receptionnya di ruangan bebas. Ternyata sedikit masuk ke dalam, hanya ada anak muda duduk-duduk dengan celana pendek yang kelihatan sedikit kumel…

Dj. jelaskan, kalau Dj. pesan kamar lewat booking.com dan kasih tahu nama Dj, lalu dia lihat di buku dan berkata okay…Lalu dia ambil 1 handuk warna hijau (Dj. sangat ingat betul) dan dia mengajak Dj. ke kamar di tingkat 1.
Sampai di depan kamar, pintu sudah terbuka, jadi tidak perlu kunci. Dia kasih handuk ke Dj dan segera akan pergi, Dj. teriak STOOOOP…!!! Dia agak keget dan bertanya, ada apa lagi…??? Dj. tanya…Itu pintu tidak ada kuncinya…??? Dia jawab singkat.. tidak! Dj. masih berkata, tunggu sebentar, tapi dia tidak menunggu lagi, langsung pergi..

Jelas Dj. langsung lihat situasi di kamar, semua kotor, baik tempat tidur, apalagi kamar mandinya…Dj. coba buka keran untuk air panas, juga tetap dingin…di kamar tidak ada telpon apalagi T.V.

Dj. langsung bawa barang-barang Dj. turun dan cari itu orang…Saat ketemu, Dj. masih bertanya, itu di kamar tidak ada air panasnya ? dia jawab tidak ada…Okay, CUKUUUUP…!!! (pikir Dj….) Dj. berkata, saya CANCEL…!!! Dia bilang okay, tapi harus cancel di Booking.com., walau harus bayar denda € 30,-, tapi Dj. akan cari hotel yang sedikit lebih baik, paling tidak yang bersih. Sambil menunggu GoCar, Dj. cari Hotel di Booking.com dan akhirnya Dj. dapat di “ Fa Ve ” hotel juga di Kuta. Harganya 2x lipat, tapi okay…bersih dan tenang…

Anda bisa lihat perbedaan tempat tidur, maaaf Dj. tidak tega untuk kasih lihat itu kamar mandi di hotel yang pertama. Tapi jauuh berbeda…Ini wastafel di Fa Ve Hotel yang sederha ini, jauh lebih bersih di banding di hotel yang pertama…

Dj. jadi sedikit tenang dan malam itu, bisa istirahat dengan nyenyak…
Pagi setelah sarapan, maka kesibukan Dj. hari itu ke Kuta Square, ke toko MATAHARI…Anda pasti pernah ke sana, satu toko serba ada.

Kebetulan Dj. melihat ukiran gajah kecil-kecil yang lucu dan akan menambah koleksinya Susi dan Jana…Langsung Dj. ambil kamera, foto dan kirim ke Mainz dan ternyata Susi senang, jadi langsung dibeli beberapa…
Senang berada di dalam toko Matahari, karena udara sejuk, tapi mosok mau seharian di sana…Hahahahahaha…!!!

Hari pertama di Bali, menelusuri pantai mencari tempat yang okay, untuk duduk-duduk dan menikmati degan (kelapa muda). Banyak sih tempat duduk dan banyak juga penjual degan dan banyak penjual barang yang lain, juga tukang pijat yang lalu lalang. Akhirnya Dj. pilih satu tempat yang Dj. anggap okay…dan mulai untuk berjemur (istirahat)

Okay, kesibukan Dj setiap harinya, ke pantai Kuta, jalan-jalan di pantai di pagi hari…duduk-duduk sampai waktu makan siang tiba. Dj. punya langganan, penjual kelapa muda (degan), bayar Rp. 50,- rb. tapi bisa duduk-duduk berjam-jam…Hahahahaha…!!!

Hari ke 2 Dj. ceri itu penjual degan, karena kemarin kami banyak ngobrol, yang mana dia orang Jawa dan bossnya orang Bali. Dj. cari-cari, karena cukup banyak penjual degan di situ… Tahu-tahu Dj. dengar suara orang meanggil…boss…boss…aku ning kene boss…(saya di sini boss). Hahahahaha…!!!

