Mengawini Sepi

Mengawini Sepi

Pencarian belum juga selesai. Apalagi setelah cinta itu berusaha dikuburnya dalam sepi. Tak ada jawaban lagi untuknya. Mungkin hanya bersama sepi ia merajuk kebersamaan. Bersama dalam sepi adalah keabadian. Kegaduhan tak lagi dirisaukannya. Apalagi hiruk pikik tentang harga bawang, tak bisa…

Terhanyut Laut Rasa

Terhanyut Laut Rasa

Di tepi pantai ini, aku bertekuk lutut. Mencatat sejumlah ayat cerita pada pasir putih. Menguak segala rahasia tentangmu yang kemarin pun kau titip di sini, pasir pantai. Tak bermaksud untuk mengkhianati atau pun tak percaya pada kejujuranmu. Aku hanya ingin yakin, bahwa mungkin ada harapan yang lain…

Andai Dia Pujangga Malam

Andai Dia Pujangga Malam

Adalah dia seorang pujangga. Menulis dalam kata tanpa harus menggerakkan jari-jarinya. Tanpa harus memenyelipkan pena di antara ibu jari dan jari telunjuknya. Matanya tidak tertuju pada satu titik saja. Sebab baginya, kata-kata itu tidak perlu menari di atas kertas. Tetapi, menjadikan udara sebagai…

Tersesat Menunggu dalam Rindu

Tersesat Menunggu dalam Rindu

Hatiku tidak siap untuk menerimanya. Aku merasa nyaman dengan penungguanku yang begitu lama. Semakin lama menunggu kepulanganmu, semakin besar pula kerinduan. Rindu selalu hadir saat hujan mulai reda, seperti kini. Bahkan saat kemarau panjang, rindu menyejukanku. Dan rindu itu bagai setes air…

Nasib Perpustakaan dan Budaya Baca Kini

Nasib Perpustakaan dan Budaya Baca Kini

Minggu ini adalah minggu pertama kuliah. Seperti biasa, di minggu-minggu pertama kehadiran mahasiswa memang masih terhitung sepi. Yah, maklumlah. Minggu-minggu pertama hanya diisi dengan silabus sekalian memperkenalkan dosen. Tetapi, pada minggu kedua dan selanjutnya, biasanya ruangan kuliah…

Wahyu Sang Penyair

Wahyu Sang Penyair

Ia sang penyair. Wajahnya terbilang biasa saja. Tak seperti artis di sinetron. Tampil seksi, kulit kinclong dan ah…mengagumkan. Cukuplah dari luar layar tv aku bisa mendeteksi bau parfurm mahal mereka. Juga sepatu tinggi dan pakaian serba minim. Hahhahah… apalagi melihat paha yang sangat mulus. Ketek…

Lanskap Biru

Lanskap Biru

“Aku tidak pernah bercerita tentang ini padamu. Tentang perempuan yang dulu pernah mengubah warna hidup ini. Dia memberiku segalanya, dan itu atas nama cinta sekaligus luka. Ia mencintaiku dan aku tahu itu. Tetapi sayangnya, aku tidak pernah bisa membalas cintanya. Aku hanya memanfaatkan selangkangannya…

Menanti Jawabanmu Mayya

Menanti Jawabanmu Mayya

Hari ini, saya terbangun lebih awal dari biasanya. Ah, lebih tepatnya saya belum tertidur. Sebab, beberapa jam yang lalu saya masih bersama beberapa orang teman dan rekan kerja. Menceritakan beberapa hal mengenai proyek yang sedang kami tangani. Setelahnya, saya pulang dalam keadaan cukup letih…