Sarapan di Cafe

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA…

Sebelumnya, Dj. mohon maaf, karena oret-oretan kali ini, juga pengalaman Dj. hari ini. Kadang keinginan banyak, tapi ternyata sudah jadi pelupa… Hahahahahaha…!!!

Pagi ini Dj. antar Susi yang harus ke dokter, karena kurang enak badan dan kelihatan sangat lemas. Nah ya, dia telpon sendiri ke dokter dan akhirnya kami naik bus ke kota, maklum kami tinggal di pinggiran kota. Karena mendadak dan tidak punya jadwal, jadi harus ada waktu untuk menunggu…

Setelah di ruang tunggu, Susi minta agar Dj. tidak perlu ikut nunggu dan bisa cari sarapan di satu Cafe. Bukan di “sebuah” Cafe lho ya… Hahahahahahaha…!!! Maaaf kalau ada yang kesenggol…

Dj. kembali jalan di tengah kota dan menuju ke salah satu Cafe, tapi masih tutup…Cari yang lain, juga masih tutup, ya jalan lagi cari yang lain lagi…juga tutup… Waduuuuh, jadi wegah jalan lama-lama hanya cari sarapan…

Jadi mau kemana, lihat toko-toko juga masih tutup, lho… mengapa demikian, kan ini bukan hari Minggu, tapi hari Senin… Akhirnya Dj. lihat jam di gedung Gereja, kok masih pagi dan lihat jam di tangan, ternyata Dj. salah pakai jam. Karena jam yang Dj. pakai, menunjukan summer time, 1 jam lebih awal. Hahahahahahaha… !!!

Okay, pikir Dj.salah sendiri, tapi tanpa sengaja Dj. malah melihat satu Cafe yang sangat sederhana, tapi okay… !!! Dan Dj. pun masuk dan ikut antri, karena di sini tidak ada pelayan yang akan datang ke meja.

Jadi harus antri, dan setelah Dj. di posisi depan, pesan susu coklat panas dan sedikit bingung, mau makan apa… ??? Karena tidak ada pelayan dan di meja juga tidak ada menu Card, jadi Dj. harus celingukan, cari apa yang ingin Dj.makan.

Okay… Kasihan yang antri di belakang Dj. kalau terlalu lama milih makanan untuk sarapan. Akhirnya Dj. pilih dengan menujuk kan jari di kaca depan, seolah di Touch Screen, satu roti dengan Salami, Keju dan sedikit sayuran, salat, paprika, tomat dan timun, yang aneh, Dj. dapat yang Dj. tunjuk…Mungkin ini cara menemukan Touch Screen… Hahahahahahah… !!!

Semua hanya sekitar € 5 ,- lebih murah dari Cafe yang pakai pelayan dan Menu Card seperti di Extra Blatt, American Breakfast saja, bisa 2X lipat (€ 10,- atausekitar Rp. 160,- rb. atau lebih). Tapi Dj. malah bersyukur, bisa sedikit irit, lha wong cuma sendirian saja, tidak masalah… Hahahahahaha…!!! Nah ini dia Cafe murah meriah… (BARBAROSSA CAFE)

Dan akhirnya Dj. dapat tempat duduk, sambil celingukan, ternyata yang di ini Cafe kebanyakan orang tua, atau Lansia. Ternyata Dj. juga sudah lansia, jadi cocooook…!!! Hahahahahaha… !!! Inilah yang lansia Dj. pesan saat antri…

Lha ini baru Dj. lihat saja, sudah berkurang… dan berkurang… seolah ada yang makan… Hahahahahahaha… !!!

Semakin Dj.lihat… kok semakin berkurang… ??? Apakah ini yang mbak Tree maksud, ada yang menghypnotis… ??? Hahahahahahahaha…!!! (senggol mbak Tree lagi). Semakin berkurang… Dj. perhatikan, malah tinggal secuil… dan akhirnya habis…

Alhamdulillah… !!! Puji TUHAN… !!!

Okay… yang aneh di sini, rotinya habis, hilang dari permukaan piring…
Lha kok malah Dj. yang jadi kenyang… aneh kan… Hahahahahahaha… !!!

Mbak Tree jangan senyum-senyum sendiri, nanti keselek lho yang dimakan, atau malah mencolot… Hahahahahahahahaha… !!! Kalau yu Lany, Dj. tahu, dia tidak makan sosis daging B2 dan Dewi Dew Dew, pasti suka kan… ???
Apa lagi Linda, sierli, Lady Di, ya… Okay… James juga suka, Dj. juga tahu Cory, orang Manado, pasti suka itu… Yang tidak suka, ya salah sendiri….Hahahahahaha… !!!

Okay, mohon maaf bila Dj. banyak senggol kiri dan senggol kanan…
Kasih tahu ya, siapa yang paling suka disenggol… ? Mbak Tree, jangan sekarang angkat tangannya… Hahahaha.. !!!

Terimakasih untuk perhatian anda semuanya yang juga sudah ikutan makan roti Dj. Nyai Mberok, jangan takut Dj. tidak lupa… Hahahahahaha…!!! Karena sudah punya restaurant, jadi pasti tidak mau makanan yang seperti di atas… benar… ??? Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya… !!!

 

Salam manis dari Mainz
Dj. 813

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

21 Comments to "Sarapan di Cafe"

  1. Dj. 813  3 December, 2019 at 00:31

    Hallo Linda . . .
    Hahtur Nuhun Linda . . .
    Hahahahahahaha . . . Senang lihat Salami ya . . . ?
    Baguslah, masih bisa lihat foto-foto yaqng Dj. pamerka .
    Dj malah tidak bisa lihat, yang ada hanya tulisan saja . . .
    Hahahahahahahah . . . ! ! !
    Salam manis dari Mainz . . .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.