Dari CITIZEN JOURNALISM Untuk JOSEPH CHEN (from CJ to JC) – pembukaan-

Dari Admin Redaksi :

Salam Sayang dan tabah untuk kalian semua penduduk dan penghuni rumah Baltyra ini, untuk beberapa saat ini kami dari admin Baltyra akan menerbitkan beberapa tulisan mengenai Sahabat, Pak Lurah ataupun sebutan apapun untuk sahabat kita JC.

Semoga kita semua tetap menjaga semangat beliau untuk Baltyra 

Pak Lurah

Pak Lurah BALTYRA

Tentang Aji 

Aji, atau lebih dikenal dalam dunia tulis menulis online media sebagai Joseph Chen. Aji adalah pengelola website citizen journalism BALTYRA.COM. BALTYRA, sesuai namanya adalah kependekan dari gloBAL communiTY nusantaRA. Di baltyra  ini adalah kumpulan anak-anak Nusantara yang tersebar di seluruh penjuru dunia, yang ingin berkumpul, berbagi cerita, kisah, foto, resep masakan, dan di rumah kami bersama di BALTYRA.COM ini.

Aji sangat setia menghandle baltyra hingga tahun ini akan memasuki usia 11th. Bukan Hal yang mudah mengelola sebuah website citizen journalism, sampai memasuki usia 11 tahun. Dibutuhkan kesetiaan yang luar biasa.

Orangnya yang smart, ramah dan sangat bijaksana dalam setiap sikap atas segala permasalahan. Sehingga siapapun yang berteman dengannya akan merasakan kenyamanan. Aji teman yang asik, yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk berkeluh kesah, pendengar yang baik, Dan satu lagi teman nggosip yang asik hahaha…itu pasti banyak teman yang setuju, sumprit.

Aji sosok yang humoris, saru juga sih haha, walau malu-malu dan sering ngeles dengan mengatakan inofollowfollow, atau antengalimramelumelu. Itu adalah senjata pamungkas kalau teman-temannya sudah terprovokasi dengan pancingan sarunya. Dia langsung kabur.

Aji, dari dulu seorang yang berani maju. Untuk mempertahankan haknya. Atau melibas ketidakadilan. Dalam dunia tulis-menulis, awalnya adalah sekumpulan orang-orang yang menemukan sebuah kolom, yang digawangi oleh Zeverina di Kompas dot com. Namanya Kolom Kita atau disingkat KOKI. Kolom kita berkembang dengan hadirnya para penulis. Penulis yang bukan penulis sebenarnya. Mereka datang, mengirimkan tulisan pada Zeverina, lalu Zev sebagai moderator akan menyeleksi tulisan yang akan terbit di Kolom Kita. Dari tulisan yang masuk, akhirnya saling berinteraksi di kolom komentar. Dari sinilah awal saling mengenal, saling bertukar email atau Messenger. Saat itu belum banyak yang pada pegang HP. Kecuali mereka yang tinggal di luar negeri. Namun HP hanya sebatas sms saja.

Semenjak KOKI berkembang, terjadilah masalah yang mengakibatkan KOKI diberangus dari Kompas dot kom.  Entah apa yang terjadi di dalam, mungkin hanya Zev yang tau. Walaupun Zev sudah mengutarakan semua yang terjadi, tetapi tidak ada dokumen atau tulisan , jadi hanya berdasarkan ingatan saja. Seingatku adalah kehadiran blog rame-rame bernama kompasiana yang menjadi penyebab. Zev akhirnya terkalahkan.