Nah itu awal pertemanan Dj. dengan penjual degan…dan setiap hari Dj. minum / makan degan di tempatnya. Pesan 1 degan, boleh duduk berjam-jam sambil menikmati pemandangan pantai yang indah, bersih dan orang yang lalu lalang… Kapan lagi….??? Kalau tidak sekarang…Inilah, mengapa orang sebut Pulau Bali adalah Paradise…

Siapa bilang hidup sulit, mungkin hanya bagi mereka yang tidak bisa menikmatinya. Ingat saat masih di Jawa, saudara bertanya, ngapain saja 2 minggu di Bali, 3-5 hari lebih dari cukup…!!! Nah ya, 3 hari di Bali, ya hanya bikin stress…mana kebanyakan hanya ingin selfi di pantai saja, kapan menikmati liburannya…??? Nah ya, untuk Dj. ingin menikmati sebaik-baiknya… Dj. tidak akan cerita makan di Mc. Donald, Burger Kings atau KFC, sudah biasa…Jadi ingin cari yang lain yang tidak biasa.

Sarapan di FaVe Hotel di Kuta, juga tidak menarik untuk diceritakan, karena lebih jelek daripada FaVe hotel yang lainnya…Jadi inilah yang menjadi langganan Dj. makan siang atau malam di Bali, bergantian.
Ini Resto “YULIA`S KITCHEN“ Jalan Pantai Kuta, karena Dj. lihat banyak orang asing makan dan minum bir bintang di sana..

Dj. pesan nasi, salad dengan ikan pepes…Tapi…waduuuuh, itu pepes ikannya sangat uenak, hanya pedesnya minta ampun…hahahaha…!!!
Keesokan harinya Dj. datang lagi dan bertanya, apa ada yang tidak terlalu pedas, pelayannya senyum dan geleng kepalanya…Tapi karena enak, walau pedas, tetap Dj. pesan…Hahahahahahaha…!!!

Satu waktu, Dj. cari Restaurant yang lain dan tidak jauh dari Yulia’s Resto yang kelihatan agak waaaah…Dj. masuk dan duduk di ruang bebas (terbuka), eeehh…pelayannya sangat baik dan dia tawarkan ruangan yang ber AC.

Dj. nurut dan pesan makanan Indonesia saja, naaaah…disini juga sangat okay…Dj. pesan soto ayam dan yang datang, 1 mangkok soto, 1 mangkok nasi dengan bermacam-macam sambal.

Ada dua gelas besar, satu isi 4 krupuk udang dan satunya lagi isi 3 tusuk sate…Waaaaaaaw…!!!

Dan rasanya pun sangat enuaaaak…Hahahahahahaha…!!! Entah berapa kali Dj. makan disana selama 2 minggu di Bali. Bahkan Dj. pernah pesan nasi goreng, juga sangat okay…Yang jelas murah meriah…tidak sampai € 10
sudah komplit dengan minuman 1 botol bir bintang.

Dan sampingannya, tetap sama, ada krupuk udang dalam gelas dan ada sate dan ada salad…

Jelas Dj. tidak setiap hari makan disana, kadang jalan kaki di Beach Walk dan makan Burger di Johnny Rocket’s.

Kali ini bahkan ada yang lucu, mungkin karena pergantian waktu kerja dan yang akan selesai kerja di Johnny`s Rocket berdiri di depan Bar dan menyanyi sambil menari-nari…Seolah mereka bergembira, karena mereka sudah menyselesaikab pekerjaan hari ini.

Hebat sekali, sayang Dj. ambil dengan video, jadi tidak ada fotonya, satu pengalaman yang indah, senang melihat orang lain happy….Juga satu pengalaman yang tidak Dj. duga, bahwa saat Dj. di Bali, kena hari NYEPI…Apa itu…??? Nah ya, untuk hal ini akan Dj ceritakan di oret-oretan minggu depan.

Satu malam, saat Dj. akan istirahat di hotel, ada telpon masuk…dan suaranya langsung Dj. kenal, walau lama tidak ada kontak. Hallo Oom Dj. mama cerita Oom Dj. ada di Bali, dimana di Balinya Oom…Ini keponakan, cukup lama tidak ketemu, ingat dulu dia masih kecil dan masih Dj. gandeng kalau berjalan…

Dj. jawab, di Fave Hotel di Kuta, kamu ada dimana…? Dia jawab di Seminyak dan saya nanti ke hotelnya Oom…Hanya mungkin agak lama, karena jalanan macet, besuk akan ada NYEPI…Benar juga, akhirnya dia dan istrinya datang dan ajak Dj. makan malam di Bebek Tepi Sawah…

Dan inilah keponakan Dj. yang sudah jadi boss dan istrinya yang sangat cantik…

Dj. hanya heran, walau dia orang belanda, tapi di Bali dia stir mobil sendiri, orang TOP yang rendah hati…Danke Edward dan Imelda.

