Proses Akar Bonsai Mini

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA YANG BERBAHAGIA…

Salam Jumpa dengan oret-oretan Dj. di hari yang indah ini…

Dj. berharap, anda semua ada dalam keadaan sehat sejahtera…

Seperti janji Dj. minggu lalu di oret-oretan tentang hobby bonsai mini…
Dj. juga pernah menulis oret-oretan tentang hobby bonsai dari asam, tapi kali ini yang ingin Dj. bagikan, adalah bagaimana memproses akar, agar kelihatan lebih indah.

Benar sekali, anda tidak salah dengar, memang benar juga kalau akar tenpatnya di dalam tanah. Tapi bila ada akar yang sebahgian muncul dari tanah, maka pohon akan kelihatan lebih indah… Bagaimana caranya…???
Nah ya, mungkin banyak yang belum tahu, tapi Dj. yakin dari anda sudah ada yang tahu…Hal ini sering Dj. bicarakan bersama teman di WA dan kadang ada yang ingin tahu dan yang anggap Dj. main-main dengan pohon dan mana mungkin bisa…Malah ada yang berkata…pasti MODAAAAAAAR…!!! Hahahahahahahaha…!!!

Okay kita mulai saja, Dj. menanam biji asam atau klungsu (kata yu Lani) dengan media kapas…Jelas bisa ditanam di media tanah, terserah masing-masing apa yang diinginkan…Sedikit mengulangi, foto yang pernah Dj. tayangkan…asam bangkok yang Dj. beli di Super Market dan Dj. lihat di Super Market MATAHARI di Kuta / Bali, juga ada.

Setelah dikupas dan dipisahkan bijinya.

Biji yang cukup keras dan kulitnya Dj. kerik, agar memudahkan proses pertumbuhan.

Setelah dikerik, maka perlu direndam di dalam air selama 24 jam, kalau anda mau 48 jam juga okay…

Nah, hal ini pernah Dj. ceritakan dan sekarang sebagai proses selanjutnya yang mungkin tidak biasa anda dengar apalagi lihat…Tapi mungkin anda sudah biasa membuatnya, juga okay…

Okay, seperti Dj. telah tulis di atas…Dj. menggunakan media kapas, agar kelihatan lebih bersih…Dan foto di bawah, setelah klungsu muncul…Dj. tanam pada tanggal 14 November, lalu.

Di sini kita sama-sama melihat, mereka mulai tumbuh, bahkan sudah kelihatan muncul juga sedikit daunnya. Dan kita lihat dari bawah, akarnya pun sudah cukup panjang…

Nah selama masih ada kepalanya, maka bisa kita coba, kta ambil yang kita potong dahannya. Lhooooo…apa tidak akan mati…??? (tanya teman Dj., kalau dipotong batangnya, kan tidak ada akarnya). Memang benar secara teori, akar berguna memberikan makanan untuk pohon agar hidup dan bertumbuh. Kita coba ya…Kita sediakan pot bonsai mini (mame), juga tanah dan alat yang kita perlukan…

Dj. potong batangnya dengan skalpel…

Gilaaaaaa…!!! (kata teman Dj., itu pohon pasti modaaaar…!!!) Hahahahahaha…!!! Lalu batang bahagian bawah, kita belah empat.
Anda ingin belah 5, 6, 8 atau berapa saja terserah….Lalu Dj. bikin bithink dan menempatkan di balahan tersebut, seperti di foto di bawah ini.

Satu pot bonsai yang sudah ada tanah…

Mengapa mereka tidak mati dan bisa hidup, walau tanpa akar…???
Karena makanan saat itu belum didapat dari akar, tapi dari induk (klungsu)nya…). Dan mereka mempersiapkan akar baru, agar kalau indaknya satu saat kering, maka akar sudah siap. Satu saat induknya akan kehabisan makanan dan menjadi kering, maka saatnya akar yang menggantikan sebagai penyalur makanan ke pohon.

Setelah beberapa hari…semua masih hidup dan tidak ada yang modar…Hahahahahaha…!!!

Karena pot bonsai mini cukup kecil, maka Dj. hanya bubuhkan tanah saja, tapi yang jelas, mereka tidak lagi memiliki akar tunggal, tapi akan memiliki empat akar induk, atau lebih…

Kalau di dalam pot, biasanya Dj. bubuhksn tanah, lalu tutup botol agar akarnya tidak langsung ke bawah, tapi bisa menyamping terlebih dahulu…

Dibubuhkan tanah lagi, kemudian diatasnya Dj. tanam pohon asam yang sudah Dj. siapkan…

Dan setelah beberapa bulan, bisa dilihat hasilnya yang di dalam pot ada empat akar induknya…Dan satu saat bisa diganti sepatunya dengan pot bonsai.

Maaaaf, banyak sudah yang Dj. ceritakan dan Dj. harap, semoga bermanfaat. Bila anda ingin mencobanya, silahkan saja dan jangan ragu…
Bila anda memiliki pertanyaan, silahkan saja dan jangan sungkan-sungkan…

Sudah saatnya makan siang dan bila anda juga belum makan siang, silahkan, kita bisa makan siang bersama. Hahahahahahahaha…!!! Ini kesukaan mas Iwan dan Linda…Yu lani tidak suka, karena memang tidak suka makan daging…Benar ya yu, di Hawaii tidak ada daging…Hahahahahaha…!!! (Jokes yu…)

LOIN…(Jowo “ LUR “)

Ini saus hanya ada di Mainz…Juga dibubuhi wine, Lecker…!!!

Mohon maaaaf bila banyak salah tulis atau salah kata…

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu setia menayangkan oret-oretan Dj. Terimakasih kepada anda semua yang selalu setia menanti, membaca dan membubuhkan komentarnya.

Semoga KASIH dan BERKAT TUHAN ALLAH kita selalu menaungin kita setiap hari…

Salam manis dari Mainz
Dj. 813

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

11 Comments to "Proses Akar Bonsai Mini"

  1. Dj. 813  26 December, 2019 at 01:29

    Justsilvia . . .
    Terimakasih sama-sama . . .
    Tidak ada salah nya ungtuk dicoba . . .
    Salam manis juga dari Mainz .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.