Dalam  masalah ini, sebelum Zev kalah, Aji telah berusaha untuk membela dan mempertahankan keberadaan KOKI, tapi apa daya, KOKI tetap tersingkir demi kejayaan saudara mudanya. Bahkan Aji, masih berusaha untuk meminta kontens KOKI untuk diangkut bersama ke dalam rumah baru. Tetapi usaha Aji sai-sai, konten tak pernah diberikan, Dan semua tulisan dari kontributor lenyap. Aji yang mewakili kami(kokiers) menuliskan : “kami menuntut apa yang menjadi hak dan milik, kami, bahkan apabila ada kutang Mamak, sarung Prabu, kaos kaki Fire yang ketinggalan, kami pun menginginkannya…. toh Kompas.com sudah menganggap semua barang KoKi atau KoKiers semua adalah sampah…”

Prabu KOKI Dan Fire mungkin Kokiers idola Aji, hingga disebutkan dalam tuntutannya hehehe.., tapi begitulah Aji, selalu menjadi orang depan dalam memperjuangkan haknya. Aji menyuarakan demi mewakili teman-teman dari seluruh dunia, 167 negara lebih saat itu.

Hubungan antar teman maya berlangsung hingga saat ini. Kolom Kita hadir sekitar tahun 2006. Keberadaan Facebook mempertemukan kembali teman-teman yang lama putus kontak. Bagi baltyran, itu sedikit sosok Aji, kenapa dia begitu mencintai dunia tuli menulis atau citizen journalism. Hingga ia rela mengelola baltyra hingga saat ini. Sebab, baltyran yang dulu belum masuk ke Koki, tidak akan mengenal Aji yang sekarang ini.

Aji juga sangat mencintai dunia photography, hasil jepretannya sangat ciamik. Saya sendiri menilai bahwa di sinilah Aji lebih tampak hidup, melalui hasil jepretan. Hasil bidikannya sudah sering menghiasi halaman-halaman media di Indonesia. Selain itu, beberapa buku telah lahir dari tangannya. Tak heran jika Aji emmang mencintai dunia tulis menulis.

Siapapun akan ditemuinya selagi Aji punya waktu dan kesempatan. Itulah kenapa, kepergian Aji meninggalkan banyak kesedihan Dan kerinduan teman-teman yang telah berinteraksi dengan Aji. Bulan Juni tanggal 25 di tahun 2020, Aji telah meniggalkan kita untuk selama-lamanya. Sebuah kabar yang sangat mengejutkan. Sosok yang begitu ramah dan baik, sangat layak jika kita semua sangat merasa kehilangan.

Maka, segala perasaan duka dan sedih, membanjiri timeline milik Aji. Semua mengungkapkan bagaimana sosok Aji di mata mereka. Keberadaan Aji sangat memberi berkah kepada banyak teman-teman. Aji, kau tentunya sudah berbahagia di sana dalam pelukan Tuhan. Kami, di sini akan menjaga rumah kita, rumah tanpa dinding, tempat berbagi kisah Dan segala maçam kehidupan anak manusia.

Tentang Baltyra.

Baltyra diresmikan tanggal 2 Agustus 2009. Baltyra merupakan kumpulan dari warga negara Indonesia yang tersebar di seluruh dunia. baltyra terdiri dari 200 lebih penulis aktif, silent readers yang tak terhitung jumlahnya, tersebar di 127 negara, lebih dari 500 kota seluruh dunia. Baltyra pada saat menjelang ulang tahun yang pertama saja yaitu tanggal 2 Agustus 2010 sudah mempublikasikan 1564 artikel, dengan 65.568 komentar dari para komentator aktif yang berisikan diskusi-diskusi berbobot.

Bayangkan hingga saat ini menjelang ulang tahun yang ke-11, nanti Agustus. Berapa lagi jumlah pengunjung, jumlah artikel Dan jumlah komentator di baltyra? Usia baltyra masih sangat muda dibandingkan website lain yang sejenis di negeri ini. Namun baltyra punya semangat untuk memperbaiki Indonesia untuk Indonesia yang lebih baik ke depannya. Kiprah baltyra sudah terbukti berturut-turut menyabet penghargaan dari ICT Watch (www.ictwatch.com) untuk kategori Internet Sehat Content dengan kategori Citizen Journalism. Penghargaan Bronze untuk seleksi mingguan, sudah sabet, dan meningkat ke Silver Award seleksi bulanan dan Gold Award untuk seleksi kuartalan.Hebat kan?

