Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google
Home » Entries posted by Dwi Klik Santosa (Page 8)
Stories written by Dwi Klik Santosa

Latihan Volley

Latihan Volley

Berlatih volley. Menjadi defender alias bertahan yaitu menahan gempuran dari smash lawan, dan juga sebagai pengumpan atau kontrol bola begitupun juga spike atau smash untuk mematikan permainan lawan, merupakan…

Gelisah Si Semprul

Gelisah Si Semprul

Alah, jangan begitu. Paling-paling kau sedang memikirkan perempuan yang semampai seperti apa kata Rendra dalam naskah Mastodon dan Burung Kondor. Yang cerdas dan berisi, sehingga kapan saja mampu mendukung dan…

Laki-laki dan Kabut

Laki-laki dan Kabut

“Masa lalu itu kenang-kenangan bagimu untuk menimbang kembali apa yang sebenarnya ingin kau cari. Jika bukan karena tragedi, tak akan kau kenali apa itu makna. Apa itu arti. Di tempat…

Turi-turi Putih

Turi-turi Putih

Kudengarkan lagu ini, lamat-lamat dari radio butut di kamarku. Kerawitan klasik Condong Raos renyap suaranya membenamkan ilusi dan halusinasi tentang sosok maestro Nusantara, Ki Nartosabdo. Beliau yang lahir di…

Djarum Indonesia Open Superseries Premier 2011

Djarum Indonesia Open Superseries Premier 2011

Bulutangkis Indonesia sebagaimana yang lainnya, sejalan dan sejajar dengan sepakbola, seni, sastra dan bidang-bidang hidup Indonesia. Prestasi adalah bagaimana perjuangan, perhelatan, dan pertalian itu mampu melahirkan kebanggaan. Jika tanpa antusiasme…

Kelompok Si Berat Mencinta Museum Kinara Kinari

Kelompok Si Berat Mencinta Museum Kinara Kinari

Museum Nusantara merupakan elemen penting bagi bangsa besar ini untuk mengenalkan atau mengemukakan kepada siapapun tentang kebesaran peradaban suku bangsa nusantara. Benda-benda sejarah dan purbakala yang tersimpan di dalam museum-museum...…

Begitu Hidupnya, Begitu Matinya

Begitu Hidupnya, Begitu Matinya

Kepada pagi. Rindu bergerak menggelincirkan embun-embun. Dari ujung-ujung genting. Dari pucuk-pucuk daun pohonan. Dan permukaan ubin lantai. Basah dan luruh. Pun suara kicau Kepodang dari rumah seberang itu, makin ramai…

Bayudara

Bayudara

Nafasmu, seirama nafasku. Ingin dan maumu senuansa cakrawalaku. Angin tak pernah bohong. Ia yang menjadi harkat bagi tegak dan berdirinya seonggok tubuh. Pergilah, wahai, kemana kau ingin menemukan. Engkau…