Operasi Mata

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA…

Kali ini Dj. ingin berbagi pengalaman, yang mana mungkin ada dari anda-anda yang sudah pernah mengalami. Tapi Dj. yakin, pasti masih banyak yang belum pernah mengalamminya. Apa itu…???

Yang Dj. maksudkan adalah operasi mata “katarak“, bisa jadi karena usia lanjut, atau juga darah tinggi, atau karena sakit diabetes. Soal usia lanjut, anda pasti akan mengalaminya, jadi di sini Dj. ingin berbagi pengalaman Dj. dan semoga berguna.

Awalnya, kalau Dj. di ruangan sedikit gelap atau gelap gulita, maka dari ujung mata sebelah kanan, seperti ada blitz (lampu kilat). Seperti kalau ada orang ambil foto di tempat gelap kan harus gunakan lampu blitz (lampu kilat).

Saat Dj. ke dokter keluarga, dia jelaskan, bahwa lensa di mata Dj. sudah kurang bagus, jadi kalau mau, bisa dioperasi. Dia kirim Dj. ke dokter mata dan di sana mata Dj. diperiksa. Dan sang dokter mata mengiyakan, namun belum parah, belum harus dioperasi, katanya. Puji TUHAN…!!!

Mendengar kata operasi mata, cukup ngeri, karena Dj. tidak pernah punya problem dengan mata Dj, semua okay…Dokter keluarga kirim Dj. ke dokter mata yang lain dan kali ini ada kejadian yang konyol, seperti DAGELAN…

Saat Dj. ditemani Susi mencari alamat dokter mata yang ke dua kalinya. Kami temukan dan di lantai bawah papan namanya, berada di tingkat 4 dan kami harus menggunakan lift, ke atas. Keluar dari lift, kami langsung ke kiri, dengan PD mau buka pintu, tapi tutup, jadi kami segera keluar lagi.

Dua hari kemudian Dj. kesana sendiri, juga semakin PD dan saat itu, pintu bisa dibuka dan Dj. langsung minta jadwal. Dj. dikasih jadwal untuk sekitar 5 hari dan Dj. pun datang lagi dan menjelaskan kalau Dj. hari ini ada ada jadwal untuk bicara dengan dokter.

Dj. hanya menunggu 10 menit saja dan dokternya keluar dan memanggil nama Dj. dan kami masuk ke ruang dokter. Dia persilahkan Dj. duduk dan dia bertanya, apa yang bisa saya tolong…? Pertanyaan yang biasa. Lalu Dj. jelaskan keadaan mata Dj. dan memerlukan pertolongannya.

Sedikit heran, setelah mendengar jawabannya, anda memerlukan dokter mata!!! Dj. masih jawab, ya benar, olehnya saya datang kepada anda. Dia jawab, saya bukan dokter mata, tapi dokter umum!!! Haaaach…???!!!
Saya bukan di dokter mata…??? Tapi di depan pintu dimana anda masuk ke sini, ada pintu ke dokter mata…Anda salah masuk pintu, tapi tidak apa-apa, saya maklum, mungkin mata anda sudah parah…

KACAU…!!! Ternyata salah pintu…Hahahahahahahahahaha…!!! Keluar dari ruang dokter, assistennya bertanya, kok sudah selesai…Dokternya jawab, dia salah masuk pintu, dia perlu dokter mata…Dj. geleng kepala dan kami bertiga tertawa…HAHAHAHAHAHAHAHA…!!! Dokternya cukup konyol juga, dia masih berkata, lain kali anda boleh datang lagi…(SIALAAAAN…!!!)

Nah ya, akhirnya Dj. keluar dari ruang praktek itu dokter dan masuk ke pintu depan, ke ruang praktek dokter mata. Dj. harus antri, di depan Dj. ada 2 orang lagi dan setelah itu giliran Dj. untuk meyakinkan, maka Dj. beranikan bertanya. Ini praktek dokter mata, bukan…? Ada 3 assisten di ruang itu dan 2 juga meloihat kearah Dj., yang Dj. tanya, dia jawab, ya benar…

Sambil senyum, dia bertanya, apakah anda tadi salah pintu? Tidak apa-apa, sudah sering terjadi…anda bukan orang pertama dan pasti bukan juga orang yang terakhir yang akan salah pintu masuk…Hahahahahahahaha…!!!

