Film Sergio

Film Biografi Sergio Viera de Mello.

(Seorang diplomat Brasil yang pernah bertugas di Timor Leste)

 

Sergio’: film biografi baru yang rilis pada bulan Januari 2020 diperankan oleh Wagner Moura seorang aktor papan atas dari Brasil, yang juga telah memainkan banyak film Hollywood. Wagner Moura berperan sebagai diplomat Brasil Sergio Viera de Mello. Film yang juga dimainkan oleh aktris Kuba Ana de Armas sebagai Carolina Larriera.

 

Sérgio Vieira adalah seorang komisioner PBB selama invasi 2003 ke Irak. Ia ditugaskan oleh presiden Bush ke Irak selama 4 bulan. Seorang diplomat PBB yang sangat karismatik. Misi pekerjaannya adalah bernegosiasi dengan kelompok militan dan pejabat pemerintah dari daerah konflik. Seperti penugasannya di Timor Leste.

 

Film ini diawali dengan menampilkan penugasan Sergio Viera ke Irak. Tetapi di tengah-tengah skenario ini, setting mengambil misi terakhir di Baghdad, diserang oleh Amerika Serikat, sementara Sergio bersiap untuk menikahi kekasihnya, Carolina. Sayang sekali bahwa dalam misinya yang hanya 4 bulan ini , sebuah bom meledak di hotel Canal dekat markas PBB di mana saat itu Sergio sedang bekerja di dalam gedung. Sergio tewas dalam peristiwa ini.

 

Plot dalam film ini memang lompat-lompat. Sehingga sering membingungkan penonton. Walaupun film ini tetap fokus pada protagonis setiap saat, mencampuradukkan romansa kisah asmara sang diplomat dengan Carolina ketika bertugas di Timor Leste. Ketika Sergio menunggu waktu persetujuan untuk menemui Xanana Gusmao, ia menggunakan waktunya untuk berdialog dengan warga setempat. Ia sangat ramah dan simpatik, sehingga warga setempat menyambutnya dengan senang hati.

 

Bersama Carolina mengunjungi rumah pengrajin tenun. Untuk membangun sosok Sergio yang berkarisma, sutradara menyuguhkan sebuah adegan di mana Sergio bersedia menjadi pendengar seorang warga sipil di Timor Leste yang sedang menenun, fitur tersebut menandai penentuan protagonisnya dengan baik dan membangunnya, menekankan kualitas pada tingkat yang sama.

 

Beberapa adegan, seperti percakapan dengan warga sipil dan dialog agak diekspositori yang menguatkan Sergio sebagai sosok diplomat yang baik.

 

Kehidupan asmaranya dengan Carolinapun disuguhkan dengan manis, seperti ketika setelah selesai berdialog dengan warga sipil, tiba-tiba seorang utusan Xanana memberikan pesan dalam secarik kertas, bahwa Xanana tidak bisa bertemu dengan Sergio. Di tengah kekecewaan yang sangat mendalam, dan derasnya hujan, romansa kembali disuguhkan dengan adegan kissing in the rain.

 

Juga saat Sergio harus bernegosiasi dengan pihak pemerintah Indonesia untuk melakukanpermintaan maaf terhadap masyarakat Timor Leste. Ini sangat menarik dengan menampilkan perwakilan RI di istana Negara, untuk bertemu dengan Sergio Viera.

 

Kilas balik:

Sergio Vieira de Mello adalah sosok yang sangat penting bagi PBB. Lebih dari 34 tahun waktunya didedikasikan untuk organisasi ini, Sergio menjalankan misi di beberapa negara, ia bertanggung jawab untuk menerapkan Konstitusi baru di Timor Timur(sekarang Timor Leste) setelah beberapa dekade invasi Indonesia. Ia berada di Irak untuk memberikan bantuan kepada warga sipil yang selama itu perang melawan kelompok militan.

 

Kisahnya sedikit mirip dengan Paul Rusesabagina, yang kisahnya diceritakan dalam film Hotel Rwanda, Sergio kerja langsung di lapangan dan bertindak nyata dalam berdiplomasi, bila memungkinkan, ia berjuang di garis depan. Karakteristik kepribadiannya yang demikian sangat jelas dalam karakter yang dimainkan oleh Wagner Moura di Sergio. Disutradarai oleh Greg Barker (yang, pada dasarnya telah menghasilkan film dokumenter tentang diplomat pada tahun 2009), film ini tetap fokus pada protagonis setiap saat.

