Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google
Home » Entries posted by Dwi Klik Santosa (Page 4)
Stories written by Dwi Klik Santosa

Si Pungguk Merindukan Bulan

Si Pungguk Merindukan Bulan

pungguk : aku bersyair atas nama rindu...angin malam : rindu disebabkan apa...pungguk : pada suatu kenangan dan mimpi ingin memberikan sesuatu...angin malam : kenangan apa...pungguk : ingatan akan manisnya akal…

Duo Kamerad

Duo Kamerad

"Ya, kamerad. Lihatlah kini teman-teman kita. Yang duduk mentereng di kursi-kursi terhormat itu ... adakah kita dan mereka itu Kumbayana dan Sucitra, yang lalu menjadi Drupada dan Durna? Dua sohib,…

Nyanyian Kuda

Nyanyian Kuda

Lagipula, sudah nyaris setahun, karena kesibukan hidup di kota, rindu rasanya menikmati lagi udara desa persawahan yang segar. Lebih dari sekedar itu, amat sangat kurindukan bersua nenek yang penuh perhatian…

Catatan Usang Diariku: 23 September 1999

Catatan Usang Diariku: 23 September 1999

Ya, Semanggi 2 mengingatkan kembali akan kejadian Semanggi 1. Kembali perang antara mahasiswa dan tentara yang membawa kematian empat nyawa. Tiga orang mahasiswa dan satu anak STM. Semanggi 2 nyaris…

Kenangan Membaca Serial Jaka Geledek Karya Djair

Kenangan Membaca Serial Jaka Geledek Karya Djair

Jaka Geledek dalam ingatan saya, dalam cerita awal serial itu, dilahirkan dalam kultur penjajahan Belanda. Kalau tidak salah berada dalam setting Perang Padri di Sumatera dan sekuel dari pergerakan perang…

Pada Pencarian

Pada Pencarian

Pada embun...Jatuhmu bening mengaliri...Pada siang panas melupa diri...Pada senja aku terkapar dari ambisi...Pada malam luruh aku menangisi...Berharap pagi menemukanmu lagi...Kemenangan tinggal pada jiwa...yang menyala bagaikan api...yang bergerak bagaikan angin...…

Aku Tak Beda Kau

Aku Tak Beda Kau

Petruk : Dan, konon, perempuan itu bisa seperti singa, demi hanya terinjak ekornya saja, woaaaaaummmm … betapa murka ia, hendak mengerkah, melumatnya....Limbuk : Ehm, … Laki-laki juga begitu, kan …Petruk…

Kutahu Kau Selalu Mendengarku

Kutahu Kau Selalu Mendengarku

inilah kata-kataku, aku tahu kau mendengarku...sesumbang serombeng nadaku, engkaulah selama ini mengerti aku...dengarkan, dengarlah aku...sebab hanya telingamu selama ini mampu menangkap artiku...dengarkan, dengarlah aku...jika kini kata-kataku telah bisu, dan basah…