Akhirnya Dj. dikasih jadwal, syukur-syukur tidak lama, hanya menunggu 1 minggu saja. Dan 1 minggu kemudian Dj. datang lagi dan di sana mata Dj. juga diperiksa lebih serius, daripada dokter mata yang pertama…Setelah ditetesi obat, maka asisten dokter memeriksa mata Dj. tapi tidak hanya sampai di situ. Dj. harus nunggu sekitar 20 menit, karena masih ada pasien yang lain. Sebelum masuk ruang dokter, mata Dj. ditetesi lagi dan nunggu 20 menit lagi, sampai Dj. dipanggil masuk ruang dokter.

Dokternya memeriksa dengan alat yang sama, tapi ada alat yang lain juga.
Lalu dia berkata ke Dj. penglihatan anda di mata kiri hanya 30%! Yang kanan masih 70%. Haaaach…?! Dj. sedikit kaget, karena pikir Dj. masih bisa lihat dengan jelas, kok dia bilang hanya 30% dan 79%?! Lalu dia jelaskan, bahwa lensa di mata Dj. sudah mulai lelah dan tidak lagi bersih.

Memang anda masih bisa lihat dengan baik, (menurut anda), karena sudah terbiasa melihat dengan lensa yang mulai rusak. Dan nanti, kalau sudah dioperasi, maka anda akan bisa melihat perbedaannya, jauh lebih terang dan jelas. Tapi saya (kata dokter) akan beri waktu selama 2 bulan, anda masih boleh berkata, ya…saya mau dioperasi. Atau tidak, anda tidak mau menjalani operasi, itu semua hak anda.

Lalu dokternya memberi Dj. brosur untuk dibaca dan agar Dj. bisa mengambil keputusan, ya atau tidak. Di dalam brosur itu banyak penjelasan apa itu katarak, darimana datangnya, bagaimana menanganinya. Bagaimana jalannya operasi dan apa yang terjadi setelah dioperasi (seandainya mau do operasi) Juga banyak foto-foto, tentang katarak dan juga apa yang terjadi sebelum dan sesudah mata dioperasi.

Akhirnya belum juga 2 minggu, apalagi 2 bulan, bahkan hanya beberapa hari saja Dj. datang lagi dan minta agar segera dioperasi. operasi ini berjalan tidak lama, bahkan tidak harus menginap di Rumah Sakit, jadi setelah operasi selama 15 menit, boleh pulang (orang Jerman menyebutnya AMBULANZ). Dari dokter Dj. mendapat jadwal untuk operasi, tapi hanya menunggu sekitar 1 minggu. Karena klinik tempat operasi di Mainz, sedang mengalami gangguan, jadi Dj. dikirim ke kota Wiesbaden, (Kota sebelah Mainz). Dari Mainz ke klinik di Wiesbaden, ada transfer, Dj. dijemput dan diantar pulang ke rumah dengan minibus.

Dan ini reception di tempat praktek klinik ARTEMIS di Wiesbaden, karena Dj. kiriman dari Mainz, jadi harus lapor.

Nah, ternyata di ruang tunggu, cukup banyak yang itu hari akan dioperasi matanya. Dj. juga harus nunggu sekitar 1 jam dan entah berapa kali dapat obat tetes mata, kemudian tiba giliran Dj. dipanggil masuk. Dokter dan assistennya, menjelaskan jalannya operasi dan satu saat dokternya bertanya, kapan anda terakhir makan dan minum dan apa yang anda makan dan minum…??? Dengan jujur Dj. jawab, tadi jam 7 pagi dan makan Kornflake dengan susu saja.