Kadang oleh saudara di Bali, Dj. diajak makan BBQ di “iiGA WARUNG“, ini juga sangat enak…

Benar, kelihatan sangat sederhana, tapi ini Rumah Makan selalu penuh…
Dan murah meriah, dibanding yang di Warung “Naughty NURI’S “, Porsinya toidak berlebihan, tapi okay.

Dan kadang diajak makan Lawar di satu Restauran, juga satu hal yang sangat mengesankan, karena enaknya… Lawar adalah makanan Khas Bali yang menjadi kesukaan mas Iwan Satyanegara…Karena ini daging dan kulit B2, terlebih sambalnya yang pedas…Hahahahahahaha…!!!

Pedas, tapi uenaaaak…!!! kakak Dj. dulu selalu bilang…MAAAK NYUUUS…(mas Bondan)

Dan satu hal lagi yang tidak Dj. duga, satu hari ada telpon masuk dari teman wanita saat SMA di Makassar dulu. Satu kejutan juga… Rupanya dia masih kenal suara Dj. dan dia langsung tanya, Djokoooo…!!! Kamu di Bali di hotel apa dan dimana. Saat Dj kasih tahu dan dia pun datang bersama putri, menantu dan cucunya. Dan satu pertemuan yang sangat indah, kalau Dj. ingat dulu dia paling kecil dan paling hitam…Hahahahaha…!!!

Saat bertemupun dia malah yang mengingatkan, dulu kamu yang paling menyakitkan, kamu selalu bilang…Ney, Kalau kamu direndam di Rinso 2 minggu juga tidak akan putih…Jelas Dj. minta maaf dan kamipun saling berpelukan, itu masa lalu…(jujur, Dj. malah tidak ingat, kalau pernah berkata demikian).

Yang Dj. ingat, malah dia selalu berkata. kalau soal menyanyi di Koor, Djoko, kamu ngunyah saja, jangan keluar suara. Hahahahahahaha…masa yang indah dimana kami saling mengejek. Ternyata dia sekarang sudah tidak se hitam dulu, entah berapa rinso yang dia gunakan… Hahahahahaha…!!! Kalau kamu baca…MAAAAAF…ya Ney…
Dia ajak Dj. makan malam di IBC, seolah dia tahu rumah makan favorit Dj.

Naaaaah…itulah kesibukan Dj. selama 2 minggu di Bali jalan-jalan di pantai, duduk-duduk makan degan dan cari makan siang dan makan malam, kadang kalau bosan dengan sarapan di hotel yang selalu sama, cari di tempat lain. Yang jelas menikmati liburan 2 minggu di Bali, sebaik / senyaman mungkin…

Okay…kalau anda belum bosan, maka minggu depan akan Dj. ceritakan pengalaman Dj. saat NYEPI di Bali. Juga bagaimana Dj. kena Hypnotis ?, untung bisa mencegahnya…

Mohon maaaf…Bila banyak kata-kata yang tidak berkenan…

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu baik dan menayangkan oret-oretan Dj. Terimakasih untuk kesabaran anda semua, menunggu oret-oretan Dj.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya…

 

Salam manis dari Mainz
Dj. 813

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

15 Comments to "Indonesia di Awal 2019 (19)"

  1. Dj. 813  25 October, 2019 at 16:23

    Hallo James…
    Terimakasih sudah mampir..ya mungkin internet nyabkurang bagus.
    Dari tadi jawab komentar, juga selalu eror…
    Mana yang di Jerman, kami hanya bisa lihat tulisan saja. Tifak ada foto-fotonya… kasihan kan…
    Hahahahahha…m
    Salam sejahtera dari Mainz..

  2. James  25 October, 2019 at 10:33

    Baltyra eror melulu, dilayar saya cuma 4 komen, setelah di reload baru muncul 13 komen, astaga naga, jadi bukan salah ku menghimbau paa Baltyrians

  3. James  25 October, 2019 at 10:28

    woi pada kemana nih para komentator Baltyra ? sampai kagak punya waktu yah karena terlalu sibuk

  4. Dj. 813  17 October, 2019 at 15:51

    Mahali Yu…
    Malh jarang makan makanan B2
    Hahahjahahahs…!!!
    Karena memang ingin memuadkan diri dentan maknan rakyat…
    Salam.manis dari Maibz..

  5. Lani  17 October, 2019 at 05:50

    Mas DJ melihat makanannya semua enak dan wuenaaaak…..(kecuali B2). Bikin ngileeeeeeeer kebesssssss…….mata jelalatan hanya semuanya ora ono di Hawaii……hikkkkkkk nangis gero2 aku

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.