Berkat kesetiaan Aji untuk mengelola baltyra, sekarang baltyra masih tetap menjadi wadah bagi siapapun untuk menyampaikan suara, tempat berbagi, tempat untuk berinteraksi, Dan tempat untuk menemukan banyak tulisan luar biasa.

Kepergian Aji tidak berarti baltyra akan pergi. Justru sebaliknya, kita akan meneruskan Dan memelihara rumah ini lebih baik. Ibarat sebuah rumah beneran, kontributor adalah pondasinya. Sebab tanpa kontributor, baltyra tidak akan pernah ada. Maka, penghargaan setinggi-tingginya kepada para kontributor yang telah memberikan idenya, gagasannya, tulisannya, foto-fotonya Dan segala wawasan , sertã ilmu yang sangat beragam. Semua bisa ditemukan di rumah ini.

Baltyra ini akan selalu bernafas jika ada peran sertã daí kontributor. Tanpa kontributor, baltyra tidak ada artinya sama sekali. Maka di baltyra, semua kontributor adalah pemilik rumah. Kontributor adalah segalanya. Kontributor adalah penulis artikel yang diterbitkan oleh baltyra, silent readers, Dan juga komentator yang selalu mengisi Dan meramaikan kolom komentar dalam menanggapi setiap artikel. Kolom komentar juga menjadi tempat untuk bertegur sapa, menjalin percakapan dengan siapapun.

Itu sedikit yang telah saya sampaikan melalui tulisan, tentang Aji di mata saya. Tentang keberadaan cikal bakal baltyra. Sebab Aji sama dengan baltyra.

Saya tidak akan menuliskan perasaan saya atas kepergiannya, sudah banyak yang mewakili perasaan saya. Dan ini adalah serangkaian untaian kata dari semua teman-teman yang mengenal Aji. Semoga Aji tersenyum bahagia. (Dewi Murni).

Untaian kata indah mengiringi kepergianmu dari semua kontributor baltyra.

Note :
Bagi yang (masih) ingin memberikan penghormatan dalam bentuk tulisan kepada sahabat kita JC, silahkan dipersiapkan. Nanti kita akan rangkum dan post disini.

 

24 Comments to "Dari CITIZEN JOURNALISM Untuk JOSEPH CHEN (from CJ to JC) – pembukaan-"

  1. EA.INAKAWA  6 July, 2020 at 20:01

    Kau selalu dihatiku sahabat, ber istirahatlah dengan damai disana.

  2. Mawar  6 July, 2020 at 06:58

    Selamat Jalan JC,
    Maaf ya waktu mudik lalu gak sempat telpon.
    You go too soon. RIP my friend !!

  3. djasMerahputih  3 July, 2020 at 09:02

    Thanks mba Dewi.. sdh mewakili perasaan banyak banyak org ttg kang JC

    RIP JC

    Tetap semangat BALTYRANS

  4. Nur Mberok  3 July, 2020 at 08:56

    No follow follow lah…

    *nyengenges…

  5. IWAN KAMAH  3 July, 2020 at 08:39

    Selamat pagi, Josh…

  6. Wiwit Arianti  3 July, 2020 at 08:18

    Aku trimakasih banget dengan mas Handoko yg udah ngenalin aku dg mas Aji. Karena mas Aji memuat tulisan2ku di rumah Baltyra, aku jadi mulai menulis lagi.
    Kita akan terus menjaga dan menghidupkan Baltyra dengan tulisan2 kita.

  7. Alvina VB  3 July, 2020 at 08:08

    Dewi, dah komen panjang2 ilang blep….Aji….Rest in Peace!
    Thanks buat tulisan pembukaannya, fresh my memory.

  8. [email protected]  3 July, 2020 at 06:59

    Hayoo…. yang nulis lanjut….
    Yang silent reader tetap membaca….
    mau nulis jangan ragu2….

    kalo nggak diketawain ama JC kaya photo di atas….

  9. James  3 July, 2020 at 06:50

    Aj pergi terlalu awal, usianya masih muda untuk meninggalkan Baltyra

  10. Ilham S.  3 July, 2020 at 06:20

    Aku nulis komen dawa banget kok ilang sebelum disubmit ? ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.