Dokter dan Assistennya, sedikit kaget dan berkata, seharusnya anda pagi ini tidak boleh makan apa-apa, kecuali sedikit minum air putih saja. Assistennya bertanya ke dokter, apakah dia harus nunggu 1 jam lagi…???
Dokternya jawab, tidak 1 jam, tapi 3 jam lagi. (Gila) pikir Dj. sudah nunggu 1 jam lebih dan harus nunggu lagi 3 jam lagi sampai jam 2 siang tanpa makan…Dasar tukang makan…Hahahahahahaha…!!!

Akhirnya tiba giliran Dj. dan harus mengenakan pakaian operasi dan masuk ruang operasi. Dj. malah merasa lucu…Hahahahahaha..!!!

Dan Dj. sampai di ruang operasi, Dj. diminta berbaring dan dokter yang akan mengoperasi Dj. berkata. Tidak lama, hanya sekitar 15 menit dan anda bisa mendengar semuanya, anda hanya akan melihat cahaya yang terang. Akhirnya di bahagian bawah kelopak mata Dj. di olesi cairan dan

Assistennya, berkata, anda bisa berusaha tidur. Haaaach…hanya 15 menit dan disuruh tidur…? Hahahahahaha…!!! Selama operasi, sama sekali tidak terasa sakit, hanya suara mesin dan satu saat dokternya berkata, sekarang lensanya. Akhirnya selesai juga, mata kiri sudah dioperasi dan Dj dipindah ke ruangan yang lain bersama pasiens yang lain yang juga sudah dioperasi. Ternyata ada beberapa dokter yang mengoperasi dan jelas juga beberapa ruang operasi.

Setelah sekitar 15 menit Dj. diantar keluar ruangan dimana juga semua pasien yang sudah dioperasi kumpul. Di sana setiap orang ditanya, akan makan roti dengan sosis, ham atau keju…dan minum teh atau kopi.

Akhirnya Dj. diantar pulang dengan minibus, karena Dj. tidak boleh mengendarai mobil atau menggunakan kendaraan umum. Dan di rumah pun, harus ada orang, karena jika ada hal yang tidak dikehendaki, agar bisa ditangani dengan baik dan cepat. Dua hari kemudian, Dj.harus ke dokter mata lagi untuk diperiksa hasil operasinya dan tutup mata, sudah bisa dibuka.

Hanya selama 5 hari, bila akan tidur, tutup mata harus dipakai, untuk melindungi mata saat tidur, siapa tahu, tanpa sadar, mata digosok dengan tangan, karena gatal atau yang lain… Dj. juga dapat dua botol kecil untuk tetes mata, yang digunakan setiap hari. Minggu pertama 5 tetes, minggu ke 2, 4 tetes, minggu ke3, 3 tetes dan seterusnya dan ada jugs obat tetes mata atau salbe, dioleskan sebelum tidur, atau kapan saja diperlukan. Bila mata terasa kering, atau terasa ada tekanannya yang berat atau seperti kemasukan debu, jadi harus segera dioleskan.

I

Dan 1 bulan kemudian, mata kanan juga dioperasi dan dokternya juga kembali berkata, saya harap anda belum sarapan. Dj. jawab, tadi makan Sateak dan kentang goreng…dan kami tertawa bersama… Hahahahahahahaha…!!! Operasi berjalan lancar dan kali ini Susi dan Eva ikut antar ke klinik di Wiesbaden.

Tapi karena mereka juga tidak bisa berbuat banyak, maka Dj. minta Susi dan Eva pulang, karena tokh Dj. segera dioperasi. Dan kali ini Dokternya menasehati Dj. kalau bisa, selama 10 hari sampai 2 minggu jangan banyak baca. 1 Bulan setelah mata kiri dan 1 bulan setelah mata kanan dioperasi, tidak boleh olahraga dan juga tidak boleh Sauna.

Hanya ini yang sedikit bikin gelisah, karena kebiasaan 3x seminggu Fitness dan sauna dan selama 2 bulan tidak boleh fitness. Jadi Dj. nurut saja, kebetulan yang rajin kontak Dj. di W. A. juga pada ngilang, jadi kesempatan mata Dj. bisa istirahat.