 

Dalam film ini yang mengisahkan hubungan cinta Sergio dengan Carolina.Tujuan yang jelas dari menampilkan kisah ini adalah untuk menegaskan bahwa dalam sejarah diplomat selalu ditandai oleh cita-citanya dan keinginannya untuk mengubah dunia, yang membuatnya meninggalkan kehidupan pribadinya sendiri. Namun, instrumen naratif ini tidak selalu berfungsi.

 

Selain dari kecenderungan untuk menceritakan kisah pemberani pria ini yang dihadapkan dengan perbedaan politik di dunia melalui saksi-saksi, Sergio dalam melakukan misi, adalah sosok yang agak kesepian, tetapi sangat fokus pada tugasnya (beberapa yang dia memaksa dirinya untuk melakukan).

 

Dramatisasi karakter dilakukan dengan baik dari romansa dengan Carolina – dan kedua aktor, Moura dan de Armas, membawa momen-momen kuat ketika berbagi layar, terutama ketika membahas kesulitan mengatakan “tidak” dengan keinginan mereka sendiri.

 

Janji dan mimpi menembus hubungan dan menghasilkan adegan hot keduanya yang menekankan bobot pilihan tanpa melebih-lebihkan melodrama. Bolak-balik waktu juga menunjukkan apa yang paling sensitif dalam lintasan Sergio, membuat eksplisit apa yang paling diinginkannya sebagai ayah dan laki-laki, bukan sebagai diplomat. Namun, narasi yang lebih disederhanakan dan langsung masih dapat menceritakan kisah ini sebagaimana adanya, mencolok dan kuat.

 

Demikian pentingnya seorang diplomat Sergio Viera bagi Timor Leste, sehingga pemerintah dan masyarakat Timor Leste ikut berduka cita atas tewasnya Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa di Irak Sergio Vieira de Mello. Mereka berkumpul sambil meletakkan bunga dan menyalakan lilin di Kantor Perwakilan PBB di Dili.

 

Presiden Timor Leste Xanana Gusmao dan Perdana Menteri Mari Alkatiri yang berada di Kota Wai Mori, 30 kilometer sebelah timur Laut Dili, juga menyatakan berduka atas tewasnya Sergio Vieira de Mello. Diplomat asal Brasil ini dikenal sebagai mantan pemimpin pemerintahan transisi di Timor Leste (UNTAET).

 

Presiden Bush juga telah memberikan penghormatan kepada utusan PBB Sergio Viera de Mello, dengan pidato resminya yang mengatakan bahwa , diplomat itu membaktikan hidupnya untuk memajukan perjuangan hak azasi.

 

Presiden Bush menyatakan hal itu dalam statemen setelah mendengar kabar mengenai wafatnya utusan PBB dari Brazil itu. Presiden mengatakan, Vieira de Mello sedang membantu rakyat Irak melangkah menuju negara demokrasi dibawah kekuasaan hukum. Menurut Gedung Putih, Bush juga menilpun Presiden Brazil, Luiz Inzcio Lula da Silva untuk mengucapkan belasungkawa atas wafatnya salah seorang pengabdi masyarakat yang terbaik Brazil.

 

Sebelumnya, presiden Brazil juga menyatakan hari berkabung selama tiga hari untuk menghormati diplomat itu. Bendera PBB diturunkan setengah tiang di markas besarnya di New York. Sekertaris Jendral, Kofi Annan menyebut Viera de Mello “pengabdi kemanusiaan yang luar biasa.” Presiden Prancis, Jacques Chirac memuji kepala utusan PBB di Irak itu, orang yang “cerdik dan berani.”

 

*Film yang sangat menarik dengan setting cerita 80% di Timor Leste. Dengan sedikit dialog diplomasi dengan pemerintah RI, Xanana Gusmao, dan penugasan di Irak pada tahun 2003 hingga tewas akibat pengeboman hotel Canal dekat markas PBB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.