Apa sebenarnya yang telah terjadi setelah mata Dj. dua-duanya dioperasi…??? Anda percaya atau tidak, Dj. bisa melihat lebih jelas, yang mana sebelumnya tidak Dj. bayangkan. Bisa bayangkan, kalau anda ada di ruangan dengan lampu Bohlam, itu sama dengan mata melihat sebelum dioperasi. Anda berada di ruangan dengan lampu neon yang terang, itu sama dengan mata setelah dioperasi, karena lensa baru. Inilah satu hal yang luar biasa yang sebelumnya Dj. tidak membayangkannya, walau dokter juga sudah berkata, anda akan melihat lebih terang.

Karena terlalu terang, setelah, beberapa hari menjalani operasi, Dj. harus gunakan kacamata hitam.disamping silau, juga untuk menghalangi angin dan debu. Daniel anak Dj. tertawa, saat melihat Dj. di depan laptop dengan kecamata hitam dan dia ambil foto dengan HPnya. Karena merasa lucu melihat ayahnya dengan kacamata hitam, di depan laptop… Hahahahaha…!!!

Lho ini seruuuussss…karena silau…juga menghindari Kalau dihypnotis oleh mbak Tree…Hahahahahahahaha…!!! Dan satu lagi yang aneh, kebiasaan Dj. kalau sudah di depan laptop, biasanya cari kacamata untuk membaca, agar yang didepan Dj. (di laptop) semua kelihatan lebih jelas. Tapi dengan kacamata hitam kok sudah jelas…Saat Dj. ke dokter untuk periksa, Dj. ceritakan kejadian ini dan dia juga berkata, itu bisa terjadi untuk sementara. Tapi nanti kalau sudah sembuh total, maka anda akan tetap memerlukan kacamata untuk baca, hanya saja yang lebih ringan, yang plusnya lebih kecil.

Puji TUHAN…!!!

Dj. telah menjalankan operasi, sehingga penglihatan Dj. jauh lebih baik.
Walau tadinya Dj. anggap sudah baik, tapi yang sekarang lain dan lebih baik dan terang.

Bagaimana dengan anda, bila saatnya anda juga harus operasi mata, Dj. hanya bisa sarankan, jangan pernah merasa takut. Karena hasilnya sangat memuaskan, satu perubahan yang positiv.

Okay…banyak sudah yang Dj. ceritakan, semoga ada manfaatnya bagi anda semua, karena kita semua akan menjadi sepuh. Dan siapa tahu anda ditawari untuk operasi katarak, jangan ragu. Mohon maaf bisa banyak salah kata atau salah tulis.

Terimakasih untuk perhatian anda semuanya. Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang sudah menayangkan oret-oretan Dj. Walau sering oret-oretan Dj. muncul tanpa foto, bagi kami yang di Jerman, hahahaha…!!!

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kehidupan kita semua.

 

Salam manis dari Mainz
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

13 Comments to "Operasi Mata"

  1. Dj. 813  9 November, 2019 at 01:00

    Hallo Linda . . .
    Hatur Nuhun Linda . . .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !
    Bukan tidak mau puasa, tapi karena tidak tahu . . .
    Hahahahahahaha . . . ! ! !

    Ya , jelas . . .
    Umur 25, kamu belum harus opperasi Katarak .
    Katarak. biasanya menimpa lansia . . . ! ! !
    Tapi nanti . . . Kalau Linda mencapau 60 atau 70, Dj. rasa saat nya periksa mata .

    Okay, salam manis dari Mainz . . .

  2. Linda Cheang  8 November, 2019 at 10:35

    Pengalaman Ooom Dj dioperasi katarak lucu, ya. Mau dioperasi makah nggak puasa dulu. HAHAHA.

  3. Linda Cheang  8 November, 2019 at 10:01

    Pengalaman Oom Dj lucu, ya. Mau dioperasi nggak mau puasa dulu. Hahahaha.

    Aku belum perlu operasi katarak karena memang belum ada kataraknya. hehehe. Tapi untuk masalah melihat dekat, sepertinya udah mulai jaga-jaga perlu kacamata baca. Kan, umur bertambah.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.